Gilbert Sem Sandro
Kamis, 09 Juli 2020 - 17:22 WIB

Maria Pauline Lumowa Buronan Kasus Pembobolan Bank BNI, Tiba di Indonesia

Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONE
Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Maria Pauline Lumowa, buronan kasus pembobolan Bank BNI sebesar Rp1,7 triliun pada 2003 lalu, tiba di Gedung VIP Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Kamis siang (9/7/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.

Maria tiba dengan keadaan kedua tangan diborgol, dan mengenakan pakaian tahanan oranye, serta rambut yang ditutup dengan bandana. Saat memasuki ruangan VIP untuk melalukan Rapid Test, tersangka yang buron sejak 17 tahun yang lalu tersebut, mendapat pengawalan ketat dari petugas Bareskrim Polri serta petugas Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

Kemudian dalam Konferensi Persnya Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mengatakan bahwa, Delegasi yang dipimpinnya saat berkunjung ke Serbia, sukses menyelesaikan proses ekstradisi terhadap buronan pelaku pembobolan Bank BNI yaitu Maria Pauline Lumowa dari negara tersebut.

"Keberhasilan menuntaskan proses ekstradisi ini tak lepas dari diplomasi hukum dan hubungan baik kedua negara. Selain itu, proses ekstradisi ini juga menjadi buah manis komitmen pemerintah dalam upaya penegakan hukum yang berjalan panjang," ujar Yasonna, Kamis(9/7/2020).

Yasonna juga menambahkan, Maria akan langsung diserahkan ke pihak kepolisian setelah menjalani pemeriksaan tes kesehatan atau Rapid Test terkait Covid-19, sesuai protokol kesehatan bagi mereka yang bepergian atau datang dari luar negeri.

"Dia sudah mendapat surat keterangan sehat dari Pemerintah Serbia, tapi kita tes lagi disini untuk memastikan kesehatannya. Lalu setelah ini, kami akan langsung kirim ke Bareskrim Polri," lanjut Yasonna.

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD yang juga hadir dalam Konfrensi Pers menjelaskan, Pemerintah Indonesia akan menjamin hak-hak Maria selama proses hukum berjalan.

"Hukum akan memperlakukan dia dengan baik, akan memperhatikan hak-hak asasinya. Bantuan hukum akan tetap diberikan," tambah Mahfud.

Namun Maria Pauline telah menyatakan telah memiliki kuasa hukum tersendiri dari Kedutaan Besar Belanda di Jakarta. Dan diketahui, Maria juga telah berkewarganegaraan Belanda sejak melarikan diri dari Indonesia.

Mahfud juga mengapresiasi kerja sama hukum dengan Pemerintah Serbia. Ia mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Serbia yang telah mengabulkan permintaan ekstradisi Maria Pauline ke Indonesia.

"Atas nama Pemerintah Indonesia, saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Serbia. Betapa baiknya kerja sama yang dilakukan atas bantuan serta fasilitas yang diberikan Presiden Serbia, sehingga buronan ini bisa kita bawa," tutup Mahfud MD.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
14/04/2026 19:48 WIB
AI Percepat Digitalisasi Bisnis, Tapi Juga Serangan Siber
Perkembangan artificial intelligence (AI) kini semakin mempercepat transformasi digital di berbagai sektor industri
 
Nasional
14/04/2026 13:34 WIB
Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif di IKN Nusantara Dijadwalkan Rampung 2027-2028
Hal ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan target penyelesaian pada 2027–2028.
 
Nasional
11/04/2026 18:52 WIB
BINUS University Luncurkan Program Doktor Akuntansi, Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI
BINUS University meluncurkan program doktor terbaru, Doctor of Accounting Science (DAS), sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan pendidikan berkelas dunia
 
Nasional
09/04/2026 14:07 WIB
Prabowo Resmikan Perakitan Kendaraan Listrik VKTR Massal Beroperasi pada2028
Melihat perkembangan itu, pemerintah pun memutuskan untuk tidak hanya menjadi regulator, tetapi juga pelaku industri.
 
Industri
08/04/2026 13:11 WIB
Kabar Baik, Daikin Resmi Perpanjang Masa Garansi AC hingga 5 Tahun
Daikin Indonesia resmi memperpanjang masa garansi AC Nusantara Prestige hingga 5 tahun untuk kompresor dan spare part, serta AC SkyAir. Berlaku mulai 1 April 2026 untuk pembelian sejak Januari 2026.
 
Nasional
07/04/2026 21:38 WIB
Bank Mandiri Taspen dan ASABRI Berikan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) Kepada Keluarga Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar
Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan, menyerahkan secara simbolis Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) kepada keluarga Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, anggota Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL Lebanon.
 
Nasional
06/04/2026 18:05 WIB
CIMB Niaga Finance Gelar RUPS Tahun Buku 2025, Pertahankan Pertumbuhan Kinerja di Tengah Dinamika Ekonomi
CNAF menutup tahun 2025 dengan performa keuangan yang terjaga. Perseroan berhasil membukukan Pendapatan sebesar Rp2,23 triliun, meningkat 9,31% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp2,04 triliun.
Telkomsel