Endang Muchtar
Selasa, 19 Mei 2026 - 16:30 WIB

Dasco, Danantara, OJK Optimis IHSG Menguat di Tengah Tekanan Pasar

Foto/dok. Partai Gerindra/ECONOMICZONE
Foto/dok. Partai Gerindra/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE -IHSG Selasa (19/5) bergerak melemah di tengah pelaku pasar bersikap wait and see terhadap arah kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). IHSG dibuka melemah 0,03 poin atau 0,00 persen ke posisi 6.599,21. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,60 poin atau 0,09 persen ke posisi 650,49.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, meninjau langsung aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Selasa (19/5), di tengah tekanan yang masih membayangi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau kondisi pasar modal sekaligus memberikan keyakinan kepada pelaku pasar bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat.

Dasco tiba di Gedung BEI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, sekitar pukul 10.27 WIB. Ia didampingi Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani, Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi.

Setelah melakukan pertemuan dengan jajaran BEI, Dasco mengatakan berbagai pihak telah berdiskusi mengenai langkah-langkah untuk menjaga kepercayaan investor, terutama investor global, agar tetap menanamkan modal di pasar saham Indonesia meskipun kondisi geopolitik dunia sedang bergejolak.

"Kami tadi sudah banyak berdiskusi tadi di atas bagaimana kita meyakinkan untuk menguatkan investor global yang akan masuk di bursa dan sekarang di bursa," kata Dasco dalam konferensi pers usai pertemuan.

Politisi Gerindra itu mengaku, telah menerima paparan dari pihak BEI mengenai kondisi pasar terkini beserta strategi yang dijalankan untuk menjaga stabilitas perdagangan dan meningkatkan daya tarik pasar modal nasional.

Berdasarkan pemaparan tersebut, Dasco optimistis pasar saham Indonesia memiliki prospek yang baik. Ia menilai pertumbuhan jumlah investor lokal dan fundamental ekonomi nasional menjadi modal penting untuk memperkuat ketahanan pasar terhadap tekanan eksternal.

“Tadi kita lihat bahwa pertumbuhan investor lokal atau ritel terus bertambah. Dengan fundamental yang ada, kita yakin dan percaya bahwa bursa kita ke depan akan semakin kuat,” kata Dasco. 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
1 jam yang lalu
Bank Jakarta Raih Penghargaan Indonesia Best CSR in Bank Sector 2026
Bank Jakarta berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Indonesia Best Corporate Social Responsibility (CSR) in Bank Sector 2026 pada 8th Anniversary Indonesia Best CSR Awards 2026
 
Nasional
9 jam yang lalu
Kenaikan Harga Gabah Ancam Kelangsungan Produsen dan Penggilingan Paling Tertekan
Angka tersebut telah melampaui HET beras premium di zona I yang ditetapkan sebesar Rp14.900 per kilogram dan beras medium senilai Rp13.500 per kilogram. Ketimpangan struktur biaya ini dinilai paling memberatkan sektor penggilingan skala kecil dan menengah yang memiliki keterbatasan…
 
Nasional
20/05/2026 21:14 WIB
BPA Fair 2026 Berhasil Lelang Aset Koruptor Sedikitnya Tembus Rp4,8 Miliar
Dari pelaksanaan lelang barang rampasan negara yang berlangsung terbuka, BPA membukukan selisih kenaikan harga di atas nilai limit sebesar Rp1,65 miliar.
 
Nasional
20/05/2026 20:12 WIB
Krom Bank Menyetujui  Pengalokasian  Laba Bersih 100% Digunakan Untuk Penambahan Modal Perseroan 
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis secara berkelanjutan.
 
Nasional
20/05/2026 19:23 WIB
POPSI Pertanyakan Kewajiban Ekspor Sawit Melalui BUMN
Desakan itu disampaikan setelah Presiden mengumumkan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis melalui BUMN dalam penyampaian Rancangan Ekonomi Makro di DPR RI pada Rabu (20/5/2026).
 
Nasional
20/05/2026 17:46 WIB
Jakarta Utara Hadirkan 2.665 Lowongan, Job Fair Dipadati Ribuan Pencari Kerja
Job Fair ini merupakan upaya pemerintah dalam membuka kesempatan kerja, sekaligus mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan dalam satu wadah.
 
Nasional
20/05/2026 16:23 WIB
Pasar Perkantoran Jakarta 2026 Mulai Pulih Terlihat Dari Terbatasnya Pasokan Ruang
Setelah beberapa tahun bergerak lambat akibat tekanan ekonomi dan perubahan pola kerja, sektor perkantoran kini mulai mengalami peningkatan permintaan.
Telkomsel