Endang Muchtar
Senin, 06 April 2026 - 18:05 WIB

CIMB Niaga Finance Gelar RUPS Tahun Buku 2025, Pertahankan Pertumbuhan Kinerja di Tengah Dinamika Ekonomi

Foto/dok.CNAF/ECONOMICZONE
Foto/dok.CNAF/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance atau Perseroan) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada tanggal 06 April 2025 di Griya CIMB Niaga, Tangerang Selatan. Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2025 serta menerima baik laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris mengenai hasil pengawasan atas kinerja Direksi selama tahun buku 2025. 

RUPST juga memutuskan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2025, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan sesuai laporannya tanggal 11 Maret 2026dengan pendapat “Laporan Keuangan disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material”, posisi keuangan PT CIMB Niaga Auto Finance pada tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akutansi Keuangan di Indonesia.

Laporan keuangan tersebut telah dipublikasikan melalui surat kabar harian ekonomi Neraca pada tanggal 12 Maret 2026.

CNAF menutup tahun 2025 dengan performa keuangan yang terjaga. Perseroan berhasil membukukan Pendapatan sebesar Rp2,23 triliun, meningkat 9,31% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp2,04 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan Total Aset sebesar 6,04% menjadi Rp11,46 triliun, serta Total Aset Kelolaan yang juga tumbuh 3,93% menjadi Rp13,66 triliun.

Laba bersih CNAF di tahun 2025 tercatat sebesar Rp322,75 miliar dimana CNAF tetap menunjukkan performa yang resilien. Strategi Perseroan dalam menjaga kualitas aset membuahkan hasil yang luar biasa dengan diraihnya kenaikan peringkat dari Fitch Indonesia menjadi AAA. Peringkat tertinggi ini mencerminkan kemampuan agility dan manajemen risiko CNAF yang berada di level terbaik.

Presiden Direktur CIMB Niaga Finance, Ristiawan menyampaikan bahwa tahun 2025 merupakan periode yang penuh tantangan bagi Perseroan.

“Tahun 2025 adalah tahun yang penuh tantangan, CNAF berupaya untuk tetap mencatatkan kinerja yang positif meski market terkontraksi. Salah satu pencapaian utama CNAF di tahun 2025 adalah keberhasilan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas. 

Dinamika dan perlambatan pertumbuhan industri pembiayaan di tahun 2025 dirasakan oleh seluruh industri pembiayaan tidak hanya CNAF saja.

Namun, CNAF berhasil menjaga kinerja yang adaptif, resilien, dan kompetitif. CNAF berhasil membukukan total penyaluran pembiayaan baru tahun 2025 sebesar Rp9,25 triliun. Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi CNAF di industri.

Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya pangsa pasar pembiayaan kendaraan bermotor menjadi 6,11% yang juga tercermin dari aset kelolaan Perseroan yang tumbuh 3,93%,” ujar Ristiawan dalam RUPST CIMB Niaga Finance di Tangerang Selatan, Senin (06/4/2026).

Pada RUPST, para pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp129 miliar atau 40% dari laba bersih CIMB Niaga Finance tahun buku 2025. RUPST juga menyetujui penunjukan kembali Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan untuk mengaudit buku Perseroan untuk tahun buku 2026 dengan pertimbangan bahwa Kantor Akuntan Publik ini memiliki pengalaman dan track record yang baik serta juga merupakan Kantor Akuntan Publik yang digunakan oleh Induk Perusahaan.

Sejalan dengan komitmen pada tata kelola yang baik, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan kembali Dr. Rini Fatma Kartika. S. Ag., MH sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah

untuk masa jabatan tiga tahun kedepan untuk periode 2026 – 2029.

Dengan demikian, susunan Dewan Pengawas Syariah adalah sebagai berikut:

DEWAN PENGAWAS SYARIAH

Ketua : Prof. Dr. rer.nat. Jaenal Effendi. S.Ag.M.A.

Anggota : Dr. Rini Fatma Kartika. S. Ag., MH

Adapun keputusan lainnya yang dihasilkan RUPST CIMB Niaga Finance yaitu penetapan besarnya gaji atau honorarium, dan tunjangan lain bagi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan; Rencana Kerja Perseroan untuk tahun buku 2026 dan Laporan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan tahun 2026.

Menutup keterangannya, Ristiawan menegaskan optimisme Perseroan dalam menatap tantangan ke depan. “Kami optimis prospek usaha Perseroan pada 2026 akan semakin membaik walau terdapat tantangan makro ekonomi dan tantangan industri otomotif di tengah kondisi geopolitik global.

Kami senantiasa terus mengembangkan bisnis secara berkelanjutan dan bertanggung jawab dengan tetap mengedepankan aspek prudential dan penguatan customer experience dalam mencapai misi menjadi the most profitable multifinance di Indonesia,” tutupnya.

TAGS
  1. CNAF
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
13/10/2026 08:04 WIB
Telkom University Terus Berkoordinasi dalam Proses Pencarian Mahasiswa Maisha Aurelia Rafif
Telkom University dukung upaya pencarian bersama keluarga dan pihak berwenang
 
Nasional
12/10/2026 19:00 WIB
Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti
Penataan portofolio bisnis secara terukur dan berlandaskan tata kelola yang baik menjadi pijakan transformasi TelkomGroup menuju pertumbuhan berkelanjutan
 
Nasional
12/10/2026 14:56 WIB
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026, TelkomGroup Siagakan Infrastruktur Digital Berkapasitas Tinggi
InfraNexia siapkan kapasitas backbone hingga 600 Gbps di sejumlah titik kritikal untuk menjamin kelancaran operasional acara
 
Nasional
09/10/2026 16:51 WIB
Telkom Ungkap Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026
Melalui Telkom Solution, Telkom mempertemukan kapabilitas teknologi dan kolaborasi lintas sektor guna mendorong pemanfaatan AI yang berdampak bagi bisnis
 
Nasional
07/10/2026 17:46 WIB
Pulihkan Pembelajaran Pascagempa Manggarai, Telkom Hadirkan Fasilitas Belajar dan Konektivitas Digital
Perkuat kapasitas guru dan dukung pemulihan siswa melalui pendampingan serta fasilitas pembelajaran yang aman dan suportif
 
Nasional
07/10/2026 12:25 WIB
Erick Thohir Nilai Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 Penting untuk Persiapan Timnas ke Piala Dunia
Ketum PSSI Erick Thohir menambahkan bahwa bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar harus memiliki semangat juang yang tinggi untuk meningkatkan sepak bola tanah air.
 
Nasional
05/10/2026 18:29 WIB
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan pada 30 September 2026, OJK menyebut perekonomian global menghadapi tantangan berupa kenaikan inflasi, eskalasi konflik geopolitik, kenaikan harga minyak, serta risiko very strong El Nino terhadap harga pangan dan komoditas pertanian.
Ad Placholder