Endang Muchtar
Rabu, 20 Mei 2026 - 14:12 WIB

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.743 per Dolar AS

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdaganga hari ini, Rabu (20/5/2026). Mata uang Garuda tercatat bergerak di zona merah sejak awal sesi perdagangan.

Rupiah dibuka melemah sebesar 37 poin atau sekitar 0,21 persen ke posisi Rp17.743 per dolar AS. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.706 per dolar AS.

Pelemahan ini menunjukkan tekanan di pasar valuta asing masih berlanjut pada perdagangan hari ini. Pelaku pasar dinilai masih mencermati berbagai sentimen global yang memengaruhi arah pergerakan mata uang, termasuk stabilitas dolar AS di pasar internasional.

Untuk perdagangan hari ini, pergerakan nilai tukar rupiah diproyeksikan masih akan fluktuatif namun rentan mengalami tekanan lanjutan akibat penguatan indeks dolar AS yang terjadi pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Di sisi lain, tensi geopolitik di Timur Tengah sedikit mereda setelah Donald Trump menunda rencana serangan militer terhadap Iran guna membuka ruang negosiasi terkait kesepakatan nuklir. Langkah ini meredam kekhawatiran pasar atas penutupan Selat Hormuz yang merupakan jalur strategis.

Dari dalam negeri, tekanan terhadap nilai tukar rupiah disebut mulai menguji ketahanan pangan nasional. Tingginya ketergantungan Indonesia terhadap komoditas pangan impor berpotensi mempercepat transmisi pelemahan kurs menjadi inflasi riil di tingkat konsumen pada semester II/2026.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
Luke Vickery Resmi WNI: Bakal Seperti Apa Wajah Baru Timnas Indonesia Racikan John Herdman?
Prosesi pengambilan sumpah dan janji Luke Vickery sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), dipimpin langsung Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas.
 
Nasional
4 jam yang lalu
Pembangunan Tahap II IKN Terus Berjalan, Otorita IKN Lakukan Evaluasi Berkala
Pembangunan IKN didukung melalui tiga skema pembiayaan, yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dilaksanakan oleh Kementerian, APBN yang dilaksanakan melalui mekanisme Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dan investasi swasta.
 
Nasional
4 jam yang lalu
Menko Airlangga: Indonesia Jadi Anggota Pendiri WAICO untuk Atasi Ketimpangan AI Dunia.
Keikutsertaan Indonesia dalam deklarasi organisasi ini merupakan wujud komitmen dalam memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan dan tata kelola kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).
 
Nasional
6 jam yang lalu
Ubed Tembus 16 Besar Japan Open pada Debut Super 750, Cermin Konsistensi Pembinaan Atlet Muda PBSI bersama BNI
Pebulu tangkis muda Indonesia Moh. Zaki Ubaidillah atau Ubed melaju ke babak 16 besar Japan Open 2026
 
Nasional
17 jam yang lalu
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih dan perbaikan kualitas aset pada semester I/2026
 
Nasional
20 jam yang lalu
BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan
BNI membawa tiga usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor untuk mengikuti Korea Import Expo 2026
 
Nasional
23 jam yang lalu
Kolaborasi Generasi Muda dan Kementerian Kehutanan Jaga Kelestarian Hutan di Era Pembangunan IKN
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Balai P2SDM Wilayah V Samarinda
Ad Placholder