Roni Mawardi
Selasa, 28 April 2026 - 18:46 WIB

Sebanyak 15 Orang Meninggal Dari 86 Korban Akibat Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi

Foto/dok BPBD Jakarta/ECONOMICZONE
Foto/dok BPBD Jakarta/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Korban meninggal dunia akibat tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/04) malam, bertambah menjadi 15 orang.

"Total korban 91 orang dengan rincian korban hidup 76 orang dan korban meninggal dunia 15 orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, kepada wartawan, Selasa (28/04).

Dari 15 korban tewas, 10 di antaranya dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Adapun 84 korban luka-luka tengah dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan.

Mereka antara lain dirawat di RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.Semua korban meninggal dan luka-luka adalah berjenis kelamin perempuan yang merupakan penumpang KRL.

Hal ini karena rangkaian KRL yang paling terdampak adalah gerbong khusus perempuan.

Sementara itu seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang sudah dievakuasi dalam kondisi selamat.Proses evakuasi korban yang terhimpit di dalam gerbong KRL akibat kecelakaan itu dinyatakan selesai pada Selasa (28/04), kata Basarnas.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii memastikan tidak ada korban yang masih terjebak dalam rangkaian kereta.

"Saya pastikan sudah tidak ada korban yang kita temukan," kata Syafii dalam jumpa pers di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/04).

"Pukul 08.00 WIB operasi evakuasi sudah selesai. Seluruh Tim SAR kita sudah kembalikan ke homebase masing-masing," tambahnya.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan duka dan permohonan maaf kepada pelanggan.

"Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Kami memahami kesedihan yang dirasakan keluarga, dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penanganan berjalan dengan baik," ujarnya.

Menurutnya, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
13/10/2026 08:04 WIB
Telkom University Terus Berkoordinasi dalam Proses Pencarian Mahasiswa Maisha Aurelia Rafif
Telkom University dukung upaya pencarian bersama keluarga dan pihak berwenang
 
Nasional
12/10/2026 19:00 WIB
Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti
Penataan portofolio bisnis secara terukur dan berlandaskan tata kelola yang baik menjadi pijakan transformasi TelkomGroup menuju pertumbuhan berkelanjutan
 
Nasional
12/10/2026 14:56 WIB
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026, TelkomGroup Siagakan Infrastruktur Digital Berkapasitas Tinggi
InfraNexia siapkan kapasitas backbone hingga 600 Gbps di sejumlah titik kritikal untuk menjamin kelancaran operasional acara
 
Nasional
09/10/2026 16:51 WIB
Telkom Ungkap Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026
Melalui Telkom Solution, Telkom mempertemukan kapabilitas teknologi dan kolaborasi lintas sektor guna mendorong pemanfaatan AI yang berdampak bagi bisnis
 
Nasional
08/10/2026 16:16 WIB
Dicari: Technopreneur dengan Inovasi AI Berdampak bagi Indonesia! Telkomsel Kembali Gelar Program Impact Incubator NextDev ke-12
Pendanaan perusahaan digital rintisan di Indonesia tercatat menurun 94,8% sepanjang 2021–2025, sementara Indonesia baru memperoleh sekitar 4% dari pendanaan AI di Asia Tenggara.
 
Nasional
07/10/2026 17:46 WIB
Pulihkan Pembelajaran Pascagempa Manggarai, Telkom Hadirkan Fasilitas Belajar dan Konektivitas Digital
Perkuat kapasitas guru dan dukung pemulihan siswa melalui pendampingan serta fasilitas pembelajaran yang aman dan suportif
 
Nasional
07/10/2026 12:25 WIB
Erick Thohir Nilai Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 Penting untuk Persiapan Timnas ke Piala Dunia
Ketum PSSI Erick Thohir menambahkan bahwa bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar harus memiliki semangat juang yang tinggi untuk meningkatkan sepak bola tanah air.
Ad Placholder