Endang Muchtar
Rabu, 06 Mei 2026 - 14:55 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Kuartal I/2026 Mencapai 5,61% (yoy), Tertinggi Sejak Kuartal I/2013

Foto/dok, IG Airlangga Hartarto/ECONOMICZONE
Foto/dok, IG Airlangga Hartarto/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan realisasi belanja APBN hingga Maret 2026 mencapai Rp815 triliun atau tumbuh 31,4 persen. Pemerintah berkomitmen terus memacu belanja pada kuartal II/2026 untuk menjaga target pertumbuhan tahunan di level 5,4 persen.

Ekonomi Indonesia mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,61 persen secara tahunan (yoy) pada kuartal I/2026 di Jakarta, Selasa (5/5/2026). Capaian yang dilansir dari Ekonomi ini melampaui ekspektasi berbagai lembaga internasional dan menjadi pertumbuhan tertinggi sejak kuartal I/2013.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp6.187,2 triliun. Secara kuartalan, ekonomi mengalami kontraksi 0,77 persen dibandingkan kuartal IV/2025, namun tetap menunjukkan tren positif dibandingkan periode yang sama tahun-tahun sebelumnya.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa sektor konsumsi pemerintah menjadi motor utama dengan lonjakan pertumbuhan mencapai 21,81 persen. Dari sisi lapangan usaha, sektor akomodasi serta makan dan minum mencatat kenaikan tertinggi sebesar 13,14 persen.

"Kalau kita lihat triwulan satu ini tentunya yang relatif paling tinggi dibandingkan dengan sebelumnya," terang Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala BPS. Peningkatan ini didorong oleh perluasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan momen libur nasional.

Program MBG memberikan dampak signifikan pada subsektor peternakan yang tumbuh 11,84 persen akibat permintaan daging ayam dan telur. Selain itu, pembangunan 6.737 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut memacu pertumbuhan sektor konstruksi sebesar 5,49 persen.

Akselerasi belanja ini menyebabkan defisit fiskal sebesar Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB pada akhir Maret 2026. Hal ini dipicu oleh pertumbuhan penerimaan pajak yang melandai di angka 20,7 persen sementara belanja kementerian meningkat tajam.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
13 jam yang lalu
Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta
Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar
Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan total outstanding mencapai sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026.
 
Nasional
01/09/2026 16:27 WIB
Dampak Positif Restrukturisasi, Emiten Konstruksi BUMN Catat Perbaikan Kinerja di Tengah Proses Merger
Berdasarkan laporan kinerja, sejumlah emiten pelat merah menunjukkan perbaikan performa yang signifikan. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang kuat, sementara PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) juga membukukan kenaikan laba bersih.
 
Nasional
01/09/2026 15:50 WIB
Kemenhut Terapkan Manajemen Risiko Pendakian Gunung Hadapi Puncak Kemarau
Penutupan sementara (risiko tinggi) diterapkan pada kawasan dengan tingkat kerentanan karhutla tinggi, meliputi pendakian Gunung Semeru (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), TN Kerinci Seblat, TN Gunung Ciremai, TN Tambora, TN Manusela, TN Bukit Baka Bukit Raya, TN Gunung Gede Pangrango,…
 
Nasional
01/09/2026 13:41 WIB
OJK PERKUAT PEMBIAYAAN UMKM MELALUI PEMANFAATAN INOVASI TEKNOLOGI SEKTOR KEUANGAN
Forum tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang mendorong pemanfaatan produk dan layanan sektor jasa keuangan untuk mendukung sektor ekonomi unggulan daerah.
 
Nasional
01/09/2026 11:23 WIB
Resmi! Wapres Gibran Mulai Persiapan Berkantor di Ibu Kota Nusantara
Sebagai bentuk transparansi dan untuk meningkatkan antusiasme publik, kawasan Istana Wakil Presiden juga sempat dibuka untuk kunjungan masyarakat umum atas arahan langsung dari Wapres Gibran.
 
Nasional
01/09/2026 10:42 WIB
SATGAS PASTI HENTIKAN KEGIATAN YWWSDC DAN RTHAE TERKAIT DUGAAN INVESTASI ILEGAL ASET KRIPTO
Satgas PASTI mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penawaran investasi yang mengatasnamakan perusahaan asing atau mengklaim sedang mengurus perizinan di OJK.
Ad Placholder