Fery Pradolo
Jumat, 05 September 2025 - 21:08 WIB

JP Morgan: Ekonomi Indonesia Tetap Solid, Pasar Keuangan Masih Jadi Incaran Investor Asing

JP Morgan: Ekonomi Indonesia Tetap Solid, Pasar Keuangan Masih Jadi Incaran Investor Asing
JP Morgan: Ekonomi Indonesia Tetap Solid, Pasar Keuangan Masih Jadi Incaran Investor Asing
Dummy

ECONOMIC ZONEJP Morgan Indonesia menilai pasar keuangan nasional masih menjadi magnet bagi investor meski diwarnai berbagai dinamika politik dan sosial. Fondasi ekonomi Indonesia diyakini tetap kuat hingga akhir 2025.

CEO & Senior Country Officer JP Morgan Indonesia, Gioshia Ralie, menjelaskan bahwa gelombang unjuk rasa yang muncul belakangan ini tidak mengurangi ketertarikan investor asing. Menurutnya, pemerintah dinilai mampu mengelola aspirasi publik dengan baik sehingga stabilitas tetap terjaga.

“Investor sekarang sudah semakin dewasa, memahami apa yang terjadi di Indonesia maupun kawasan. Aksi protes memang ada, namun sejauh ini berlangsung lebih tertib,” ujar Gioshia dalam Media Briefing JP Morgan Indonesia di Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Ia menambahkan, langkah pemerintah dalam meredam situasi terkini cukup efektif sehingga investor asing tetap percaya diri menanamkan modalnya. Bahkan, sejumlah investor dari AS, Inggris, Hong Kong, dan Kanada telah melakukan pemantauan langsung di lapangan dan tetap optimistis bahwa kondisi akan segera membaik.

“Kalau sampai terjadi aksi anarkis tentu menimbulkan sentimen negatif. Namun, ketika aspirasi masyarakat direspons cepat, justru kepercayaan pasar meningkat,” jelasnya.

Meski begitu, Gioshia menekankan pentingnya konsistensi pemerintah dalam menindaklanjuti tuntutan publik, termasuk soal penghapusan tunjangan rumah DPR dan penindakan kasus anggota Brimob. Respons konkret dinilai akan semakin memperkuat sentimen positif pasar.

Dari sisi kebijakan fiskal, JP Morgan melihat rancangan APBN 2026 mampu menjaga keseimbangan antara disiplin anggaran, pembiayaan program strategis, investasi jangka panjang, serta dorongan konsumsi masyarakat.

Proyeksi pertumbuhan PDB 2026 diperkirakan mencapai 5,4%, lebih tinggi dibanding outlook 2025 yang hanya 4,7–5,0%. Pendapatan fiskal juga diproyeksikan naik 9,8% secara tahunan, jauh melampaui outlook 2025 yang hanya 0,5%. Di sisi lain, defisit anggaran diprediksi turun menjadi 2,48% dari PDB pada 2026, dibanding 2,78% pada 2025.

Menurut Gioshia, optimisme ekonomi juga sejalan dengan tekad Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi, mendorong reformasi birokrasi, serta efisiensi belanja pemerintah dan BUMN. Prabowo disebut berkomitmen mewujudkan pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan melalui pengelolaan sumber daya alam serta percepatan program prioritas.

“Rancangan APBN yang baru diumumkan semakin menguatkan optimisme pasar karena mampu menyeimbangkan dorongan pertumbuhan dengan kedisiplinan fiskal,” pungkas Gioshia.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
16 jam yang lalu
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua Umum HIPMI Periode 2026-2029
Sebagai Ketua Tim, Kaesang berkomitmen mengawal dan memperjuangkan Reynaldo agar bisa terpilih sebagai ketua umum di munas nanti.
 
Nasional
17 jam yang lalu
OJK Rilis Industri Perbankan Syariah Catat Aset Rp1.061 Triliun hingga Maret 2026
Kinerja industri juga tetap terjaga dengan kualitas pembiayaan yang baik. Tercermin dari rasio Non Performing Financing (NPF) Gross dan NPF Net yang masing-masing berada pada level 2,28 persen dan 0,87 persen.
 
Nasional
16/05/2026 15:30 WIB
Jumlah Menyusut, Populasi Kerbau Mendekati Kepunahan
Saat ini, harga ternak kerbau di tingkat tengkulak dikisaran antara Rp30 juta-Rp35 juta/ekor. Karena itu, kehidupan ekonomi keluarga petani sangat terbantu dengan memiliki ternak kerbau.
 
Nasional
14/05/2026 15:48 WIB
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Dikebut Siap Beroperasi Agustus 2026
Jalur ini akan menambah lima stasiun baru, yakni Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan Manggarai.
 
Nasional
14/05/2026 15:12 WIB
Penipuan Online Rugikan Asia Tenggara USD 23,6 Miliar, ASEAN Foundation dan Google Luncurkan Scam Ready ASEAN
Di Indonesia sendiri, sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 411.000 laporan kasus penipuan online dengan estimasi kerugian finansial mencapai sekitar USD 550 juta atau setara Rp9 triliun, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).
 
Nasional
13/05/2026 16:19 WIB
Kerugian Rp6 Triliun dan 274.000 Laporan Penipuan, Ancaman Deepfake Kian Mengkhawatirkan
Deepfake, yang merupakan audio, video, dan gambar sintetis yang dihasilkan AI untuk meniru identitas seseorang secara meyakinkan, kini telah bergeser dari ancaman teoritis menjadi instrumen penipuan aktif yang menyasar sistem keuangan Indonesia.
 
Nasional
13/05/2026 15:45 WIB
Lion Parcel dan AstraPay Dorong Digitalisasi Transaksi di Tingkat Agen, Catat Kenaikan Pendapatan Mitra Lebih dari 10%
ratusan mitra agen Lion Parcel di berbagai wilayah Indonesia, dengan 36 agen terbaik mendapatkan apresiasi untuk mendukung pengembangan bisnis mereka.
Telkomsel