Endang Muchtar
Jumat, 03 Juli 2026 - 13:26 WIB

Libur Sekolah Kunjungan Wisatawan Domestik Maupun Mancanegara Dongkrak Okupansi Hotel di Bali

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Momentum libur sekolah dan musim panas di sejumlah negara membawa angin segar bagi industri pariwisata Bali. Tingkat hunian hotel di Pulau Dewata terus menunjukkan tren peningkatan seiring bertambahnya kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata Bali, rata-rata okupansi hotel pada Juni 2026 mencapai 72,28 persen. Angka tersebut mencerminkan mulai pulihnya aktivitas sektor akomodasi setelah sempat mengalami fluktuasi mengikuti pola kunjungan wisatawan.

Salah satu penyumbang terbesar peningkatan okupansi berasal dari wisatawan Australia yang kembali menjadikan Bali sebagai destinasi favorit selama musim liburan. Hingga Mei 2026, jumlah wisatawan asal Negeri Kanguru yang berkunjung ke Bali tercatat sekitar 664 ribu orang, menjadikannya pasar wisatawan mancanegara terbesar bagi Pulau Dewata.

Tingginya kunjungan tersebut turut didukung konektivitas penerbangan yang semakin baik. Saat ini terdapat 12 rute penerbangan langsung yang menghubungkan Bali dengan berbagai kota di Australia dan dilayani puluhan maskapai, sehingga memudahkan wisatawan berlibur ke Pulau Dewata.

Pengelola kawasan wisata Nusa Dua, Made Agus Dwiatmika, mengatakan momentum liburan sekolah dan musim panas menjadi pendorong utama meningkatnya tingkat hunian hotel dalam beberapa pekan terakhir.

“Dengan adanya momentum liburan sekolah dan musim panas, kami melihat tingkat hunian hotel terus bergerak positif. Wisatawan Australia masih menjadi salah satu pasar utama, dan kami optimistis okupansi akan meningkat memasuki puncak musim liburan,” kata Made Agus Dwiatmika.

Selain wisatawan Australia, pasar dari Rusia dan China juga mulai menunjukkan peningkatan dan turut berkontribusi terhadap permintaan kamar hotel di kawasan Nusa Dua.

Menurut Made, tren positif tersebut diperkirakan masih akan berlanjut hingga akhir Juni dan sepanjang Juli, seiring memasuki puncak musim liburan pertengahan tahun.

Tak hanya menguntungkan sektor perhotelan, meningkatnya jumlah wisatawan juga memberikan efek berganda bagi sektor lain, mulai dari transportasi, restoran, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga industri kreatif yang bergantung pada aktivitas pariwisata.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali telah mencapai sekitar 2,6 juta orang. Angka tersebut diperkirakan terus bertambah seiring meningkatnya perjalanan wisata selama musim liburan.

Dengan tren kunjungan yang terus menguat, pelaku industri optimistis Bali tetap menjadi salah satu destinasi wisata unggulan, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, sepanjang musim liburan pertengahan tahun 2026.

 

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
2 jam yang lalu
BNI Bawa Mitra Binaan Batik ke Puspa Nuswantara 2026
BNI menghadirkan tiga mitra binaan dalam pameran Puspa Nuswantara 2026
 
Nasional
6 jam yang lalu
BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) batik melalui partisipasi dalam Pameran Puspa Nuswantara 2026
 
Nasional
22 jam yang lalu
TikTok Luncurkan "Makan Dengan Makna" untuk Dorong Pola Makan Sehat dan Rayakan Pangan Lokal Indonesia
TikTok dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menandatangani Memorandum Saling Pengertian tentang Peningkatan Literasi Kesehatan dan Pembudayaan Hidup Sehat
 
Industri
09/07/2026 07:00 WIB
in-Lite LED Hadirkan Pengalaman Pencahayaan Imersif di IndoBuildTech 2026
in-Lite LED hadir di IndoBuildTech 2026 dengan konsep The Matter of Light, menampilkan pengalaman pencahayaan yang imersif.
 
Nasional
08/07/2026 20:22 WIB
JETOUR T1 Meluncur di Bandung, Urban Adventure SUV Dibanderol Mulai Rp393 Juta
PT Jetour Sales Indonesia resmi memperkenalkan JETOUR T1 kepada masyarakat Bandung
 
Nasional
08/07/2026 17:00 WIB
Pasar Modal Kian Prospektif: Tren IPO Berlanjut di Tengah Iklim Investasi Positif
Momentum IPO kali ini menjadi istimewa karena merupakan IPO kedua di Indonesia pada tahun 2026 yang berlangsung di tengah dinamika pasar saham yang cukup tinggi.
 
Nasional
08/07/2026 11:58 WIB
Menkeu Pastikan Tarif Pajak Stabil, Penerimaan Semester I 2026 Melonjak Signifikan
Capaian ini menunjukkan bahwa peningkatan penerimaan negara dapat diraih melalui perbaikan sistem perpajakan, meningkatnya aktivitas ekonomi, serta kepatuhan wajib pajak yang semakin baik.
Telkomsel