Endang Muchtar
Rabu, 03 Juni 2026 - 13:33 WIB

Realisasi Lifting Minyak Baru Sentuh 576 Ribu Barel per 31 Mei 2026 Jauh dari Target APBN

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melaporkan, realisasi produksi minyak siap jual atau lifting mimyak  hingga 31 Mei 2026 sekitar 576,2 ribu barel per hari (BOPD). 

Realisasi ini terdiri dari komponen minyak sebesar 491,3 ribu BOPD, kondensat 55,8 ribu BOPD, hingga natural gas liquid (NGL) 29,1 ribu BOPD. Kepala SKK Migas Djoko Siswanto tidak memungkiri, capaian tersebut masih lebih rendah dibandingkan target 610 ribu lifting minyak per hari pada 2026. 

"Untuk lifting minyak, untuk 2026, kami saat ini realisasinya 570 ribu oil barrel per day. Outlook-nya sampai dengan akhir tahun sekitar 600-610 ribu oil barrel per day," ujar dia dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XII DPR RI, Rabu (3/6/2026).

Menurut dia, capaian ini turut dipengaruhi oleh realisasi produksi Januari 2026 yang sangat rendah. Imbas kebocoran pipa PT Transportasi Gas Indonesia (TGI), yang berdampak pada 7 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Terminal Dumai, dan 2 KKKS supplier gas yakni Medco E&P Grissik Ltd (MEPG) dan PetroChina Jabung.   

"Kemudian sempat  teratasi, kembali naik. Namun demikian setelah itu ada problem kelistrikan di PHR (Pertamina Hulu Rokan). Dilanjutkan dengan penurunan produksi di Banyuurip, dimana dua blok migas ini yang merupakan penopang terbesar nasional kita," imbuh dia. 

Untuk mencapai target 610 ribu minyak barel per hari pada 2026, SKK Migas mendorong, strategi Triple 100 dan Filling The Gap. Dengan target keseluruhan penambahan produksi di bawah permukaan (subsurface) sebesar 5.000 BOPD. 

"Dengan strategi Triple 100, di mana targetnya adalah tambahan 5.000 barrel oil per day, dan saat ini sudah mulai terlihat baru mencapai 200 barrel oil per day," kata Djoko. 

"Kita masih ada waktu 7 bulan ke depan mencapai filling the gap dengan tambahan 5.000 barrel oil per day," dia menekankan. Adapun SKK Migas telah menyiapkan strategi Triple 100 untuk menggenjot realisasi produksi minyak nasional, dari target 605 ibu barel per hari pada 2025 menjadi 610 ribu barel per hari di tahun ini. 

Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas Rikky Rahmat Firdaus mengatakan, pihaknya bakal menghadapi banyak tantangan untuk mengejar target produksi minyak 610 ribu barel pada 2026. 

Menurut dia, realisasi produksi 2025 sebesar 605 ribu barel minyak per hari turut didukung oleh dua proyek raksasa, yakni Terubuk-Forel dengan produksi 20.000 barel per hari, dan Banyu Urip Infill Clastic dengan produksi 30.000 barel per hari.

"Ketua kami memberi kami perintah untuk mendorong inisiatif Triple 100, 100 sumur eksplorasi, 100 inisiatif untuk multistage fracturing, multilayer fracturing, juga 100 sumur pengembangan tambahan dari penemuan eksplorasi 2-3 tahun dari sekarang," ungkapnya. 

Rikky menilai, target ini sangat layak secara ekonomi. Lantaran berdasarkan riwayat selama 2-3 tahun terakhir, realisasi anggaran para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) hanya sekitar 85-90 persen. 

"Jadi, masih ada buffer 10-15 persen anggaran yang harus kami tambahkan ke program seperti Triple 100 ini," kata Rikky.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
04/06/2026 14:51 WIB
Krom Bank Catat 1 Juta Rekening Hingga DPK Tembus Rp10 Triliun
Selain mencatat pertumbuhan jumlah rekening dan DPK, Krom juga menyatakan mampu mempertahankan profitabilitas secara konsisten sejak beroperasi sebagai bank digital.
 
Nasional
04/06/2026 14:00 WIB
Pemerintah Klim Penerimaan Pajak Mei 2026 Tumbuh 22%
Lonjakan penerimaan itu turut mendorong keseimbangan primer bulan Mei kembali ke zona positif.
 
Nasional
04/06/2026 11:21 WIB
Glodok Sentra Elektronik "Hidup Segan Mati Tak Mau" 
Para pedagang mengeluhkan pembeli yang semakin hilang membuat omzet penjualan turun drastis dan tidak sebesar seperti dahulu saat masih ramai, meski mereka kini mengandalkan pelanggan langganannya.
 
Nasional
03/06/2026 18:32 WIB
Mantan Kepala BGN Dadan Hidayana Resmi Ditahan Kejaksaan Agung
Hingga berita ini ditulis, Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum Dadan Hindayana maupun materi pemeriksaan yang dijalani.
 
Nasional
03/06/2026 15:51 WIB
Grup Lippo (MPPA) Pastikan Tak Ada Gerai Tutup Akibat Koperasi Merah Putih
MPPA juga menegaskan belum menemukan dampak material terhadap wilayah operasional maupun kinerja gerainya akibat kehadiran KDMP.
 
Nasional
03/06/2026 15:15 WIB
Pefindo Tarik Peringkat Utang BRI (BBRI) idA1+.
Seiring dengan pelunasan penuh atas instrumen tersebut, PEFINDO resmi menarik peringkat idA1+ yang sebelumnya disematkan pada Surat Berharga Komersial Berkelanjutan I BRI Tahun 2025 Tahap I Seri C.
 
Nasional
03/06/2026 14:32 WIB
Biaya Material Bangunan Melonjak Pasokan Rumah Subsidi Berpotensi Terancam
Kenaikan harga besi, baja, dan bahan bakar minyak (BBM) mendorong pengembang menyuarakan usulan agar pemerintah mengerek harga rumah subsidi yang dinilai sudah tidak relevan.
Telkomsel