Gilbert Sem Sandro
Senin, 15 Maret 2021 - 14:04 WIB

Kementerian BUMN Hadirkan Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONE
Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Pemda DKI, dan Indonesia Healthcare Corporation untuk melakukan Sentra Vaksinasi bagi masyarakat lanjut usia (Lansia) dan pelayan publik (frontliner BUMN).

Koordinator Program Management Office (PMO) Komunikasi Publik Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPPEN) Arya Sinulingga mengatakan, kedua kelompok penerima vaksin tersebut hanya bisa mendaftar vaksinasi di Istora Senayan jika memiliki KTP DKI Jakarta.

"Ini untuk meluruskan, bahwa Sentra Vaksinasi yang dilakukan oleh Kementerian BUMN itu adalah untuk pegawai publik dan lansia yang terdata di DKI Jakarta," ujar Arya, Senin (15/1/2021).

Sekitar lima ribu kuota pendaftar akan vaksin setiap hari. Program ini akan dilaksanakan secara berturut-turut selama empat bulan secara bertahap, dimulai sejak Senin (9/3/2021).

Lebih lanjut Arya menegaskan bahwa, Sentra Vaksinasi Covid-19 tidak diperuntukan untuk yang bukan pegawai publik dan non-lansia. Sebab, sepekan terakhir beredar kabar Hoax yang di buat oleh pihak-pihak tertentu terhadap upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk melakukan vaksinasi yang mengutamakan pelayan publik dan lansia.

"Jadi ini adalah hoax yang tersebar dan perlu diluruskan. Supaya, jangan sampai ada yang mencoba membuat cara-cara yang tidak benar, membuat (program) vaksinasi kita menjadi berantakan," tegas Arya.

Berikut ini tata cara vaksinasi Covid-19 di Sentra Vaksinasi Bersama BUMN:

1. Melakukan pendaftaran pada tautan (link) formulir pendaftaran pada akun instagram @sentravaksinasibersamabumn. Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi nomor yang tertera pada akun tersebut untuk mengetahui informasi teknis kegiatan vaksin (sertifikat & jadwal vaksin). Contat center yang dapat dihubungi adalah 081315815112 dan 081215815081.

2. Sebelum Hari H, undangan akan dikirimkan ke peserta visa WA/SMS.

3. Peserta mengakses link cosmic dan menjawab pertanyaan. Setelah itu, peserta akan mendapatkan barcode dan jadwal vaksinasi.

4. Peserta datang ke lokasi sesuai jadwal dan mengambil nomor antrean.

5. Di meja registrasi, peserta dapat memindai barcode pada self assesment. Jika belum, maka hasil assesment dapat dicetak di lokasi.

6. Peserta akan diperiksa kondisi kesehatannya sebelum mendapatkan vaksinasi. Pada tahapan ini, tim medis akan menentukan apakah peserta bisa mendapatkan vaksinasi atau harus ditunda berdasarkan kondisi kesehatannya.

7. Apabila lolos pemeriksaan kesehatan, maka peserta akan langsung menuju meja vaksinasi untuk disuntik vaksin Covid-19.

8. Setelah dilakukan vaksinasi, peserta akan diobservasi selama 30 menit untuk memastikan tidak ada efek samping usai divaksin.

9. Jika hasil observasi selama 30 menit menunjukkan tidak ada efek samping, maka peserta akan mendapatkan sertifikat vaksin.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
22/04/2021 12:27 WIB
ASABRI Peduli Kupang
Kakancab PT ASABRI (Persero) Kupang Petrus S Sirait menyerahkan bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara simbolis kepada Komandan Detasemen Kesehatan Wilayah (Dandenkesyah) 09.04.01 Kupang Letkol Ckm dr. Agus Saptiady di Denkesyah 09.04.01 Kupang dan penyerahan…
 
Nasional
16/04/2021 16:28 WIB
Resmikan Program Pembatik, Nadiem Makarim Ajak Guru Ikuti Pendidikan Era Digital
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim meresmikan program Pembelajaran Berbasis TIK atau (PembaTIK) tahun 2021.
 
Nasional
13/04/2021 21:34 WIB
Kapolri Listyo Sigit Resmikan Aplikasi Presisi Nasional
apolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan pelayanan perpanjang Surat Izin mengemudi (SIM) melalui online, yaitu aplikasi Presisi Nasional atau Sinar.
 
Nasional
13/04/2021 21:30 WIB
Kementerian PAN RB Berlakukan Jam Kerja Baru Bagi ASN
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) resmi memberlakukan jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan Ramadan 1442 Hijriah.
 
Nasional
12/04/2021 20:38 WIB
Resmi : 1 Ramadan 1442 Hijriah Jatuh Pada Selasa 13 April 2021
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan, 1 Ramadan 1442 Hijriah jatuh pada Selasa 13 April 2021.
 
Nasional
12/04/2021 18:44 WIB
Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Idul Fitri 2021
Pemerintah melalui memastikan stok pangan selama Ramadan aman hingga Hari Raya Idul Fitri 2021.
 
Nasional
07/04/2021 15:25 WIB
Jokowi Terbitkan Perpres Nomor 19, TMII Diambil Alih Negara
"Presiden telah menerbitkan Perpres nomor 19 Tahun 2021 tentang TMII. Yang di dalamnya mengatur penguasaan dan pengelolaan TMII dilakukan oleh Kemensetneg," ujar Menteri Sekretaris
Telkomsel