Endang Muchtar
Rabu, 10 Juni 2026 - 11:47 WIB

Mendag dan Industri Singapura Sebut Indonesia Masih Dianggap Menarik untuk Investasi

Foto/dok. kemenko/ECONOMICZONE
Foto/dok. kemenko/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong memberikan respons atas kebijakan Indonesia yang menerapkan kebijakan satu pintu sejumlah komoditas melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Ia mengatakan, setiap negara memiliki kebijakan yang berbeda tergantung prioritasnya.

“Mengenai kebijakan ekspor dari masing-masing negara saya pikir situasi dan lingkungannya berbeda. Setiap negara memiliki perhatian dan prioritasnya masing-masing,” ujarnya dalam konferensi pers The 16th Indonesia-Singapore Six Bilateral Economic Working Groups Ministerial Meeting, dilansir secara daring, Selasa (9/6).

Ke depannya, pihaknya akan bekerja sama dengan para pelaku bisnis agar kerja sama dengan Indonesia tetap berjalan baik. Dengan demikian, harapannya aktivitas ekspor baik dari Singapura ke Indonesia atau sebaliknya terus berjalan dengan lancar.

 “Dan itulah salah satu alasan mengapa kami telah membahas penguatan ketahanan rantai pasok antara Singapura dan Indonesia,” katanya.

Sementara itu, dalam agenda The 16th Indonesia-Singapore Six Bilateral Economic Working Groups Ministerial Meeting, Gan mengatakan bahwa hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura memiliki makna baru yang lebih penting. Investasi Singapura di Indonesia terus kuat pada tahun 2025 dengan sekitar US$17,4 miliar dalam bentuk FDI.“Singapura tetap berkomitmen untuk menjadi mitra yang berharga dan dapat diandalkan bagi Indonesia. Selama diskusi, kami sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam ketahanan rantai pasokan,” katanya.

Indonesia dan Singapura juga memperkuat kerja sama ekonomi bilateral di sejumlah sektor strategis. Salah satunya adalah kedua negara akan mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus Batam, Bintan, dan Karimun (BBK).Di sektor industri, Kendal Industrial Park (KIP) akan diperluas 1.000 hektare pada fase kedua pengembangannya. Pada bidang ekonomi hijau, terdapat proyek tenaga surya dengan kapasitas berkapasitas 200 MW.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengatur ekspor komoditas batu bara, kelapa sawit, dan paduan besi (ferro alloy) saat pidato di Gedung DPR RI pada 20 Mei 2026. PT DSI pun ditunjuk sebagai pemain tunggal untuk menangani ekspor ini.Mulai 1 Juni 2026, proses dokumentasi ekspor sudah diurus satu pintu melalui Danantara.

Tujuan dari pembentukan badan tersebut adalah untuk menghapus berbagai praktik kecurangan dalam ekspor dan impor, seperti kurang bayar (underinvoicing), transfer pricing, dan transaksi yang tidak tercatat yang berpotensi mengurangi penerimaan negara.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
2 jam yang lalu
BNI Bawa Mitra Binaan Batik ke Puspa Nuswantara 2026
BNI menghadirkan tiga mitra binaan dalam pameran Puspa Nuswantara 2026
 
Nasional
7 jam yang lalu
BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) batik melalui partisipasi dalam Pameran Puspa Nuswantara 2026
 
Nasional
22 jam yang lalu
TikTok Luncurkan "Makan Dengan Makna" untuk Dorong Pola Makan Sehat dan Rayakan Pangan Lokal Indonesia
TikTok dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menandatangani Memorandum Saling Pengertian tentang Peningkatan Literasi Kesehatan dan Pembudayaan Hidup Sehat
 
Industri
09/07/2026 07:00 WIB
in-Lite LED Hadirkan Pengalaman Pencahayaan Imersif di IndoBuildTech 2026
in-Lite LED hadir di IndoBuildTech 2026 dengan konsep The Matter of Light, menampilkan pengalaman pencahayaan yang imersif.
 
Nasional
08/07/2026 20:22 WIB
JETOUR T1 Meluncur di Bandung, Urban Adventure SUV Dibanderol Mulai Rp393 Juta
PT Jetour Sales Indonesia resmi memperkenalkan JETOUR T1 kepada masyarakat Bandung
 
Nasional
08/07/2026 17:00 WIB
Pasar Modal Kian Prospektif: Tren IPO Berlanjut di Tengah Iklim Investasi Positif
Momentum IPO kali ini menjadi istimewa karena merupakan IPO kedua di Indonesia pada tahun 2026 yang berlangsung di tengah dinamika pasar saham yang cukup tinggi.
 
Nasional
08/07/2026 11:58 WIB
Menkeu Pastikan Tarif Pajak Stabil, Penerimaan Semester I 2026 Melonjak Signifikan
Capaian ini menunjukkan bahwa peningkatan penerimaan negara dapat diraih melalui perbaikan sistem perpajakan, meningkatnya aktivitas ekonomi, serta kepatuhan wajib pajak yang semakin baik.
Telkomsel