Endang Muchtar
Kamis, 06 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.

Karyawan mengamati pergerakan indeks di salah satu sekuritas di Jakarta ,Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Karyawan mengamati pergerakan indeks di salah satu sekuritas di Jakarta ,Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - IHSG kembali dibuka menguat pada perdagangan Kamis (6/8). Penguatan ini didukung oleh sentimen global yang membaik serta kondisi ekonomi Indonesia yang dinilai tetap solid.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 31,55 poin atau 0,50% ke level 6.382,69 pada awal perdagangan. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp287,5 miliar dengan volume 589,8 juta saham dalam 47.700 kali transaksi.

Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga. Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpeluang menguji kisaran 6.370–6.400, didukung sentimen positif dari dalam dan luar negeri serta prospek ekonomi domestik yang tetap kuat. Dirangkum dari beberapa sumber.

Menguatnya rupiah dan IHSG secara bersamaan menunjukkan meningkatnya minat investor terhadap aset domestik. Stabilnya nilai tukar turut memberikan ruang bagi pelaku pasar untuk kembali melakukan akumulasi saham, terutama pada sektor-sektor yang sensitif terhadap pergerakan kurs.

Pada perdagangan pagi, indeks saham unggulan LQ45 juga menguat 2,99 poin atau 0,47 persen ke level 636,98. Kenaikan ini mengindikasikan saham-saham berkapitalisasi besar mulai menjadi incaran investor seiring membaiknya sentimen pasar.

Meski demikian, penguatan tersebut masih tergolong terbatas. Pelaku pasar tetap mewaspadai sejumlah faktor eksternal, seperti arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed), pergerakan imbal hasil obligasi AS, serta dinamika geopolitik global yang masih berpotensi memicu volatilitas.

Dari sisi domestik, penguatan rupiah ke kisaran Rp17.911 per dolar AS memberikan sentimen positif bagi pasar saham karena dapat meredakan tekanan terhadap emiten yang memiliki kewajiban dalam mata uang asing. Selain itu, stabilitas nilai tukar juga menjadi indikator penting dalam menjaga kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional.

Apabila tren penguatan rupiah mampu bertahan dan tidak diikuti gejolak baru dari pasar global, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada sesi perdagangan berikutnya. Namun, investor diperkirakan tetap akan bergerak selektif sambil mencermati perkembangan sentimen eksternal dan data ekonomi yang akan dirilis dalam beberapa hari ke depan.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/11/2026 18:17 WIB
Telin Dinobatkan Perusahaan Wholesale Terbaik di Asia dalam Telecom Review Excellence Awards 2026
Apresiasi atas inovasi kabel bawah laut dan pengembangan bisnis konektivitas wholesale Telin, sejalan dengan kontribusinya dalam perkembangan pasar di industri ICT Global
 
Nasional
05/11/2026 19:14 WIB
Dukung Akurasi Informasi Penerbangan, Telkom University dan AirNav Kenalkan NOTAM Berbasis AI di AS
Pengembangan inovasi teknologi AI LLM dorong efisiensi industri penerbangan
 
Nasional
05/11/2026 17:10 WIB
Metranet Hadirkan Executive Dashboard Berbasis AI, Dukung Efektivitas Operasional DPR RI
Optimalisasi teknologi AI, big data, dan analitik media sosial, untuk menunjang kebutuhan informasi dalam fungsi legislasi
 
Nasional
04/11/2026 15:07 WIB
Telkom Dukung Try Out TKA 2026 di Banten, Fasilitasi 84.000 Peserta dari 570 Sekolah
Melalui PIJAR, Telkom menghadirkan dukungan asesmen digital dengan fitur pengawasan untuk membantu sekolah memantau pelaksanaan ujian
 
Nasional
03/11/2026 20:08 WIB
UMKM Binaan Telkom Jaring Peluang Bisnis di 18 Negara melalui TEI 2026
Himpun prospek pembeli, termasuk calon mitra internasional, untuk memperluas akses pasar dan membuka peluang ekspor produk unggulan Indonesia
 
Nasional
03/11/2026 17:03 WIB
Telkom Kian Agresif Garap Pasar Enterprise, Digiserve Jadi Ujung Tombak Penggerak Pertumbuhan Baru
Beroperasi dengan nama badan hukum PT Telkom Solusi Indonesia, Digiserve fokus memperluas peluang bisnis melalui integrasi solusi B2B ICT TelkomGroup
 
Nasional
03/11/2026 14:59 WIB
Kapasitas Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Perluas Langkah Ekspansi Infrastruktur AI Indonesia
NeutraDC jajaki peluang pengembangan kapasitas hingga 1 GW di lokasi strategis untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan komputasi digital
Ad Placholder