Roni Mawardi
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:40 WIB

BNI Tegaskan Informasi Undian HUT RI ke-81 yang Catut rejeki wondr adalah Hoaks

Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengimbau masyarakat untuk mewaspadai informasi palsu yang mengatasnamakan perseroan terkait program 'Rejeki wondr BNI – Undian Berhadiah' dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia yang beredar di media sosial.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menegaskan, informasi tersebut bukan merupakan program maupun komunikasi resmi yang diterbitkan BNI.

"Dapat kami sampaikan bahwa informasi mengenai program 'Rejeki wondr BNI – Undian Berhadiah' dalam rangka HUT RI ke-81 sebagaimana beredar di media sosial bukan merupakan program resmi BNI dan dapat dipastikan sebagai informasi palsu atau hoaks," ujar Okki dalam keterangan tertulis.

BNI mengingatkan masyarakat agar tidak mengikuti instruksi yang tercantum dalam unggahan tersebut, terutama apabila diarahkan untuk mengakses tautan tertentu, melakukan transaksi, membayar sejumlah biaya, atau menyerahkan informasi pribadi dan data perbankan dengan alasan memperoleh hadiah.

Okki menegaskan, BNI tidak pernah memungut biaya dalam bentuk apa pun kepada pemenang program. Informasi resmi mengenai program, promosi, maupun pengumuman pemenang hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BNI.

"Nasabah perlu berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan nama maupun program BNI. BNI tidak pernah meminta informasi rahasia nasabah seperti PIN, kode OTP, maupun CVV melalui tautan, pesan singkat, media sosial, atau sarana komunikasi lainnya," kata Okki.

BNI juga mengimbau nasabah untuk selalu memeriksa sumber informasi sebelum mengikuti program atau promosi yang mengatasnamakan perseroan. Situs resmi BNI dapat diakses melalui www.bni.co.id, sedangkan informasi mengenai program dan promosi juga tersedia melalui kanal media sosial resmi BNI.

Sebagai bagian dari upaya perlindungan nasabah, BNI terus meningkatkan edukasi dan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang memanfaatkan identitas maupun program perusahaan.

Masyarakat yang menemukan informasi mencurigakan atau membutuhkan konfirmasi mengenai program rejeki wondr BNI dapat menghubungi BNI Call 1500046 atau mendatangi kantor cabang BNI terdekat. (*)

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
15/08/2026 18:36 WIB
Perluas Dukungan untuk Ekosistem Transaksi Kampus, BTN Luncurkan 9.800 KTM Co-Branding USU
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperluas dukungan untuk ekosistem transaksi di lingkungan perguruan tinggi melalui peluncuran sekitar 9.800 Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) Co-Branding bersama Universitas Sumatera Utara (USU)
 
Nasional
15/08/2026 18:15 WIB
BNI Bawa Danantara Housing Expo Lebih Dekat dengan Masyarakat
BNI memperkuat dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah melalui partisipasi dalam Danantara Housing Expo 2026.
 
Nasional
14/08/2026 22:32 WIB
Investasi Emas Masuk Bursa, Mandiri Investasi Luncurkan ETF Syariah Berkode "XMES"
meningkat 84% menjadi 2.175 ton pada 2025, sementara produksi tambang tumbuh kurang dari 1% per tahun dalam satu dekade terakhir.
 
Nasional
14/08/2026 18:48 WIB
CIMB Niaga Cetak Rapor Hijau pada Kinerja Keuangan Semester Pertama 2026
Selain memenuhi kebutuhan perbankan sehari-hari, CIMB Niaga terus memperluas peran OCTO agar semakin relevan bagi berbagai segmen nasabah.
 
Nasional
14/08/2026 18:22 WIB
Momen Akrab di DPR: Jokowi Acungkan Jempol untuk Prabowo Usai Pidato Kenegaraan
Karena itu, gestur Jokowi dapat dipahami sebagai bentuk komunikasi singkat yang tidak membutuhkan kata-kata.
 
Nasional
14/08/2026 17:58 WIB
Sinergi Telkom Bersama Danantara, Prospek Pasar Segmen Enterprise Telkom Diperkirakan Tumbuh Hingga 30%
Penguatan organisasi, tata kelola, dan penyederhanaan proses bisnis untuk menghadirkan solusi digital end-to-end bagi berbagai sektor
 
Nasional
14/08/2026 17:18 WIB
RAPBN 2027: Belanja Negara Naik Jadi Rp4.097,2 Triliun, Defisit Ditargetkan 2,40 Persen
Angka tersebut meningkat Rp254,5 triliun atau sekitar 6,62 persen dibandingkan pagu belanja negara dalam APBN 2026 yang ditetapkan sebesar Rp3.842,7 triliun.
Ad Placholder