Endang Muchtar
Senin, 29 Juni 2026 - 16:05 WIB

Sensus Ekonomi, Investasi Pengetahuan untuk Navigasi Pembangunan

Foto/ilustrasi AI/ECONOMICZONE
Foto/ilustrasi AI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Setiap hari pemerintah mengambil berbagai keputusan yang memengaruhi ekonomi masyarakat. Mulai dari menyusun program pengembangan UMKM, pembangunan infrastruktur, perluasan pasar, penciptaan modal, mendorong investasi, hingga evaluasi kebijakan yang sudah berjalan. Agar keputusan tepat, pemerintah perlu memahami kondisi ekonomi yang sebenarnya.

Sensus Ekonomi 2026 menjadi penting sebab mengumpulkan data dari pelaku usaha dan rumah tangga di seluruh Indonesia. Data adalah pengetahuan yang mampu memberikan gambaran utuh dan terbaru kondisi perekonomian nasional.

Pengetahuan ini menjadi navigasi pembangunan. Seperti GPS yang membantu menentukan arah perjalanan, hasil Sensus Ekonomi membantu pemerintah melihat di mana kegiatan ekonomi berkembang, sektor apa yang membutuhkan perhatian, wilayah mana yang perlu didorong, serta kelompok mana yang perlu diprioritaskan. Dengan demikian, keputusan tidak berdasarkan perkiraan, tetapi kondisi sesungguhnya.

Manfaat Sensus Ekonomi tidak berhenti saat pendataan selesai. Nilai terbesar dari sensus justru hadir ketika data digunakan sebagai dasar dalam keputusan. Semakin baik pemahaman semakin tepat pula membaca kebutuhan.

Keberhasilan Sensus Ekonomi sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Jawaban yang benar, lengkap, dan jujur akan menghasilkan data yang lebih akurat. Data yang akurat memperkaya pengetahuan, memperjelas navigasi pembangunan, dan membantu menghasilkan keputusan yang.

Melaksanakan Sensus Ekonomi di Indonesia bukan pekerjaan yang mudah. Indonesia adalah negara kepulauan dengan wilayah yang sangat luas, kondisi geografis yang beragam, serta jutaan pelaku usaha yang tersebar hingga ke daerah-daerah terpencil. Untuk menjangkau seluruh wilayah tersebut, Sensus Ekonomi 2026 melibatkan sekitar 251 ribu petugas yang telah mengikuti pelatihan dengan standar yang sama di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.

Pelaksanaan sensus dalam skala nasional membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Oleh sebab itu, Sensus Ekonomi diselenggarakan satu kali dalam sepuluh tahun, biasanya pada pertengahan tahun. Sensus ekonomi ini juga dilakukan oleh banyak negara lainnya. Badan Pusat Statistik (BPS) menyiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi sejak 2024, lebih 2 tahun lamanya.

Anggaran Sensus Ekonomi adalah  investasi pengetahuan. Investasi ini menghasilkan pengetahuan yang menjadi navigasi bagi pembangunan Indonesia. Nilainya bukan hanya pada biaya yang dikeluarkan saat pendataan berlangsung, tetapi pada manfaat yang dihasilkan ketika data digunakan sebagai navigasi keputusan. Bukan hanya keputusan pemerintah, tapi juga pelaku bisnis saat ekspansi usaha, keputusan para peneliti dalam memberikan rekomendasi, calon pengusaha saat ingin membuka bisnis pertamanya, UMM saat ingin naik kelas, serta masyarakat saat merasakan ekonomi yang berkualitas.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Bisnis
01/07/2026 18:00 WIB
SisBerdaya DisBerdaya 2026 Dorong Pemberdayaan Perempuan & Disabilitas
DANA Indonesia umumkan 35 pemenang SisBerdaya & DisBerdaya 2026 dari 6.800 pendaftar. Program ini catatkan kenaikan pendapatan hingga 113% bagi UMKM perempuan.
 
Nasional
01/07/2026 17:40 WIB
Petugas Sensus Ekonomi 2026 Mulai Mendata Kegiatan Usaha
Kegiatan pendataan berskala nasional ini bertujuan menghimpun data dasar mengenai kegiatan usaha serta kondisi sosial ekonomi rumah tangga di seluruh Indonesia.
 
Nasional
01/07/2026 16:49 WIB
Rayakan 45 Tahun, BINUS University Bawa Indonesia ke Panggung Global Pendidikan Tinggi Lewat QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026
Melalui QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026, Indonesia akan menjadi tuan rumah bagi dialog penting mengenai masa depan pendidikan tinggi di kawasan Asia Pasifik.
 
Nasional
01/07/2026 16:36 WIB
BPS Mencatat Indonesia Mengalami Defisit Perdagangan Sebesar USD 1,61 Miliar Pada Mei 2026.
Ekspor Indonesia Mei 2026 turun 5,73 persen secara tahunan menjadi USD 23,20 miliar. Capaian itu berbalik dari kenaikan 21,98 persen pada April 2026, yang merupakan pertumbuhan terkuat sejak Agustus 2022.
 
Nasional
01/07/2026 14:50 WIB
Prabowo: Indonesia Sedang Transformasi Besar-Besaran, dari Regulasi hingga Pangan
Prabowo menegaskan tujuan utama transformasi ini adalah membangun Indonesia sebagai negara modern yang berlandaskan keadilan dan kedaulatan rakyat.
 
Nasional
01/07/2026 14:19 WIB
Indonesia Jajaki Kebutuhan Pangan dan Beras 10.000 ton ke Singapura
Komitmen tersebut disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman usai bertemu Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura Grace Fu Hai Yien di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta.
 
Nasional
01/07/2026 13:03 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM non Subsidi Mulai Hari Ini (1 Juli 2026)
Penurunan harga meliputi Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite. Artinya, harga Pertamax Turbo turun 7% dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter. Lalu, Pertamina Dex turun 15% dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter. Adapun harga Dexlite turun 14% dari Rp23.000 menjadi Rp19.700…
Telkomsel