Endang Muchtar
Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:45 WIB

Bahas RUU P2APBN: Menkeu Inflasi Pangan Indonesia Sempat Melonjak ke 10,3% yoy

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pimpinan dan seluruh anggota Badan Anggaran DPR RI atas terselenggaranya pembahasan Rancangan Undang-Undang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU P2APBN) Tahun Anggaran 2024 dengan lancar, konstruktif, dan substantif.

“Atas nama pemerintah, kami ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas dukungan dari pimpinan dan seluruh anggota Badan Anggaran yang telah mewakili seluruh fraksi dan seluruh komisi DPR RI di dalam pembahasan RUU P2APBN yang dapat dilaksanakan secara lancar dan juga tetap konstruktif dan substantif, sehingga pada akhirnya kita bisa menyelesaikan Insya Allah tahap pertama dalam pembahasan RUU ini,” ungkap Menkeu dalam Rapat Kerja Badan Anggaran DPR di Jakarta pada Selasa (19/08).

Dari sisi alam, el nino yang terjadi menyebabkan harga pangan dunia khususnya beras melonjak tinggi dan mendisrupsi produksi beras di berbagai negara. Pemerintah mencatat bahwa inflasi pangan Indonesia sempat melonjak ke 10,3% yoy meskipun headline inflation di 3,1% yoy.

"Sekali lagi APBN menjadi instrumen yang diandalkan oleh semua pihak di dalam menjaga masyarakat dan perekonomian agar tidak mengalami shock terlalu besar yang menimbulkan potensi gejolak sosial, politik dan bahkan ekonomi," tandas Menkeu.

Melalui respons APBN yang tepat dan terukur, perekonomian nasional berhasil pulih secara bertahap dan bahkan mengalami perbaikan memasuki triwulan II Tahun 2024. Hal ini tercermin dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2024 yang meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut sejak 2016.

Menkeu juga mengapresiasi saran, kritik, dan rekomendasi dari seluruh fraksi DPR RI sebagai bentuk sinergi dalam membangun tata kelola keuangan negara yang lebih akuntabel, efisien, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Menkeu menegaskan komitmen untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPR dan BPK sebagai bagian dari pertanggungjawaban dan akuntabilitas publik.

“RUU P2APBN bukan hanya merupakan bentuk pemenuhan kewajiban formal yang diatur oleh undang-undang atas pertanggungjawaban pemerintah, namun secara substansi adalah penting menjadi bentuk komitmen pemerintah di dalam membangun tata kelola dan fondasi pengelolaan keuangan negara yang lebih baik,” ungkap Menkeu.

Selanjutnya, dengan persetujuan seluruh fraksi dalam Badan Anggaran DPR, RUU P2APBN 2024 kini siap dibawa ke pembicaraan tingkat II dalam sidang paripurna DPR RI untuk pengambilan keputusan lebih lanjut.

TAGS
  1. APBN
  2. Menkeu
  3. dpr
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
9 jam yang lalu
RAPBN 2027: Belanja Negara Naik Jadi Rp4.097,2 Triliun, Defisit Ditargetkan 2,40 Persen
Angka tersebut meningkat Rp254,5 triliun atau sekitar 6,62 persen dibandingkan pagu belanja negara dalam APBN 2026 yang ditetapkan sebesar Rp3.842,7 triliun.
 
Nasional
13/08/2026 22:49 WIB
Denny JA Terpilih Kembali Secara Aklamasi Menjadi Ketua Umum SATUPENA 2026–2031
Kongres dihadiri sekitar 251 penulis dari Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua, sebagian secara daring dan sebagian melalui surat kuasa.
 
Nasional
13/08/2026 18:31 WIB
MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow hingga Rp1 Triliun
tekanan tersebut diperkirakan tidak serta-merta memberikan dampak besar terhadap IHSG secara keseluruhan karena arus dana keluar akan lebih terkonsentrasi pada saham-saham yang mengalami perubahan indeks.
 
Industri
13/08/2026 14:58 WIB
Bank DBS Indonesia dan Mandiri Investasi Hadirkan Layanan Investasi Berdenominasi SGD
DBS Indonesia dan Mandiri Investasi menghadirkan layanan pengelolaan dana berdenominasi SGD untuk memperluas diversifikasi investasi.
 
Nasional
13/08/2026 14:37 WIB
Dukung Program Perumahan Pemerintah, Sumut Sabet Terbaik I Implementasi 3 Juta Rumah
Penghargaan tersebut diterima Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution dalam acara yang digelar di Batam, Kepulauan Riau, Rabu malam(12/8/2026).
 
Nasional
13/08/2026 08:05 WIB
BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat tata kelola pengembangan sumber daya manusia
 
Nasional
12/08/2026 15:36 WIB
Sequis SHEPRENUER Dorong Wirausaha Perempuan Naik Kelas dengan Memperkuat Manajemen Keuangan
Dalam sesi Managing Financial Risks for You and Your Family, peserta diajak memahami bahwa perencanaan keuangan tidak berhenti pada menabung, berinvestasi, atau menyiapkan biaya kebutuhan keluarga. Setiap tujuan finansial juga perlu mempertimbangkan berbagai risiko yang dapat menghambat…
Ad Placholder