Eko Sumardi
Senin, 03 Maret 2025 - 16:22 WIB

BCA Syariah Catat Pertumbuhan Aset 14,6 Persen pada 2024

Foto/Dok-BCASyariah/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BCASyariah/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kinerja BCA Syariah  mengalami pertumbuhan positif pada 2024. Antara lain pertumbuhan aset, pembiayaan dan dana pihak ketiga (DPK). Pertumbuhan positif tersebut  antara lain didukung oleh strategi pengembangan infrastruktur yang tepat dan penyaluran pembiayaan yang mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Dimana  per November 2024 (yoy) kinerja aset BCA Syariah mencatat peningkatan sebesar  14,6 persen,  mencapai Rp15,4 triliun.  Peningkatan  aset tersebut antara lain merupakan kontribusi dari pertumbuhan pembiayaan sebesar 29, persen  (yoy) senilai Rp10,4 triliun. Selain itu BCA Syariah juga meraih pertumbuhan laba bersih sebesar 16,7 Persen (yoy)  dengan nilai sebesar Rp164,9 miliar. Demikian paparan Presiden Direktur BCA Syariah  Yuli Melati Suryaningrum , (28/2/2024).

 “Alhamdulillah BCA Syariah melewati 2024 dengan pertumbuhan yang positif. Pertumbuhan yang solid ini didorong oleh kemampuan perusahaan untuk mengakselerasi teknologi dan adaptasi layanan yang didukung oleh pengelolaan sumber daya manusia dan manajemen risiko yang baik,” ujar  Yuli.

Ia menambahkan  BCA Syariah mampu menjaga efisiensi aktivitas operasional tercermin pada rasio BOPO yang berada di posisi 79 persen. Di sisi lain, fungsi intermediasi perbankan ditunjukkan dari posisi financial deposit ratio (FDR) yang mencapai 81,3 persen. Kondisi tersebut yang mencerminkan aktivitas penghimpunan dan penyaluran pembiayaan yang berimbang.

Upaya perusahaan untuk meningkatkan pertumbuhan DPK tercermin pada pertumbuhan DPK yang mencapai Rp11,4 triliun atau tumbuh 12,9 persen  secara tahunan. Komposisi dana murah atau CASA dari total DPK mencapai 35 persen.

BCA Syariah, lanjut Yuli,  terus berupaya berkontribusi pada pertumbuhan perekonomian. Kinerja positif yang dicapai merupakan hasil dari penerapan strategi yang sejalan dengan dengan kondisi ekonomi yang penuh tantangan di 2024. Pada 2024, BCA Syariah menjawab kebutuhan nasabah atas transaksi perbankan syariah dengan meluncurkan mobile banking terbaru bernama BSya (baca: bi-sya) by BCA Syariah.

“BSya menawarkan kemudahan pembukaan rekening secara online dan kenyamanan transaksi untuk transfer virtual account ke BCA, kemudahan belanja dengan QRIS dan serta kemudahan transfer secara realtime online maupun melalui BI Fast. BSya juga dilengkapi dengan fitur pengajuan pembiayaan emas secara online untuk kemudahan berinvestasi,” jelas Yuli.

Lebih dari sekedar alat transaksi, BSya turut menawarkan fitur yang mendukung kebutuhan ibadah nasabah seperti setoran biaya ibadah haji secara online, informasi waktu sholat, transfer zakat dan petunjuk arah Kiblat. Penambahan fitur layanan akan terus menjadi prioritas BCA Syariah untuk meningkatkan kenyamanan nasabah menggunakan BSya baik dalam aktifitas transaksi maupun ibadah.

Dalam menjalankan fungsi intermediasi, kinerja yang baik turut tercermin kualitas pembiayaan (NPF) yang terjaga baik sebesar 1,80 persen. Komposisi pembiayaan didominasi segmen komersial yaitu sebesar 68,8 persen  dari total pembiayaan perusahaan. Pembiayaan konsumer menunjukkan pertumbuhan tertinggi yaitu 77,7 persen (yoy)  sebesar Rp1,4 triliun, ditunjang oleh penyaluran pembiayaan KPR iB dan Emas iB.

