Hendra Wiradi
Sabtu, 11 April 2026 - 18:52 WIB

BINUS University Luncurkan Program Doktor Akuntansi, Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI

Penyerahan kenang-kenangan & apresiasi dari BINUS.Foto/HendraWiradi/ECONOMICZONE
Penyerahan kenang-kenangan & apresiasi dari BINUS.Foto/HendraWiradi/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - BINUS University meluncurkan program doktor terbaru, Doctor of Accounting Science (DAS), sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan pendidikan berkelas dunia yang relevan dengan kebutuhan industri serta perkembangan teknologi. Peluncuran program ini diselenggarakan pada Sabtu (11/4), di BINUS @Kemanggisan, Kampus Anggrek, Jakarta Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor BINUS University Dr. Nelly, S.Kom., M.M.; Dekan School of Accounting BINUS University, Prof. Ang Swat Lin Lindawati, S.E., M.Com (Hons)., Ph.D.; Head of Department DAS Prof. Toto Rusmanto, M.Comm, Ph.D., CAPM., CMA, serta Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) & Kepala Pusat Analisis Kebijakan Pemeriksaan Keuangan Negara (BPK) RI Dr. Selvia Vivi Devianti, SE., Ak., MSc., MCP., CA., CFE., CPA (Aust)., CFrA., CSFA.

Rektor BINUS University Dr. Nelly, S.Kom., M.M. mengatakan, “Program Doctor of Accounting Science ini adalah wujud komitmen BINUS University dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul secara akademik dan mampu memberdayakan masyarakat melalui riset yang berdampak. Kami ingin melahirkan pemimpin pemikiran yang mampu menjawab tantangan global. Memasuki 45 tahun perjalanan BINUS University di dunia pendidikan, kami terus bertransformasi untuk memastikan bahwa setiap program yang kami hadirkan tetap relevan, adaptif, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.”

Sebagai salah satu rangkaian acara, BINUS menghadirkan talkshow bertajuk ‘The Future of Accounting Research and Practice in the Age of AI’ yang mengupas transformasi profesi akuntansi di era kecerdasan buatan, dengan menghadirkan para pakar sebagai narasumber pembicara untuk menyoroti pentingnya adaptasi teknologi dalam praktik dan riset akuntansi modern: Dr. Selvia Vivi Devianti, Prof. Gatot Soepriyanto (Professor in Fraud Examination, BINUS University) dan Prof. Dr. Sani Muhamad Isa (Professor in Data Science BINUS University).

Sejalan dengan hal tersebut, Dekan School of Accounting BINUS University, Prof. Ang Swat Lin Lindawati, S.E., M.Com (Hons)., Ph.D., menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan akan riset akuntansi yang semakin kompleks dan berbasis teknologi, dengan fokus pada pengembangan peneliti dan profesional yang mampu mengintegrasikan teori, teknologi, dan praktik bisnis, serta menghasilkan riset yang kuat secara metodologis dan relevan dengan kebutuhan industri global.

Selain itu, Head of Department Doctor of Accounting Science BINUS University, Prof. Toto Rusmanto, M.Comm., Ph.D., CAPM., CMA, menambahkan bahwa salah satu keunikan utama program ini terletak pada fokus pada accounting analytics sebagai fondasi pengambilan keputusan berbasis data, dengan program dirancang agar ilmu akuntansi dapat berperan sebagai alat strategis berbasis data dan teknologi, serta mendorong mahasiswa menghasilkan riset yang berdampak dan aplikatif.

Program Doctor of Accounting Science BINUS University menawarkan kurikulum komprehensif sebanyak 42 SKS yang dapat diselesaikan dalam enam semester, dengan integrasi antara fondasi teoritis, metodologi riset, serta pemanfaatan teknologi digital.

