Endang Muchtar
Jumat, 12 Juni 2026 - 16:07 WIB

Kenaikan Harga Pertamax Berdampak Menggerusnya Anggaran Rumah Tangga

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kenaikan harga BBM non subsidi jenis Pertamax per 10 Juni 2026, berpotensi menggerus anggaran rumah tangga terutama bagi masyarakat kelas menengah.

Pertamina Patra Niaga sebelumnya melakukan penyesuaian harga jual BBM non subsidi produk Pertamax RON 92 dan Pertamax Green 95 per 10 Juni 2026. Kini, harga Pertamax 92 terendah di angka Rp15.250 per liter dan tertinggi Rp17.000 per liter.

Kelompok masyarakat kelas menengah pun dinilai menjadi pihak paling terdampak karena harus menyesuaikan anggaran transportasi di tengah berbagai kebutuhan yang meningkat pula.

Namun, kelas menegah di Indonesia masih menghadapi tantangan, terutama kestabilan ekonomi dan ketidakpastian sosial. Nah, dalam hal dampak kenaikan BBM Pertamax (Ron 92), kelas menengah menjadi kelompok yang paling disorot. 

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi pergeseran konsumsi ke BBM subsidi Pertalite menyusul kenaikan harga Pertamax.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperketat pengawasan distribusi BBM subsidi melalui sistem QR Code dan pengawasan lapangan.

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengakui kemungkinan terjadinya peralihan pengguna BBM nonsubsidi ke Pertalite merupakan fakta yang tidak bisa dihindari. Namun, berdasarkan pemantauan dalam dua hari terakhir, pergeseran konsumsi masih relatif terbatas.

Menurutnya, pemerintah bersama PT Pertamina Patra Niaga terus memantau perkembangan konsumsi BBM di lapangan guna memastikan distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah akan memperkuat pengawasan terhadap akses pembelian BBM subsidi yang saat ini menggunakan sistem QR Code.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga telah meminta Pertamina dan pihak terkait meningkatkan pengawasan di berbagai daerah.

"Antisipasi, mitigasi pasti dilakukan. Misalnya saat ini untuk akses BBM subsidi kan menggunakan QR ya, walaupun mungkin banyak juga oknum-oknum yang mengakali ini. Menteri ESDM (Bahlil) sudah meminta untuk Pertamina dan pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan di bawah," jelasnya.

Meski demikian, Anggia menilai pengawasan semata tidak cukup untuk menjaga ketepatan sasaran subsidi energi. Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat agar tidak menggunakan BBM subsidi apabila tidak berhak menerimanya.

"Tapi yang paling penting, nggak semuanya harus diawasi. Yang paling penting kesadaran dari masyarakat yang tumbuh. Mana yang haknya, mana yang bukan haknya, itu sih yang lebih penting," jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi ekonomi global yang penuh tekanan membuat seluruh pihak perlu berperan menjaga keberlangsungan program subsidi pemerintah. Menurutnya, subsidi energi harus diprioritaskan untuk kelompok yang memang membutuhkan seperti petani dan nelayan.

"Semua juga harus aware dong, mana yang bukan haknya, jangan diambil, sehingga masyarakat yang memang harus dilindungi, petani, nelayan itu bisa tetap survive, jalan terus roda perekonomiannya," terangnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
 
Nasional
06/08/2026 11:52 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% pada Triwulan II-2026, Semester I Catat Pertumbuhan Tertinggi dalam 5 Tahun
Capaian tersebut diraih di tengah perekonomian global yang bergerak dalam arus silang antara tekanan konflik global dan akselerasi teknologi, dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF) hanya sebesar 3,0%.
Ad Placholder