“Pembiayaan Emas iB tumbuh signifikan sebesar 203,4 Persen (yoy). Hal tersebut menunjukkan minat masyarakat untuk berinvestasi logam mulia semakin meningkat,” ujar Yuli yang dipercaya menjadi Presiden Direktur BCA Syariah sejak RUPSLB, 19 Mei 2021.

BCA Syariah secara konsisten turut menerapkan sustainable banking. Diantaranya tercermin pada penyaluran pembiayaan pada Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KUB). Presentase pembiayaan KUB BCA Syariah mencapai 26,1 persen dari total pembiayaan Bank dengan pencapaian sebesar Rp2,7 triliun, tumbuh sebesar 15,3 persen secara tahunan.

Implementasi penyaluran pembiayaan terlaksana pada 7 sektor kegiatan usaha berkelanjutan antara lain pembiayaan pada kategori efisiensi energi, pencegahan dan pengendalian polusi, pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan yang berkelanjutan, pengelolaan air dan air limbah berkelanjutan, transporasi ramah lingkungan, produk eco efficient serta pembiayaan UMKM.

BCA Syariah kini telah memiliki 76 jaringan cabang yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Surabaya, Semarang, Bandung, Solo, Yogyakarta, Bandar Lampung, Medan, Palembang, Banda Aceh, Panakukkang, Malang, Kediri, Pasuruan, dan Banyuwangi.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
21/10/2026 16:23 WIB
Perluas Peluang Karier Global, BINUS UNIVERSITY Luncurkan Joint Degree Global Business Chinese bersama South China University of Technology
Melalui program Joint Degree ini, mahasiswa Global Business Chinese yang memenuhi persyaratan berkesempatan memperoleh dua gelar akademik, yaitu Sarjana Sastra (S.S.) dari BINUS University dan Bachelor of Arts (B.A.) dari South China University of Technology.
 
Nasional
21/10/2026 11:24 WIB
Easycash dan Krom Bank Jalin Kemitraan Loan Channeling untuk Perluas Penyaluran Kredit
Kolaborasi ini menjadi bagian dari pengembangan jaringan mitra penyaluran kredit Krom Bank, sekaligus memperkuat kerja sama pendanaan institusional Easycash dengan sektor perbankan.
 
Nasional
19/10/2026 18:17 WIB
TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
BTW 2026 menjadi momentum TelkomGroup memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah dan pelaku industri untuk mendorong transformasi digital nasional
 
Nasional
16/10/2026 14:41 WIB
Debut Akting Azka Corbuzier di New York Dipuji, Home, Almost Sentuh Emosi Penonton
Pemutaran perdana dunia film pendek Home, Almost di Urbanworld Film Festival 2026, New York, menjadi momen berkesan bagi Azka Corbuzier yang menjalani debut aktingnya melalui film tersebut. Karya arahan Tumpal Tampubolon itu mendapat sambutan antusias, dengan sejumlah penonton menyampaikan…
 
Nasional
16/10/2026 14:06 WIB
CIMB Niaga Business Summit 2026: Wujudkan Visi Pertumbuhan Berkelanjutan Korporasi Indonesia
OCTOBIZ merupakan platform digital business banking yang dirancang untuk membantu nasabah bisnis dan korporasi dalam mengelola transaksi bisnis domestik dan internasional yang kompleks menjadi lebih mudah, efisien, aman, dan terintegrasi.
 
Nasional
16/10/2026 13:08 WIB
Dukung Pemulihan Warga Terdampak Bencana NTT, Krom Bank Hadirkan Dapur Umum dan Layanan Medis
Inisiatif ini diwujudkan melalui penyediaan dapur umum dan posko layanan medis guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta mendukung penanganan kondisi darurat di wilayah terdampak.
 
Nasional
14/10/2026 13:44 WIB
IHSG Tertekan Saham Konglomerasi, Pembiayaan Akuisisi BYAN Jadi Sorotan
Sebanyak 11 sektor saham melemah, dengan 632 saham turun dan hanya 118 saham menguat.
Ad Placholder