Fery Pradolo
Rabu, 29 April 2026 - 18:33 WIB

DBS Foundation dan Dicoding Siapkan Lulusan SMK Kuasai AI

DBS Foundation dan Dicoding Siapkan Lulusan SMK Kuasai AI
DBS Foundation dan Dicoding Siapkan Lulusan SMK Kuasai AI
Dummy

ECONOMIC ZONE - Menjawab meningkatnya kebutuhan keterampilan kecerdasan buatan (AI) di dunia kerja, DBS Foundation bersama Dicoding menyelenggarakan Coding Camp Workshop di SMK Wikrama Bogor. Inisiatif ini merupakan pelatihan luring yang dirancang untuk membekali siswa SMK dengan kompetensi teknologi AI, literasi keuangan, dan soft skill demi kesiapan karier.

Workshop ini merupakan bagian dari program Coding Camp powered by DBS Foundation, yaitu inisiatif pelatihan digital nasional yang sejak 2023 berfokus pada pembelajaran terstruktur dan berkualitas tinggi untuk membentuk lulusan terampil yang siap berkarier di perusahaan teknologi dan startup. Hingga kini, Coding Camp powered by DBS Foundation telah melatih dan menjangkau sebanyak 227.000 peserta, termasuk lebih dari 15.000 siswa dari 1.500 SMK di seluruh Indonesia, dengan SMK Wikrama Bogor sebagai salah satu kontributor peserta terbesar. Pada periode 2025–2026, sekolah ini mengirimkan 155 siswa, atau sekitar 13% dari total 1.200 peserta SMK dalam program intensif Coding Camp.

“DBS Foundation berkomitmen memperluas akses pendidikan dan kesiapan kerja bagi kaum muda secara inklusif. Pelatihan coding camp di SMK Wikrama hari ini menunjukkan komitmen kami untuk membekali kaum muda, khususnya pelajar vokasi, dengan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja saat ini dan masa depan, terutama di era AI. Sehingga mereka memiliki peluang untuk maju dan berkembang. Hal ini selaras dengan misi DBS Foundation dalam mendorong inklusi keuangan dan digital,” ujar Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika.

Mengapa Keterampilan AI Penting bagi Siswa SMK?

Transformasi teknologi berbasis AI semakin mengubah kebutuhan kompetensi tenaga kerja global, termasuk di Indonesia. Literasi AI kini bukan lagi keterampilan tambahan, melainkan kompetensi dasar yang diperlukan untuk memasuki dunia kerja digital. Data Indonesian Developer Outlook 2026 menunjukkan sebanyak 86% developer di Indonesia telah menggunakan AI dalam pekerjaan mereka, menandakan perubahan signifikan dalam standar keterampilan industri teknologi.

Perubahan ini turut berdampak pada pendidikan vokasi. Lulusan SMK tidak hanya dituntut menguasai kemampuan teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan teknologi baru, berpikir kritis, berkolaborasi lintas disiplin, serta memahami cara memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas dan inovasi di tempat kerja.

Kebutuhan tersebut mendorong pentingnya kurikulum vokasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan industri, dengan pendekatan pembelajaran berbasis praktik nyata dan pengalaman langsung menggunakan teknologi terkini. Menyadari bahwa kesiapan talenta merupakan fondasi pertumbuhan ekonomi digital, Bank DBS Indonesia melalui DBS Foundation bekerja sama dengan Dicoding mengambil peran aktif dalam memperluas akses pembelajaran teknologi dan AI bagi generasi muda, sekaligus mempersiapkan tenaga kerja Indonesia agar mampu bersaing dan beradaptasi di masa depan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Bank DBS Indonesia untuk menciptakan dampak bagi masyarakat melampaui bisnis perbankan (Impact Beyond Banking).

Apa yang Dipelajari Siswa dalam Coding Camp Workshop?

Selain belajar keterampilan teknis (tech skills) yang diisi oleh pengajar Dicoding, siswa SMK Wikrama juga mempelajari soft skills dan literasi keuangan yang dibawakan langsung oleh karyawan Bank DBS Indonesia. Kelas ini dihadirkan untuk memastikan peserta tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, siap beradaptasi, dan mampu mengelola keuangan secara bijak.

