ECONOMIC ZONE - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengadakan Program Mudik Gratis pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Hal ini merupakan perwujudan peran BUMN sebagai agent of development, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat merayakan hari raya di kampung halaman.
Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo selaku Ketua Satuan Tugas Program Mudik Gratis yang di tunjuk oleh BUMN menjelaskan, bahwa kuota Program Mudik Gratis tahun ini sebanyak 275.000 peserta mudik gratis.
“Angka ini meningkat 10 persen dibanding 2019 lalu yang sebanyak 250.000 orang,” jelas Budi saat memberi keterangan, Selasa(10/3/2020), di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta.
Budi kemudian menambahkan, Program Mudik Gratis tersebut terdiri dari beragam moda transportasi, seperti moda transportasi bus, kapal laut, kereta api dan pesawat udara dengan jumlah 83 kota keberangkatan dan 109 kota tujuan di seluruh wilayah Indonesia.

"Pada tanggal 19 Mei 2020 (H-6) rencana akan dilaksanakan Flag Off moda transportasi bus Mudik Bareng BUMN Tahun 2020 di Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta," tambah Budi.
Pendaftaran Mudik Bareng BUMN dimulai sejak bulan Februari 2020 dengan sistem Online melalui portal https://mudikbumn.co.id dan guna menunjang sarana kegiatan Mudik, maka didukung dengan kolaborasi BUMN.
"Di sediakan transportasi bus oleh Damri, transportasi kapal laut oleh Pelni dan ASDP, transportasi kereta api oleh PT KAI, transportasi pesawat udara oleh Garuda Indonesia dan atribut pemudik oleh Sarinah," ujar Budi.
Selain penyelenggaraan pemberangkatan mudik dengan beragam moda transportasi umum tersebut, BUMN juga menyediakan 20 titik checkpoint bagi pemudik motor di sepanjang jalur mudik, dan 5 titik posko layanan informasi BUMN di rest area sepanjang jalan Tol Sumatera dan Jawa
" Hal ini diperlukan agar memastikan bahwa penyelenggaraan Mudik Bareng BUMN merata di seluruh indonesia, serta memudahkan koordinasi dalam pelaksanaan maka dibentuk PIC Mudik Bareng BUMN di setiap Provinsi," tutup Budi.
Komentar