ECONOMIC ZONE - Bank Jakarta (sebelumnya bernama Bank DKI) secara resmi mengintegrasikan layanan digital dengan jaringan kantor cabang fisik melalui peluncuran konsep baru bernama Future Branch (KCP Kebayoran Park).
Langkah strategis ini bertujuan untuk menghadirkan ekosistem perbankan modern yang memadukan kecepatan teknologi dengan interaksi personal demi mendukung kenyamanan nasabah dan visi Jakarta sebagai kota global.
Langkah digitalisasi ini juga membuahkan hasil dengan diraihnya 7 penghargaan sekaligus dalam ajang 15th Infobank-Isentia Digital Brand Recognition 2026. Desain kantor cabang modern yang menggabungkan layanan digital mandiri dengan sentuhan interaksi tatap muka yang personal.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan kantor cabang bukan sekadar kantor cabang dengan tampilan baru, melainkan menjadi model transformasi layanan yang akan diterapkan secara bertahap di seluruh jaringan Bank Jakarta.Menurut Agus, kantor cabang tetap memiliki peran penting meski layanan digital terus berkembang.
Karena itu, strategi Bank Jakarta bukan menggantikan cabang dengan layanan digital, melainkan mengintegrasikan keduanya agar mampu memberikan pengalaman layanan yang lebih efisien dan personal.Dengan mengusung konsep Modern, Accessible, Connected dengan ruang layanan yang lebih terbuka, proses bisnis yang lebih sederhana, serta layanan yang terdigitalisasi.
Cabang tersebut juga menjadi implementasi identitas baru Bank Jakarta, termasuk penggunaan desain interior dan seragam baru bagi petugas layanan.“Kami tidak sedang membangun cabang yang lebih indah, tetapi cabang yang lebih relevan dengan cara hidup masyarakat Jakarta saat ini.
Ke depan, model pelayanan ini akan direplikasi ke jaringan Bank Jakarta lainnya agar masyarakat memperoleh pengalaman layanan yang modern, cepat, nyaman, dan konsisten,” kata Agus.
Tanggapan nasabah dan publik secara umum menyambut positif langkah Bank Jakarta mengintegrasikan layanan digital dengan kantor fisik, karena dinilai memberikan kemudahan akses transaksi yang lebih modern, cepat, dan nyaman.
Integrasi ini diterapkan melalui konsep kantor cabang baru (future branch) yang memadukan digitalisasi dengan layanan personal yang relevan dengan gaya hidup masyarakat saat ini.
Sumiati nasabah Bank Jakarta yang sudah hampir 5 tahun "Kehadiran konsep cabang baru yang terdigitalisasi dinilai sangat membantu aktivitas keuangan bagi pengunjung maupun pelaku usaha di sekitar kawasan publik", kilahnya .
Sementara Stefen Mordiaz, pelaku usaha di seputaran pasar kebayoran menilai "Digitalisasi di kantor cabang membuat proses bisnis menjadi lebih ringkas dan efisien tanpa menghilangkan fungsi layanan langsung tatap muka", imbuhnya.
Pemprov DKI Jakarta menilai transformasi tersebut sejalan dengan upaya menjadikan Jakarta sebagai kota global. Bank Jakarta sebagai bank pembangunan daerah memiliki peran penting dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, juga mendukung dan menyambut baik kehadiran New Look Bank Jakarta KCP disejumlah ibukota sebagai komitmen Bank Jakarta untuk terus bertransformasi menjawab kebutuhan nasabah.
Bank Jakarta memegang peran penting sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya menyediakan layanan keuangan, tetapi juga mendukung pertumbuhan usaha, memperluas akses pembiayaan, dan mendorong transformasi ekonomi Jakarta,” ungkap Wagub Rano Karno saat ditemuinya di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Bank milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu, menjadi bagian dari transformasi perusahaan dalam menghadirkan layanan perbankan yang modern, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.
konsep New Look Branch merupakan bagian dari implementasi identitas baru perusahaan yang akan diterapkan secara bertahap di seluruh jaringan kantor kantor cabang perseroan. Pembaruan ini tidak hanya menghadirkan tampilan yang lebih modern dan representatif, tetapi juga mencerminkan semangat transformasi Bank Jakarta sebagai institusi keuangan yang adaptif, inovatif, dan siap menjawab dinamika industri perbankan yang terus berkembang.
Komentar