Endang Muchtar
Jumat, 03 Juli 2026 - 16:38 WIB

Liburan Cerdas: Menepis Bosan dengan Tugas Sekolah yang Edukatif

Sejumlah siswi minta tanggapan turis asing tentang keindahan pesona pantai dan alam di Inonesia, di salah satu pantai, Bali, Denpasar. (Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE)
Sejumlah siswi minta tanggapan turis asing tentang keindahan pesona pantai dan alam di Inonesia, di salah satu pantai, Bali, Denpasar. (Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE)
Dummy

ECONOMIC ZONE - Liburan sekolah atau liburan kenaikan kelas memang waktu yang paling ditunggu-tunggu karena durasinya yang cukup panjang. Untuk bisa mengisi waktu liburan sekolah dengan berbagai kegiatan, seperti berkunjung ke tempat wisata hingga berpetualang bersama keluarga atau teman.

Biasanya, waktu masuk sekolah para siswa akan diberi tugas oleh guru untuk membuat karangan atau teks contoh cerita liburan yang menceritakan pengalaman liburan mereka. Libur semester genap tahun ajaran 2025/2026 berlangsung pada 22 Juni hingga 11 Juli, sebelum kegiatan belajar dimulai kembali pada 13 Juli. 
 
Rentang waktu itu dapat menjadi kesempatan bagi anak untuk mengenali dunia di luar ruang kelas, sekaligus bagi orang tua untuk kembali hadir sebagai pendidik pertama di rumah.Tantangannya tidak kecil. Libur sering kali berujung pada hari-hari yang dipenuhi layar gawai, permainan daring, dan perjumpaan keluarga yang justru semakin jarang. Anak berada di rumah, tetapi perhatian mereka berpindah ke dunia digital. 
 
Orang tua pun hadir secara fisik, tetapi kerap tersita pekerjaan dan notifikasi di telepon genggam.Karena itu, gagasan mengisi liburan dengan pengalaman baru menjadi penting. Pendidikan tidak berhenti ketika bel sekolah tidak berbunyi. Ia hanya berpindah tempat, dari papan tulis ke dapur, halaman rumah, pasar tradisional, perpustakaan, kampung, hingga ruang percakapan sederhana di meja makan.
 
Liburan juga penting karena memberi waktu bagi siswa  untuk berinteraksi dengan keluarga, teman, dan komunitas mereka. Kegiatan sosial selama liburan dapat mempererat hubungan interpersonal yang kadang-kadang terabaikan akibat kesibukan selama masa sekolah. Siswa dapat menghabiskan waktu bersama keluarga, bertemu dengan teman-teman lama, atau bahkan mengikuti kegiatan sosial yang bermanfaat, seperti kegiatan amal atau pelatihan keterampilan.
 
Salah satu siswi Sekolah asal Banyuwangi, Jawa Timur,  ini minta keterangan turis asing tanggapannya liburan menikmati di pantai dan keindahan alam Indonesia , yang ditugaskan kepada sekolah pada dirinya bersama temen sekolahnya.
 
Segmen wisata edukasi dan liburan sekolah (study tour) masih cukup kuat, terutama untuk siswa SMP dan SMA yang baru naik kelas. Rombongan ini umumnya datang melalui travel agent dengan paket khusus yang disiapkan hotel.
“Kalau anak sekolah biasanya di-handle travel agent. Jadi kita buatkan paket spesial dengan harga di bawah harga regular hotel maupun online travel agent seperti Agoda, Ticket.com, atau Traveloka,” ujar General Manager Grand Zuri Kuta Hotel, Deddy Sumardi, Jumat (15/5/2026) lalu.

Menurutnya, pasar wisata anak sekolah dari Jawa tetap ramai meski sebelumnya sempat muncul sejumlah kebijakan pembatasan study tour ke luar daerah di beberapa wilayah Pulau Jawa. Ia menilai kebijakan tersebut kini sudah tidak lagi berdampak signifikan terhadap kunjungan ke Bali. “Sekarang sudah dibolehkan lagi. Jadi tidak ada efek lanjutan yang terlalu terasa,” katanya.

