RM
Selasa, 29 Oktober 2019 - 18:57 WIB

Kolaborasi Bersama Pemkab Sumedang, Telkomsel Siap Dukung Penerapan Smart City

Kerjasama antara Telkomsel dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) meliputi penerapan teknologi digital untuk mendukung upaya pembangunan kabupaten ini dengan menguatkan ekosistem perkotaan berbasis konsep Smart City.Foto/Dok-Telkomsel/ECONOMICZONE
Kerjasama antara Telkomsel dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) meliputi penerapan teknologi digital untuk mendukung upaya pembangunan kabupaten ini dengan menguatkan ekosistem perkotaan berbasis konsep Smart City.Foto/Dok-Telkomsel/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Dalam mengakselerasikan negeri, Telkomsel terus berupaya membangun dan mengembangkan ekosistem digital di Indonesia hingga penjuru negeri. Kali ini Telkomsel berkolaborasi bersama  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang melalui penandatangan nota kesepahaman kedua belah pihak dalam penerapan teknologi masa depan untuk mendukung upaya pembangunan kabupaten ini dengan menguatkan ekosistem perkotaan berbasis konsep Smart City. 

Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini mengatakan, “Telkomsel terus bergerak maju mengakselerasikan negeri melalui berbagai dukungan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur lapisan masyarakat. Saat ini bersama Pemkab Sumedang, Telkomsel hadir untuk berkolaborasi dalam memanfaatkan teknologi berbasis digital guna  mendorong terwujudnya smart city  di wilayah Sumedang melalui pengembangan ekosistem edukasi dan ekonomi berbasis teknologi melalui peningkatan mutu  dan jenis layanan pemerintah dan  sumber daya manusia setempat.”

Lebih lanjut Emma menambahkan, sebagai digital telco company Telkomsel memiliki berbagai sarana dan prasarana teknologi digital yang sangat berguna untuk mendukung pemerintah daerah dalam melakukan peningkatan mutu dan jenis layanan publik untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakatnya

“Telkomsel dan jajaran Pemkab berhasil mengindentifikasi berbagai tantangan serta kebutuhan di Sumedang sehingga diharapkan bersama kami dapat menghadirkan solusi dan layanan teknologi yang tepat guna”, jelas Emma.

Untuk mengakselerasi perwujudan smart city di Sumedang, Telkomsel telah menyiapkan berbagai solusi dan layanan digital yang dapat diimplementasikan di pemerintahan Sumedang, seperti solusi pengelolaan pajak, kesehatan, analisis media, keamanan, dan lain-lain. 

Untuk mendukung ekonomi kerakyatan berbasis digital, Telkomsel menghadirkan layanan 99% Usahaku bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Sumedang. 99% Usahaku merupakan sebuah platform layanan berbasis aplikasi untuk membantu pelaku bisnis UMKM melalui berbagai konten pembelajaran (digital learning, artikel informasi bisnis, cerita sukses), fitur forum komunikasi antar pelaku UMKM, ragam solusi layanan UMKM dari Telkomsel Enterprise, serta akses cakupan pasar yang lebih luas guna meningkatkan kapasitas penjualan. 

“Dukungan ini diharapkan dapat membantu mengakselerasi potensi ekonomi Sumedang, mengingat sektor UMKM merupakan salah satu sarana terpenting untuk penyerapan tenaga kerja dan pemerataan ekonomi masyarakat menengah ke bawah”, jelas Emma.

Inisiatif lain yang dihadirkan Telkomsel bagi warga Sumedang melalui sinergi program Corporate Social Responsibilty (CSR) Telkomsel Baktiku Negeriku, yaitu sebuah program pendampingan wilayah pedesaan Indonesia melalui penyediaan akses informasi dan pemberdayaan masyarakat berbasis digital. Baktiku Negeriku  telah diadakan pada tanggal 25 – 26 Oktober 2019 di Desa Bojong Loa, Kabupaten Sumedang. Selama dua hari Telkomsel hadir untuk menanamkan gerakan peduli lingkungan (green movement) serta memberikan edukasi kewirausahaan, literasi keuangan juga pemasaran digital, melalui pemanfaatan platform aplikasi digital yang diberi nama Baktiku Negeriku. Selain itu, Telkomsel juga menyediakan fasilitas digital center yang berisi perangkat komputer beserta akses broadband yang dapat dimanfaatkan oleh warga desa untuk mengakses  informasi melalui jaringan internet. 

