ECONOMIC ZONE - Pesawat penerbangan Batik Air bernomor ID-8618 yang membawa pulang 245 Warga Negara Indonesia(WNI) dari China adalah pesawat yang telah didukung peralatan yang dapat menyaring udara di dalam pesawat.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka "Misi kemanusiaan", yang di buat pemerintah dalam menyelamatkan Warga Negara Indonesia(WNI) dari virus Corona yang beredar di Wuhan, China.
Hal ini diungkapkan oleh Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro pada Konfrensi Pers di Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Sabtu(1/2/2020).
Danang menjelaskan pengoperasian pesawat Airbus 330-300CEO tersebut tetap berjalan sesuai dengan prosedur keamanan dan keselamatan penerbangan (safety first).
"Pelaksanaan penerbangan berpedoman kepada prinsip-prinsip dan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan dalam memastikan pengamanan awak pesawat, tim medis, tamu atau penumpang dan lainnya," jelas Danang.
Kemudian Danang menambahkan, bahwa pesawat yang berangkat dari Bandara Internasional Soeta tersebut membawa 19 kru dan 30 tim medis.
"Pesawat lepas landas pukul 13.00 WIB dan dijadwalkan tiba di Tianhe Wuhan pada 19.00 waktu setempat (Time in Wuhan, Hubei, China Standard Time, GMT+ 08)," tambah Danang.
Mewakili pihak Maskapai Batik Air, Danang mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pemerintah dalam melaksanakan misi kemanusiaan menjemput Warga Negara Indonesia yang berada di China.
"Batik Air juga berterima kasih dan memberikan apresiasi tinggi atas kesiapan serta profesional untuk bekerja dari awak pesawat, petugas layanan darat, serta dukungan penuh dari pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara, mitra dan berbagai pihak yang terlibat," kata Danang.
Rencananya setelah pesawat tiba di Indonesia sesuai SOP, pesawat akan langsung masuk hangar (pusat perawatan pesawat) guna dilakukan pembersihan, sterilisasi dan perawatan. Dan untuk awak pesawat setelah selesai bertugas, akan menjalani proses karantina kesehatan dalam tahapan pengawasan.
"Batik Air berupaya dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan," tutup Danang.
Komentar