ECONOMIC ZONE - Bali ternyata masih menjadi favorit pintu kedatangan oleh turis asing yang hendak berlibur ke Indonesia.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah kunjungan wisman mencapai 1.382.087 kunjungan pada Mei 2025, naik 10,69% dibandingkan bulan sebelumnya dan 5,83% dari Mei 2025.
Sementara itu, kunjungan Wisman sejak Januari hingga Mei mencapai 6.067.014 kunjungan dan meningkat 7,69% dibandingkan periode yang sama sebelumnya.
Bali masih menjadi tujuan utama para wisman dengan 578.203 kunjungan melalui Ngurah Rai. Kemudian Jakarta dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang masuk melalui Bandara Soekarno-Hatta 235.207 kunjungan.
"Jika dilihat berdasarkan pintu masuk utama, kunjungan wisman paling banyak masuk melalui bandara udara Ngurah Rai(Bali). Kunjungan ini terutama didominasi wisatawan pemegang paspor dari Australia," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Ateng Hartono saat konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta pada Rabu (1/7/2026).
Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Provinsi Bali I Putu Winastra menjelaskan tren wisatawan yang memilih menggunakan agen perjalanan terus meningkat, pada 2022 jumlah wisatawan yang menggunakan agen perjalanan sebanyak 2,1 juta, pada saat itu pariwisata Bali masih terdampak pandemi Covid-19.
"Kontribusi Asita Bali mencapai 65% dari jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada 2025. Hal ini menandakan kepercayaan terhadap travel agent masih tinggi," jelas Winastra dikutip Kamis (2/7/2026). Untuk tetap menarik minat wisatawan menggunakan jasa agen perjalanan, Asita Bali aktif membuat paket wisata menarik dan berkualitas yang bisa memberikan pengalaman baru dan berkesan bagi wisatawan, terutama wisatawan yang sudah berulang kali ke Bali.
Komentar