Liburan sekolah merupakan momen yang dinantikan oleh siswa setelah menjalani rutinitas belajar yang padat selama satu semester. Bagi siswa, liburan tidak hanya dimaknai sebagai waktu untuk beristirahat dari kegiatan akademik, tetapi juga sebagai kesempatan untuk melakukan aktivitas yang mereka sukai, menghabiskan waktu bersama keluarga, serta mengeksplorasi hal-hal baru di luar lingkungan sekolah. 
 
Oleh karena itu, liburan sekolah memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara belajar dan waktu istirahat siswa.Namun, di sisi lain, liburan yang berlangsung cukup lama sering kali menimbulkan tantangan tersendiri. Tanpa perencanaan yang baik, waktu liburan dapat dihabiskan secara pasif, seperti terlalu lama bermain gawai atau menonton televisi, sehingga kurang memberikan manfaat bagi perkembangan siswa. 
 
Kondisi ini berpotensi membuat siswa kehilangan kebiasaan belajar dan kurang produktif selama masa liburan.Untuk mengatasi hal tersebut, kegiatan liburan yang bersifat edukatif menjadi sangat penting. Kegiatan liburan edukatif tidak harus identik dengan belajar formal seperti di sekolah, tetapi dapat dikemas dalam aktivitas yang menyenangkan, ringan, dan sesuai dengan minat siswa. 
 
Melalui kegiatan ini, siswa tetap dapat mengembangkan kemampuan kognitif, kreativitas, serta keterampilan sosial tanpa merasa terbebani oleh tuntutan akademik. Banyak kegiatan edukatif mendorong siswa untuk berpikir kreatif dan kritis, seperti membuat karya, melakukan eksperimen sederhana, atau menyelesaikan tantangan tertentu. Aktivitas ini membantu siswa mengembangkan cara berpikir yang lebih terbuka, inovatif, dan analitis, yang sangat penting untuk menunjang proses belajar di sekolah.
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
22 jam yang lalu
Berburu Promo di wondrX 2026, Pengunjung Dapat Diskon Sepatu hingga 40%
BNI wondrX 2026 berlangsung pada 21–23 Agustus 2026 di Hall 5–10 ICE BSD dan menghadirkan beragam penawaran untuk kebutuhan belanja, perjalanan, kuliner, properti, otomotif, hingga layanan finansial
 
Nasional
23/08/2026 10:09 WIB
BNI Hadirkan wondrZ, Tabungan Anak dan Remaja untuk Belajar Kelola Keuangan Sejak Dini
BNI memperluas layanan perbankan bagi keluarga melalui wondrZ, tabungan khusus anak dan remaja yang dapat diakses melalui aplikasi wondr by BNI.
 
Nasional
22/08/2026 17:31 WIB
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
BNI menghadirkan area property dalam gelaran BNI wondrX 2026 di ICE BSD
 
Nasional
22/08/2026 13:11 WIB
Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD
BNI menghadirkan deretan musisi Tanah Air dalam gelaran wondrX 2026 di ICE BSD
 
Nasional
22/08/2026 13:08 WIB
Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
BNI berupaya memberikan kemudahan bagi pengunjung sejak perjalanan menuju lokasi hingga saat menikmati seluruh rangkaian acara
 
Nasional
22/08/2026 08:27 WIB
Polda Kalteng Tetapkan 12 Tersangka Kasus Pembakaran Hutan dan Lahan, Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Langkah tegas ini turut mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, saat melakukan peninjauan langsung penanganan karhutla di Palangka Raya, menegaskan komitmen penegakan hukum secara konsisten.
 
Nasional
21/08/2026 18:21 WIB
Pemerintah Pastikan Pengendalian Karhutla Berlanjut Meski Titik Panas Menurun
Penurunan juga terjadi di Kalimantan Selatan, dari 85 titik pada 19 Agustus menjadi 12 titik pada 20 Agustus atau berkurang 73 titik. Secara keseluruhan, jumlah hotspot di ketiga provinsi tersebut turun dari 1.563 menjadi 116 titik atau berkurang sekitar 92,6 persen dalam satu hari.
Ad Placholder