ECONOMIC ZONE - Nadeo Argawinata tak dapat menyembunyikan rasa bangganya setelah resmi diperkenalkan sebagai penjaga gawang anyar Persija Jakarta. Kiper Tim Nasional Indonesia ini menegaskan kesiapannya untuk tampil habis-habisan dan membawa klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut merengkuh prestasi tertinggi.
Berpindah dari Borneo FC, Nadeo menyadari betul nama besar dan sejarah panjang klub yang kini dibelanya. Kehadiran basis pendukung yang masif juga menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi pemain kelahiran Kediri tersebut.
“Merupakan sebuah kebanggaan bisa menjadi bagian dari Persija, salah satu klub terbesar di Indonesia dengan sejarah panjang dan dukungan Jakmania yang luar biasa,” tegas Nadeo, seperti dikutip jakrev.com dari laman persija.id pada Kamis (23/7/2026).
“Saya siap bekerja keras, memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan, dan berjuang bersama tim untuk meraih prestasi,” imbuhnya. Penjaga gawang 29 tahun itu disodori kontrak berdurasi lima tahun, yang membuatnya bakal bertahan di Jakarta hingga 2031 mendatang.
Kehadirannya diproyeksikan menjadi bagian penting dari langkah strategis manajemen dalam memperkuat kedalaman skuat menyongsong sengitnya persaingan kompetisi musim 2026/2027.
Kepindahan Nadeo sendiri melibatkan skema transfer antarklub. Sebagai bagian dari kesepakatan dengan Borneo FC, Persija merelakan dua pemain mudanya, yakni Aditya Warman dan Ibrah Ohorella, untuk berlabuh ke Samarinda guna melanjutkan karier profesional mereka.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca menyambut hangat kedatangan sang kiper. Dia optimistis kehadiran penjaga gawang berpengalaman seperti Nadeo akan menghadirkan persaingan positif di posisi di bawah mistar.
“Selamat datang Nadeo. Dia adalah salah satu penjaga gawang terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Pengalaman yang dimilikinya, baik di level klub maupun tim nasional, akan menjadi modal penting bagi Persija untuk mengarungi kompetisi musim ini. Kami percaya Nadeo akan memberikan kontribusi besar bagi Persija,” tutur Prapanca.
Di saat bersamaan, Prapanca menyampaikan apresiasi kepada Aditya Warman dan Ibrah Ohorella atas dedikasi mereka selama berseragam Persija, seraya mendoakan agar kedua pemain muda tersebut dapat terus berkembang di tempat baru.
Pilihan Persija menjatuhkan penjelajahan berburu kiper kepada Nadeo memang bukan tanpa alasan. Pengalaman bertandingnya di kancah sepakbola nasional teruji sejak memulai karier profesional di Borneo FC pada 2016.
Penampilannya yang kian diperhitungkan membuatnya menjadi kiper utama sekaligus membuka pintu menuju Timnas Indonesia.
Puncak karier domestiknya terukir saat memperkuat Bali United pada 2020. Selama tiga musim di sana, dia menjadi sosok vital di balik keberhasilan tim Meraih gelar juara Liga 1 2021/2022, sebelum akhirnya kembali membela Borneo FC dan mempertahankan performa impresifnya.
Di panggung internasional, portofolio Nadeo terhitung mentereng. Dia berulang kali dipercaya menjadi benteng terakhir skuat Garuda di berbagai ajang bergengsi, mulai dari Piala AFF, Kualifikasi Piala Dunia FIFA, hingga putaran final Piala Asia AFC.
Pengalaman panjang di level tertinggi inilah yang diyakini bakal memberi dampak positif bagi Persija, baik di dalam maupun di luar lapangan, saat menatap musim kompetisi baru.
Komentar