Endang Muchtar
Kamis, 16 Juli 2026 - 14:16 WIB

Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina

Argentina nyaris disingkirkan Mesir dari pentas Piala Dunia 2026. / Foto: Instagram @afaseleccion
Argentina nyaris disingkirkan Mesir dari pentas Piala Dunia 2026. / Foto: Instagram @afaseleccion
Dummy

ECONOMIC ZONE - Dahulu dipuja, kini dihujat. Mungkin itu kalimat yang tepat menggambarkan Timnas Argentina di Piala Dunia 2026. Langkah mereka hingga semifinal tak lepas dari perdebatan, terutama pada laga melawan Mesir. Spekulasi tentang korupsi dan favoritisme di tubuh FIFA menyeruak. Tim mana saja yang dilawan Argentina bakal dapat dukungan penonton, seolah mereka lelah dengan superioritas tim itu.

Padahal, pada 2022, kemenangan mereka di Qatar dirayakan hampir semua orang. Argentina dianggap sebagai pemecah dominasi Eropa di Piala Dunia, mengingat momen semacam itu terakhir kali terjadi pada 2002 ketika Brasil mengalahkan Jerman di final. Apa yang membuat sentimen negatif terhadap Argentina tercipta pada edisi kali ini? Dosa apa yang dilakukan Messi dkk?

Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina. Dimulai dengan kemenangan Argentina di Copa America 2024 yang berlanjut dengan selebrasi bernada rasis Enzo Fernandez di ruang ganti dan diunggahnya sendiri di media sosial. Orang berekspektasi pemain itu bakal dapat sanksi tegas, tetapi nyatanya tak ada konsekuensi nyata selain diminta membuat pernyataan maaf.

Sejak itu, reputasi Timnas Argentina tak lagi sempurna seperti tahun-tahun sebelumnya. Orang mulai menyorot fakta mereka adalah negara paling “putih” di Amerika Latin. Kalau menilik kepada sejarah Conquest of the Desert (1878–1885) serta haluan nation building mereka, semua cukup jelas.

Di Piala Dunia 2026, fans membuktikan kecenderungan rasis itu lewat beragam aksi yang tak kalah kontroversial. Sebuah cuplikan menunjukkan beberapa penggemar Argentina menyanyikan lagu rasis yang sempat bikin Enzo Fernandez kena masalah.

Dalam video lain, tepatnya di tribun penonton pada laga Argentina lawan Cape Verde, terlihat seorang penggemar Argentina menghina influencer asal Amerika Serikat berkulit hitam, iShowSpeed, dengan sebutan tak pantas. Video penggemar Mesir yang disiram bir oleh penggemar Argentina saat tim mereka berlaga juga viral di media sosial.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
2 jam yang lalu
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih dan perbaikan kualitas aset pada semester I/2026
 
Nasional
6 jam yang lalu
BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan
BNI membawa tiga usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor untuk mengikuti Korea Import Expo 2026
 
Nasional
10 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
11 jam yang lalu
Mengenal Internet Rakyat dan Starlite, Dua Layanan Internet dari Grup Surge (WIFI)
Internet Rakyat merupakan inisiatif Surge WIFI, melalui pelaksana operasional Telemedia, dan bekerja sama dengan OREX SAI Inc., perusahaan patungan antara NTT DOCOMO, INC. dan NEC Corporation.
 
Nasional
12 jam yang lalu
Inggris Disingkirkan Argentina, Tuchel Evaluasi Mental Pemain dan Kane Pasrah Kehilangan Kendali
Thomas Tuchel dan Harry Kane kecewa usai Inggris kalah 1-2 dari Argentina. Mentalitas tim dinilai berubah setelah unggul lebih dulu.
 
Nasional
14 jam yang lalu
CIMB Niaga dan Cathay Hadirkan Solusi Perjalanan Internasional Lebih Efisien melalui Cathay Travel Fair 2026
Tawarkan cashback hingga Rp8,8 juta, bonus hingga 88.000 Asia Miles, dan penukaran Poin Xtra hingga 100% untuk perjalanan internasional yang lebih hemat dan nyaman
 
Nasional
15/07/2026 19:00 WIB
Langkah Tegas OJK Menyerahkan Tersangka Kasus Prolife ke Kejaksaan Bukti Nyata Negara Hadir Melindungi hak-hak Pemegang Polis
Penyerahan tersangka dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, Bogor, Rabu
Telkomsel