Endang Muchtar
Jumat, 10 Juli 2026 - 15:43 WIB

Diwarnai Isu Pencucian Uang, RANS Milik Raffi Ahmad Berhasil Melantai di Bursa

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Perusahaan milik artis Raffi Ahmad, PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) sukses melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering), pada Jumat (10/7/2026). Perusahaan media dan hiburan ini akan menghimpun dana sebesar Rp429 miliar, melalui 2,5 miliar saham baru atau setara 20 persen. Sedangkan harga sahamnya ditawarkan Rp170 per saham.

Direktur Utama RANS Nagita Slavina mengatakan pencatatan saham menjadi langkah penting untuk memperkuat kontribusi industri kreatif terhadap perekonomian nasional. "Indonesia memiliki talenta kreatif yang luar biasa. Tantangan berikutnya adalah bagaimana kreativitas tersebut berkembang menjadi intellectual property, perusahaan yang dikelola secara profesional, dan pada akhirnya menciptakan lapangan kerja serta nilai ekonomi yang berkelanjutan," ujar Nagita.

Begitu dilepas, emiten dengan kode RANS ini langsung disambut antusiasme pasar dengan mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) dengan hampir satu juta investor yang mengikuti proses pemesanan. Investor tampaknya tidak terpengaruh dengan isu miring yang sering berhembus. Tahun lalu National Corruption Watch (NCW) menggelar press conference, menuding perusahaan Raffi Ahmad menerima aliran dana dari aktivftas pencucian uang.

Terpaan isu money laundering yang sering dialamatkan kepada perusahaan Raffi Ahmad rupanya tidak memiliki pengaruh negatif terhadap IPO tersebut. Sebelum melantai di bursa, perusahaan Rafii Ahmad ini melalui proses audit OJK dan Bursa Efek Indonesia. Keduanya menyatakan laporan keuangan perusahaan bersih dan transparan.

Tentang isu miring tersebut, Raffi Ahmad telah mengklarifikasi. “Modal perusahaan itu dari 26 tahun bekerja kalau kita syuting-syuting di kalkulasikan aja ditambah hasil RANS entertainment," ujarnya. RANS Entertaiment akan menjadi perusahaan holding yang akan membawahi 15 anak perusahaan di berbagai bidang. Kini valuasinya sudah di angka Rp2,7 triliun setelah ada suntikan modal dari Emtek sebesar Rp248 miliar pada 2021 yang dikonversi dengan 17% saham RANS.

TAGS
  1. RANS
  2. BEI
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
11 jam yang lalu
BNI Bawa Mitra Binaan Batik ke Puspa Nuswantara 2026
BNI menghadirkan tiga mitra binaan dalam pameran Puspa Nuswantara 2026
 
Nasional
15 jam yang lalu
BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) batik melalui partisipasi dalam Pameran Puspa Nuswantara 2026
 
Nasional
09/07/2026 17:06 WIB
TikTok Luncurkan "Makan Dengan Makna" untuk Dorong Pola Makan Sehat dan Rayakan Pangan Lokal Indonesia
TikTok dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menandatangani Memorandum Saling Pengertian tentang Peningkatan Literasi Kesehatan dan Pembudayaan Hidup Sehat
 
Industri
09/07/2026 07:00 WIB
in-Lite LED Hadirkan Pengalaman Pencahayaan Imersif di IndoBuildTech 2026
in-Lite LED hadir di IndoBuildTech 2026 dengan konsep The Matter of Light, menampilkan pengalaman pencahayaan yang imersif.
 
Nasional
08/07/2026 20:22 WIB
JETOUR T1 Meluncur di Bandung, Urban Adventure SUV Dibanderol Mulai Rp393 Juta
PT Jetour Sales Indonesia resmi memperkenalkan JETOUR T1 kepada masyarakat Bandung
 
Nasional
08/07/2026 18:26 WIB
Menkeu Purbaya Kaji Ulang Aturan Perpajakan Jaminan Hari Tua
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Menkeu menyampaikan bahwa pemerintahakan mempelajari usulan secara komprehensif sebelum mengambil keputusan kebijakan.
 
Nasional
08/07/2026 17:00 WIB
Pasar Modal Kian Prospektif: Tren IPO Berlanjut di Tengah Iklim Investasi Positif
Momentum IPO kali ini menjadi istimewa karena merupakan IPO kedua di Indonesia pada tahun 2026 yang berlangsung di tengah dinamika pasar saham yang cukup tinggi.
Telkomsel