Endang Muchtar
Selasa, 09 Agustus 2022 - 18:06 WIB

Mirae Asset Sekuritas: Pasar IPO Akan Ramai Hingga Akhir Tahun ketika Penguatan IHSG Tertahan

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai prospek penerbitan saham ataupun obligasi baru oleh korporasi di dalam negeri hingga akhir tahun akan tinggi mengingat momentum mendekati persiapan politik menjelang pemilu 2024.

Mukti Wibowo Kamihadi, Deputy Director Investment Banking Mirae Asset Sekuritas, mengatakan minat tinggi tersebut tercermin dari penjaminan emisi yang berpotensi dia dan tim tangani hingga akhir tahun yang masih terbuka lebar.

“Sampai akhir tahun, kami perkirakan Mirae Asset Sekuritas masih dapat menangani penjaminan emisi 11-12 perusahaan dengan beberapa perusahaan lain yang sudah ada di pipeline [prosesnya sedang berjalan]. Tahun ini, kami prediksi [jumlah penjaminan emisi] masih bisa lebih tinggi dari 2021,” ujar Bowo dalam acara Media Day: August 2022 by Mirae Asset Sekuritas, 9 Agustus 2022. 

Dalam pemaparannya, Bowo mengatakan sejak awal tahun Mirae Asset Sekuritas sudah bertindak sebagai penjamin emisi dalam penerbitan saham empat perusahaan serta penerbitan efek utang oleh dua perusahaan. 

Di semester I/2022, ada dua perusahaan yang menggunakan jasa Mirae Asset Sekuritas dalam menggalang dana dari penerbitan saham yaitu PT Adhi Karya Commuter Properti Tbk (ADCP) dan PT Arkora Hydro Tbk (ARKO). 

Pada paruh pertama 2022, ada dua perusahaan yang memanfaatkan jasa penjaminan emisi efek utang Mirae Asset Sekuritas yaitu PT Indah Kiat Pulp & Papers Tbk (INKP) dan PT PP Property Tbk (PPRO). Penerbitan efek utang kedua perusahaan bernilai lebih dari Rp 3,5 triliun.

Dua perusahaan lain yang IPO-nya menggunakan jasa Mirae Asset Sekuritas yaitu PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) dan PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk (TOOL) yang baru mencatatkan sahamnya di papan bursa pada 8 dan 9 Agustus. Total emisi keempat perusahaan yang menggelar IPO saham tahun ini tersebut lebih dari Rp 545 miliar.

Tahun lalu, Bowo menjelaskan bahwa perusahaan mendapatkan predikat sebagai penjamin emisi teraktif karena sudah menangani IPO saham delapan perusahaan yaitu PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP), PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE), dan PT Caturkada Depo Bangunan Tbk (DEPO). 

Lima perusahaan lain adalah PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS), PT Trimegah Karya Utama Tbk (UVCR), PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX), PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) dan PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS). 

Pada kurun waktu 2017-2022, Mirae Asset Sekuritas sudah membantu IPO saham senilai Rp 3,93 triliun dan penjaminan obligasi/sukuk Rp 16,19 triliun. Selain itu, beberapa aksi korporasi yang ditangani perusahaan efek berkode YP itu adalah penawaran umum terbatas (rights issue) senilai Rp 9,11 triliun dan negotiable certificate of deposit (NCD) senilai Rp 8,01 triliun pada periode yang sama. 

Terkait dengan pasar saham, Nafan Aji Gusta, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, memprediksi pasar saham serta animo perusahaan menggelar IPO akan tinggi menjelang tahun pemilu. Meskipun demikian, dalam jangka pendek, inflasi dan tren kenaikan suku bunga masih akan menjadi sentimen penahan potensi kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

“Kami memprediksi inflasi dunia yang tinggi masih akan menekan pasar saham global dan domestik dalam jangka pendek. Untuk jangka waktu menengah hingga akhir tahun, tren pasar saham masih baik karena Indonesia didukung faktor fundamental dan makroekonomi yang solid.” 

Martha Christina, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, memprediksi di tengah tekanan makroekonomi jangka pendek tersebut, secara teknikal IHSG masih akan tertekan dengan kisaran 6.765. 

“Jika sentimen pasar tidak mendukung, maka IHSG berpotensi melanjutkan koreksi ke arah 6.539,” ujar Martha.

Dia menyatakan sektor pilihan bulan ini adalah sektor keuangan, energi, dan industri. Untuk sektor keuangan, Mirae Asset Sekuritas memilih PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). 

Di sektor energi, tiga produsen batu bara yang menjadi pilihan yaitu PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT Indika Energy Tbk (INDY). Untuk perusahaan di sektor industri, ada dua saham pilihan yaitu PT Astra International Tbk (ASII) dan PT United Tractors Tbk (UNTR). 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
15/06/2026 08:49 WIB
Menuju Marathon Kelas Dunia BTN Jakim 2026 Tembus 45 Ribu Peserta
Tingginya partisipasi peserta tidak hanya menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari, tetapi juga mempertegas posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism yang makin diperhitungkan di tingkat internasional.
 
Nasional
15/06/2026 05:29 WIB
Dukung Kampanye Go Green di Lingkungan Sekolah, Bank Mandiri Taspen Serahkan Bantuan Mesin Air Siap Minum ke SMA Dharma Wanita 1 Pare
Bank Mandiri Taspen menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa mesin air minum gratis siap konsumsi senilai Rp 42,4 juta untuk SMA Dharma Wanita 1 Pare
 
Nasional
14/06/2026 16:41 WIB
Denny JA Nyatakan Lahirnya Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Gagasan tersebut disampaikan dalam esainya berjudul Datangnya Kapitalisme Algoritma dan Cikal Bakal Lahirnya Kelas Baru: Pekerja Digital yang Rentan (DVC) yang dipublikasikan melalui Facebook Denny JA’s World.
 
Nasional
13/06/2026 14:00 WIB
CIMB Niaga Dukung Bulan Literasi Keuangan OJK 2026
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan CIMB Niaga terhadap Bulan Literasi Keuangan OJK 2026 sekaligus upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan sejak dini.
 
Nasional
13/06/2026 13:38 WIB
CIMB Niaga Dukung Bulan Literasi Keuangan OJK 2026 melalui Program Tour de Bank
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari SDN Kreo 7, SDN Larangan 1, SDN Peninggilan 03, SDN Kreo 1, dan SDN Larangan 6.
 
Nasional
12/06/2026 19:33 WIB
Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026
Bank Jakarta kembali hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI Jakarta pada Jakarta Fair 2026 yang berlangsung dari 11 Juni s/d 12 Juli 2026 di JI Expo Kemayoran
 
Nasional
12/06/2026 19:29 WIB
Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026
Bank Jakarta berkolaborasi bersama BliBli hadirkan engagement store di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI Jakarta pada Jakarta Fair 2026 yang berlangsung dari 11 Juni s/d 12 Juli 2026 di JI Expo Kemayoran
Telkomsel