Selain fokus mengakselerasi potensi UMKM di Sumedang, kolaborasi Telkomsel dan Pemkab Sumedang juga bertujuan untuk menekan angka prevalensi stunting (kerdil) di Sumedang. Telkomsel mendukung upaya ini dengan menyediakan tablet phone dengan aplikasi edukasi kesehatan yang akan digunakan perwakilan desa untuk mendapatkan informasi terkait penanganan dan pencegahan stunting. 

Dengan didukung lebih dari 820 BTS di Kabupaten Sumedang, termasuk 324 BTS 4G, jaringan Telkomsel akan siap melayani kebutuhan komunikasi dan akses broadband masyarakat Sumedang, sekaligus mengakselerasi adopsi ekosistem digital di Sumedang.

Pembangunan jaringan Telekomunikasi yang prima menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung smart city. Pembangunan infrastruktur Telekomunikasi BTS di wilayah ini juga meningkat 12.5% dibandingkan dengan tahun 2019. Pemanfaatan layanan broadband di wilayah Sumedang pun meningkat hingga 55% dibanding tahun lalu. Hal ini menunjukan keseriusan Telkomsel dalam melayani serta mengembangkan ekosistem digital masyarakat di Kabupaten Sumedang.

”Ke depannya Telkomsel akan terus menghadirkan berbagai pemanfaatan teknologi digital yang mendukung kemajuan masyarakat di Kabupaten Sumedang, yang juga menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dalam membangun tentu Telkomsel tidak bisa sendiri, kami perlu menggandeng berbagai stakeholder untuk berkolaborasi dengan baik.” Ungkap Emma.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
19/06/2026 18:25 WIB
InJourney  Tahun Ini Akan Merombak Bandara Minangkabau Dari Empat Lainnya Untuk Meningkatkan Kualitas
Keempat bandara yang tengah dalam masa pengembangan antara lain Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Minangkabau Padang dan Bandara Depati Amir Pangkalpinang.
 
Nasional
19/06/2026 17:56 WIB
Kemenperin Mendukung Penuh Kesiapan AMDK Memberlakukan SNI
Upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan teknis kepada pelaku industri, penguatan pemanfaatan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), serta peningkatan sinergi dengan asosiasi industri di daerah.
 
Nasional
19/06/2026 16:54 WIB
Produsen Tahu-Tempe Keluhkan Subsidi Kedelai Yang Masih Tergantung Dari Impor
Mengutip situs resmi Kementerian Pertanian (Kementan), kebutuhan kedelai nasional tahun 2026 diproyeksikan mencapai 2,7 juta ton. Sekitar 95 persen atau 2,6 juta ton harus dipenuhi dari impor.
 
Nasional
19/06/2026 16:06 WIB
Akibat Gangguan Pasokan, PLN Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa
Dalam pengumuman resminya, PLN menyebut pengurangan beban dilakukan karena adanya penurunan kapasitas suplai listrik yang berasal dari kendala teknis pada pembangkit.
 
Bisnis
19/06/2026 09:00 WIB
DBS Treasures Catat Pertumbuhan NPAT 289 Persen di Tengah Ketidakpastian Pasar
DBS Treasures catat NPAT melesat 289% YoY hingga Mei 2026 meski IHSG terkoreksi 30%. Strategi wealth management personal dan akses emas global jadi kuncinya
 
Nasional
18/06/2026 13:58 WIB
Kinerja Kuartal I Solid, BEST Optimistis Laba Tumbuh Dua Digit
Selain itu juga ditetapkan tidak adanya pembagian dividen untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
 
Nasional
18/06/2026 13:31 WIB
UOB Indonesia Wujudkan Babak Baru di Tanah Air Melalui Transformasi UOB Plaza
Transformasi ini merupakan bagian dari visi regional UOB untuk meningkatkan pengalaman nasabah dan lingkungan kerja di seluruh ASEAN.
Telkomsel