Sebagai program doktoral yang adaptif, Doctor of Accounting Science BINUS University menghadirkan berbagai bidang riset yang terintegrasi dengan perkembangan teknologi, mencakup akuntansi, kecerdasan buatan (AI), blockchain, dan teknologi informasi. Bidang riset tersebut meliputi Financial Accounting and Capital Market, Sustainability Business, Corporate Governance, ESG, Taxation, Fraud, Auditing, Accounting Education, serta Management Accounting and Business Transformation berbasis teknologi.

Program ini juga didukung oleh berbagai keunggulan, antara lain kurikulum terintegrasi teknologi dan kecerdasan buatan, pendekatan pembelajaran yang berorientasi riset, fasilitas modern dengan dukungan infrastruktur digital, serta jejaring akademik dan industri global yang membuka peluang kolaborasi riset dan akses data industri. Mahasiswa juga didorong untuk menghasilkan publikasi ilmiah sejak awal masa studi sebagai bagian dari penguatan kapasitas riset.

Melalui program ini, lulusan diharapkan mampu berkarier sebagai akademisi, peneliti, konsultan bisnis dan pajak, auditor senior, business transformation specialist, hingga Chief Financial Officer, sekaligus menjadi sosok profesional yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia bisnis dan masyarakat. Peluncuran Doctor of Accounting Science BINUS University pun menjadi langkah strategis dalam memperkuat kontribusi institusi terhadap pengembangan ilmu akuntansi di tingkat global, sekaligus menjawab kebutuhan akan sumber daya manusia unggul di era transformasi digital. 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
16 jam yang lalu
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua Umum HIPMI Periode 2026-2029
Sebagai Ketua Tim, Kaesang berkomitmen mengawal dan memperjuangkan Reynaldo agar bisa terpilih sebagai ketua umum di munas nanti.
 
Nasional
17 jam yang lalu
OJK Rilis Industri Perbankan Syariah Catat Aset Rp1.061 Triliun hingga Maret 2026
Kinerja industri juga tetap terjaga dengan kualitas pembiayaan yang baik. Tercermin dari rasio Non Performing Financing (NPF) Gross dan NPF Net yang masing-masing berada pada level 2,28 persen dan 0,87 persen.
 
Nasional
16/05/2026 15:30 WIB
Jumlah Menyusut, Populasi Kerbau Mendekati Kepunahan
Saat ini, harga ternak kerbau di tingkat tengkulak dikisaran antara Rp30 juta-Rp35 juta/ekor. Karena itu, kehidupan ekonomi keluarga petani sangat terbantu dengan memiliki ternak kerbau.
 
Nasional
14/05/2026 15:48 WIB
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Dikebut Siap Beroperasi Agustus 2026
Jalur ini akan menambah lima stasiun baru, yakni Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan Manggarai.
 
Nasional
14/05/2026 15:12 WIB
Penipuan Online Rugikan Asia Tenggara USD 23,6 Miliar, ASEAN Foundation dan Google Luncurkan Scam Ready ASEAN
Di Indonesia sendiri, sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 411.000 laporan kasus penipuan online dengan estimasi kerugian finansial mencapai sekitar USD 550 juta atau setara Rp9 triliun, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).
 
Nasional
13/05/2026 16:19 WIB
Kerugian Rp6 Triliun dan 274.000 Laporan Penipuan, Ancaman Deepfake Kian Mengkhawatirkan
Deepfake, yang merupakan audio, video, dan gambar sintetis yang dihasilkan AI untuk meniru identitas seseorang secara meyakinkan, kini telah bergeser dari ancaman teoritis menjadi instrumen penipuan aktif yang menyasar sistem keuangan Indonesia.
 
Nasional
13/05/2026 15:45 WIB
Lion Parcel dan AstraPay Dorong Digitalisasi Transaksi di Tingkat Agen, Catat Kenaikan Pendapatan Mitra Lebih dari 10%
ratusan mitra agen Lion Parcel di berbagai wilayah Indonesia, dengan 36 agen terbaik mendapatkan apresiasi untuk mendukung pengembangan bisnis mereka.
Telkomsel