Kegiatan mengajar ini merupakan bagian dari program sukarelawan karyawan Bank DBS Indonesia, People of Purpose (PoP). Secara total, sejak 2025, sebanyak 223 karyawan Bank DBS Indonesia telah berkontribusi lebih dari 5.500 jam pengajaran, mencakup materi seperti literasi keuangan, presentasi bisnis dan komunikasi, serta personal branding, dalam program Coding Camp powered by DBS Foundation.

Kepala Sekolah SMK Wikrama, Iin Mulyani, menuturkan, “Coding Camp adalah program pelatihan digital berkualitas tinggi dari Bank DBS Indonesia yang konsisten memberi kesempatan kepada murid SMK kami untuk belajar secara intensif (800+ jam) maupun progresif (100+ jam). Melihat dampak positif program terhadap penyerapan kerja di kalangan alumni, kami mendukung sepenuhnya workshop yang diselenggarakan bersama hari ini. Kami berharap Coding Camp dapat terus berlanjut dan memberi manfaat bagi murid-murid SMK, khususnya dalam membangun portofolio serta meraih mikrokredensial untuk diterima kerja.”

Lebih lanjut, Muhammad Yazid Wiliadi, perwakilan alumni SMK Wikrama Bogor, menceritakan manfaat program Coding Camp yang telah diikutinya tahun lalu. Yazid lulus hingga kelas mahir pada alur belajar Full Stack Web Developer.

“Hasilnya, saya terbantu mendapatkan posisi magang sebagai front-end developer dan quality assurance di sebuah perusahaan IT dan pengembangan perangkat lunak di Yogyakarta,” ujarnya. Kini, di sela-sela studinya di Universitas Terbuka, Yazid terus mengasah kemampuannya dengan bekerja paruh waktu di bidang pengembangan web untuk sejumlah klien serta untuk proyek novel karyanya sendiri.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
15 jam yang lalu
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua Umum HIPMI Periode 2026-2029
Sebagai Ketua Tim, Kaesang berkomitmen mengawal dan memperjuangkan Reynaldo agar bisa terpilih sebagai ketua umum di munas nanti.
 
Nasional
16 jam yang lalu
OJK Rilis Industri Perbankan Syariah Catat Aset Rp1.061 Triliun hingga Maret 2026
Kinerja industri juga tetap terjaga dengan kualitas pembiayaan yang baik. Tercermin dari rasio Non Performing Financing (NPF) Gross dan NPF Net yang masing-masing berada pada level 2,28 persen dan 0,87 persen.
 
Nasional
24 jam yang lalu
Jumlah Menyusut, Populasi Kerbau Mendekati Kepunahan
Saat ini, harga ternak kerbau di tingkat tengkulak dikisaran antara Rp30 juta-Rp35 juta/ekor. Karena itu, kehidupan ekonomi keluarga petani sangat terbantu dengan memiliki ternak kerbau.
 
Nasional
14/05/2026 15:48 WIB
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Dikebut Siap Beroperasi Agustus 2026
Jalur ini akan menambah lima stasiun baru, yakni Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan Manggarai.
 
Nasional
14/05/2026 15:12 WIB
Penipuan Online Rugikan Asia Tenggara USD 23,6 Miliar, ASEAN Foundation dan Google Luncurkan Scam Ready ASEAN
Di Indonesia sendiri, sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 411.000 laporan kasus penipuan online dengan estimasi kerugian finansial mencapai sekitar USD 550 juta atau setara Rp9 triliun, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).
 
Nasional
13/05/2026 16:19 WIB
Kerugian Rp6 Triliun dan 274.000 Laporan Penipuan, Ancaman Deepfake Kian Mengkhawatirkan
Deepfake, yang merupakan audio, video, dan gambar sintetis yang dihasilkan AI untuk meniru identitas seseorang secara meyakinkan, kini telah bergeser dari ancaman teoritis menjadi instrumen penipuan aktif yang menyasar sistem keuangan Indonesia.
 
Nasional
13/05/2026 15:45 WIB
Lion Parcel dan AstraPay Dorong Digitalisasi Transaksi di Tingkat Agen, Catat Kenaikan Pendapatan Mitra Lebih dari 10%
ratusan mitra agen Lion Parcel di berbagai wilayah Indonesia, dengan 36 agen terbaik mendapatkan apresiasi untuk mendukung pengembangan bisnis mereka.
Telkomsel