Dok BRI Regional
Jumat, 21 Juni 2024 - 20:25 WIB

Berbagi Kebahagiaan ke Kaum Duafa, BRI KC Kebayoran Baru Salurkan Bantuan Sembako di Dua Lokasi

Dok BRI Regional
Dok BRI Regional
Dummy

ECONOMIC ZONE -  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui kantor cabang (KC) Kebayoran Baru kembali berbagi kebahagiaan bersama anak yatim dengan memberikan sembako di sejumlah wilayah operasioal. Kali ini pembagian sembako dilakukan di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan melalui Yayasan Baitalmal Amanah Sejahtera. Kegiatan ini rutin dilakukan sebagai kontribusi Corporate Social Responsibility (CSR) BRI kepada masyarakat.

Tidak hanya dikenal karena fokusnya dalam melayani nasabah dengan layanan berkualitas, tetapi juga sumbangsih pada kesejahteraan masyarakat. Melalui program ini, Bank BRI KC Kebayoran Baru menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak yatim yang membutuhkan dukungan.

“Kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, khususnya memberikan bntuan kaum dhuafa dan masyarakat tidak mampu secara ekonomi. Kegiatan CSR kami, seperti berbagi sembako kepada anak yatim adalah salah satu cara untuk mewujudkan tanggung jawab sosial perusahaan,” ujar Aidil Adhisaputra, Pemimpin Cabang BRI Kebayoran Baru dalam siaran pers, Jumat (21/06/2024).Hendra menambahkan, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban anak yatim dan memberikan mereka harapan untuk masa depan yang lebih baik. “Program CSR akan terus dikembangkan sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan berkontribusi pada kesejahteraan bersama,” katanya.

Adapun pembagian sembaku kepada kaum duafa dan masyarakat kurang mampu tersebut dilakukan pada tanggal 4 Juni 2024 di dua tempat, yakni Jl. Ciledug Raya No. 74, RT 8/RW11, Cipulir, Kebayoran Lama dan Jl. Dpr 1 Blok B-1 No 120, RT12/RW 5, Rawajati, Pancoran. Penyerahan langsung dilakukan oleh Aidil Adhisaputra, Pemimpin Cabang BRI Kebayoran Baru dan Arya Cakra Wijaya selaku perwakilan dari Yayasan Baitalmal Amanah Sejahtera.

Bantuan sembako yang diberikan antara lain berupa paket sembako yang terdiri dari 2 liter minyak goreng, 1 kiloggram gula pasir. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI dan Yayasan Baitalmal Amanah Sejahtera yang telah memperhatikan kebutuhan kami. Semoga sembako yang didapatkan ini bisa memberikan manfaat serta bantuan sembako dapat terus diadakan,” harap Ahmad, salah satu penerima bantuan. ***

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
04/06/2026 14:51 WIB
Krom Bank Catat 1 Juta Rekening Hingga DPK Tembus Rp10 Triliun
Selain mencatat pertumbuhan jumlah rekening dan DPK, Krom juga menyatakan mampu mempertahankan profitabilitas secara konsisten sejak beroperasi sebagai bank digital.
 
Nasional
04/06/2026 14:00 WIB
Pemerintah Klim Penerimaan Pajak Mei 2026 Tumbuh 22%
Lonjakan penerimaan itu turut mendorong keseimbangan primer bulan Mei kembali ke zona positif.
 
Nasional
04/06/2026 11:21 WIB
Glodok Sentra Elektronik "Hidup Segan Mati Tak Mau" 
Para pedagang mengeluhkan pembeli yang semakin hilang membuat omzet penjualan turun drastis dan tidak sebesar seperti dahulu saat masih ramai, meski mereka kini mengandalkan pelanggan langganannya.
 
Nasional
03/06/2026 18:32 WIB
Mantan Kepala BGN Dadan Hidayana Resmi Ditahan Kejaksaan Agung
Hingga berita ini ditulis, Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum Dadan Hindayana maupun materi pemeriksaan yang dijalani.
 
Nasional
03/06/2026 15:51 WIB
Grup Lippo (MPPA) Pastikan Tak Ada Gerai Tutup Akibat Koperasi Merah Putih
MPPA juga menegaskan belum menemukan dampak material terhadap wilayah operasional maupun kinerja gerainya akibat kehadiran KDMP.
 
Nasional
03/06/2026 15:15 WIB
Pefindo Tarik Peringkat Utang BRI (BBRI) idA1+.
Seiring dengan pelunasan penuh atas instrumen tersebut, PEFINDO resmi menarik peringkat idA1+ yang sebelumnya disematkan pada Surat Berharga Komersial Berkelanjutan I BRI Tahun 2025 Tahap I Seri C.
 
Nasional
03/06/2026 14:32 WIB
Biaya Material Bangunan Melonjak Pasokan Rumah Subsidi Berpotensi Terancam
Kenaikan harga besi, baja, dan bahan bakar minyak (BBM) mendorong pengembang menyuarakan usulan agar pemerintah mengerek harga rumah subsidi yang dinilai sudah tidak relevan.
Telkomsel