Gilbert Sem Sandro
Kamis, 25 Maret 2021 - 19:04 WIB

Lion Air Group Perbarui Syarat Penumpang Rute Domestik Dan International

Foto/Dok-LionAir/ECONOMICZONE
Foto/Dok-LionAir/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Maskapai Lion Air Group menyampaikan informasi terbaru mengenai persyaratan dan ketentuan penumpang yang rute Domestik dan Internasional, selama masa waspada pandemi Covid-19.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, pelaksanaan penerbangan Lion Air Group tetap berjalan sebagaimana pedoman protokol kesehatan yang telah diatur, dengan harapan agar setiap operasional dapat memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan dan dalam upaya menekan penyebaran Covid-19.

Ketentuan ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Nomor 19 Tahun 2021, dari Kementerian Perhubungan tentang petunjuk pelaksana perjalanan orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara dalam masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Dan juga SE Nomor 7 Tahun 2021 Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)," urai Danang dalam keterangan resminya, Kamis (24/03/2021).

Danang juga menambahkan peraturan tersebut berlaku sejak 9 Februari 2021 lalu, dan berlaku untuk penerbangan domestik.

Bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan domestik dengan maskapai Lion Air Group (Lion Air, Batik Air dan Wings Air) selain tujuan Kalimantan Barat dan Bali, wajib menunjukkan surat keterangan hasil Hasil negatif Rapid Test Antigen (sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24jam) atau  hasil negatif Swab Test-RT-PCR dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam).

“Ketentuan ini berlaku bagi seluruh penumpang berusia diatas lima tahun. Sementara itu, penumpang Balita dan diatas lima tahun wajib untuk mengisi kartu Kewaspadaan Kesehatan Elektronik (e-HAC)”, ujar  Danang.

Pada penerbangan Internasional memiliki perbedaan, yakni pada keberangkatan dan kedatangan. Untuk calon penumpang WNI maupun WNA yang hendak melakukan perjalanan ke Luar Negeri, mereka wajib meunjukkan surat hasil negatif Swab Test-RT-PCR (sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24jam).

"Lalu untuk WNI dan WNA yang datang ke Indonesia wajib menunjukkan surat tes ulang Swab Test-RT-PCR dan  menjalani karantina selama 5 x 24 jam. Ketentuan ini berlaku untuk semua usia," tambah Dananh.

Selain itu, Pekerja Migran Indonesia (PMI), pelajar/mahasiswa dan pegawai Pemerintah dari perjalanan dinas luar negeri, wajib menjalani karantina di Wisma Pademangan dan biaya ditanggung pemerintah.

"Diluar dari ini, karantina dilakukan ditempat yang bersertifikasi dari Kementerian Kesehatan dan biaya ditanggung sendiri," tutur Danang.

Sedangkan untuk Diplomat asing di luar kepala perwakilan asing, karantina dilakukan di tempat yang telah bersertifikasi dari Kementerian Kesehatan dan biaya ditanggung sendiri. Setelah menjalani karantina, WNI dan WNA untuk semua usia wajib melakukan tes ulang Swab Test-RT-PCR.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
12/04/2021 18:44 WIB
Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Idul Fitri 2021
Pemerintah melalui memastikan stok pangan selama Ramadan aman hingga Hari Raya Idul Fitri 2021.
 
Nasional
07/04/2021 15:25 WIB
Jokowi Terbitkan Perpres Nomor 19, TMII Diambil Alih Negara
"Presiden telah menerbitkan Perpres nomor 19 Tahun 2021 tentang TMII. Yang di dalamnya mengatur penguasaan dan pengelolaan TMII dilakukan oleh Kemensetneg," ujar Menteri Sekretaris
 
Nasional
07/04/2021 11:33 WIB
Jokowi Sampaikan Arahan Percepat Penanganan Bencana NTT Dan NTB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan untuk mempercepat penanganan banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) dan Nusa Tenggara Barat(NTB).
 
Nasional
05/04/2021 16:23 WIB
Kapolri Pastikan Perayaan Jumat Agung Hingga Paskah Berjalan Lancar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan rangkaian perayaan mulai dari Jumat Agung hingga perayaan Paskah tahun 2021 berjalan dengan lancar, aman dan damai. 
 
Nasional
31/03/2021 23:14 WIB
Kronologis Penyerangan Terduga Teroris Di Mabes Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan kronologi terkait penyerangan yang dilakukan terduga teroris di Mabes Polri.
 
Nasional
31/03/2021 16:45 WIB
Kronologis Ditemukannya CVR Sriwijaya SJ-182
Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerdjanto Tjahjanto mengungkap kronologi ditemukannya Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, pada 9 Januari Lalu.
 
Nasional
31/03/2021 16:11 WIB
Tim Gabungan Basarnas Akhirnya Temukan CVR Sriwijaya SJ-182
Menteri Perhubungan(Menhub) Budi Karya Sumadi mengapresiasi kinerja dari tim gabungan Basarnas yang terus melakukan pencarian CVR guna melengkapi data dari Flight Data Recorder(FDR) yang sudah lebih dulu ditemukan.
Telkomsel