Endang Muchtar
Selasa, 19 Mei 2026 - 19:32 WIB

IHSG Ambruk 2,86%, Saham Tambang dan Komoditas Rontok !!

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ambruk pada akhir perdagangan Selasa (19/5/2026). IHSG anjlok 228,56 poin atau 3,46% ke level 6.370,67.

Tekanan jual terjadi hampir di seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dari sebelas indeks sektoral, hanya sektor kesehatan yang berhasil bertahan di zona hijau dengan kenaikan 0.55% Sebaliknya, sepuluh sektor lainnya kompak melemah dan menyeret IHSG makin dalam ke zona merah.

Sektor barang baku menjadi penekan terbesar setelah terkoreksi 7,30%. Disusul sektor energi yang anjlok 6,94% dan sektor transportasi yang melemah 6,58%. Aktivitas perdagangan terpantau sangat ramai. Total volume transaksi mencapai 45,50 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp25,07 triliun.

Sebanyak 612 saham ditutup melemah, hanya 112 saham menguat dan 94 saham stagnan.Di tengah tekanan pasar, sejumlah saham masih mampu mencatat penguatan signifikan. Saham SRAJ melesat Rp1.150 menjadi Rp13.850 per saham, BRAM naik Rp270 menjadi Rp4.800 per saham, dan KONI menguat Rp210 menjadi Rp3.100 per saham.

Sementara itu, saham-saham yang menjadi pemberat pasar di antaranya ITMG yang jatuh Rp1.725 menjadi Rp23.225 per saham, SINI turun Rp1.100 menjadi Rp10.125 per saham, serta SMMA melemah Rp1.000 menjadi Rp16.775 per saham.

Untuk saham teraktif, BUMI menjadi yang paling ramai diperdagangkan dengan frekuensi mencapai 157.346 kali senilai Rp1,7 triliun. Disusul BIPI sebanyak 100.786 kali transaksi senilai Rp468 miliar dan BNBR sebanyak 87.694 kali senilai Rp435 miliar.Di jajaran saham LQ45, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menjadi top losers setelah anjlok 13,33%. Disusul PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang tumbang 11,85% dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang merosot 11,82%.

Sementara saham yang berhasil bertahan di zona hijau pada indeks LQ45 dipimpin PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang naik 2,12%, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menguat 1,18%, dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik 0,71%.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
28 menit yang lalu
Bank Jakarta Raih Penghargaan Indonesia Best CSR in Bank Sector 2026
Bank Jakarta berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Indonesia Best Corporate Social Responsibility (CSR) in Bank Sector 2026 pada 8th Anniversary Indonesia Best CSR Awards 2026
 
Nasional
8 jam yang lalu
Kenaikan Harga Gabah Ancam Kelangsungan Produsen dan Penggilingan Paling Tertekan
Angka tersebut telah melampaui HET beras premium di zona I yang ditetapkan sebesar Rp14.900 per kilogram dan beras medium senilai Rp13.500 per kilogram. Ketimpangan struktur biaya ini dinilai paling memberatkan sektor penggilingan skala kecil dan menengah yang memiliki keterbatasan…
 
Nasional
20/05/2026 21:14 WIB
BPA Fair 2026 Berhasil Lelang Aset Koruptor Sedikitnya Tembus Rp4,8 Miliar
Dari pelaksanaan lelang barang rampasan negara yang berlangsung terbuka, BPA membukukan selisih kenaikan harga di atas nilai limit sebesar Rp1,65 miliar.
 
Nasional
20/05/2026 20:12 WIB
Krom Bank Menyetujui  Pengalokasian  Laba Bersih 100% Digunakan Untuk Penambahan Modal Perseroan 
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis secara berkelanjutan.
 
Nasional
20/05/2026 19:23 WIB
POPSI Pertanyakan Kewajiban Ekspor Sawit Melalui BUMN
Desakan itu disampaikan setelah Presiden mengumumkan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis melalui BUMN dalam penyampaian Rancangan Ekonomi Makro di DPR RI pada Rabu (20/5/2026).
 
Nasional
20/05/2026 17:46 WIB
Jakarta Utara Hadirkan 2.665 Lowongan, Job Fair Dipadati Ribuan Pencari Kerja
Job Fair ini merupakan upaya pemerintah dalam membuka kesempatan kerja, sekaligus mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan dalam satu wadah.
 
Nasional
20/05/2026 16:23 WIB
Pasar Perkantoran Jakarta 2026 Mulai Pulih Terlihat Dari Terbatasnya Pasokan Ruang
Setelah beberapa tahun bergerak lambat akibat tekanan ekonomi dan perubahan pola kerja, sektor perkantoran kini mulai mengalami peningkatan permintaan.
Telkomsel