Endang Muchtar
Senin, 05 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global

Foto/dok. ojk/ECONOMICZONE
Foto/dok. ojk/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor jasa keuangan (SJK) tetap terjaga di tengah meningkatnya tekanan ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik.

Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan pada 30 September 2026, OJK menyebut perekonomian global menghadapi tantangan berupa kenaikan inflasi, eskalasi konflik geopolitik, kenaikan harga minyak, serta risiko very strong El Nino terhadap harga pangan dan komoditas pertanian.

"Tekanan inflasi tersebut mendorong kebijakan suku bunga global bertahan pada level tinggi (higher for longer). Imbal hasil obligasi pemerintah di sejumlah negara juga meningkat dan mencapai level tertinggi dalam beberapa dekade", tutur Kepala Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi dalam jumpa pers Rapat Dewan Komisioner OJK, Senin (5/10/2026).

Di dalam negeri, kondisi ekonomi dinilai relatif stabil. Inflasi masih terjaga sesuai target pemerintah, sehingga konsumsi dan permintaan domestik tetap kuat. OECD juga menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 sebesar 0,5 persen.

OJK menilai kondisi tersebut turut ditopang fundamental industri jasa keuangan yang solid serta peran sektor keuangan yang terus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

OJK akan terus memperkuat pengawasan dan mengambil kebijakan untuk menjaga stabilitas sektor jasa keuangan sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi.

IHSG September Terkoreksi Hampir 7%

Pasar saham domestik menghadapi tekanan sepanjang September 2026 seiring meningkatnya volatilitas pasar keuangan global akibat eskalasi geopolitik dan kenaikan suku bunga.

OJK mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 6.071,14 pada akhir September 2026, turun 6,96 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) dan terkoreksi 29,79 persen secara year-to-date (ytd).

Investor asing juga mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp10,24 triliun pada September, berbalik dari Agustus yang masih mencatat net buy Rp1,19 triliun.

Meski demikian, likuiditas pasar saham dinilai masih terjaga. Rata-rata bid-ask spread tercatat 1,20 persen, relatif stabil dari 1,17 persen pada Agustus. Sementara rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) mencapai Rp14,94 triliun.

Di pasar obligasi, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) berada di level 439,05 atau turun 0,23 persen secara bulanan. Yield Surat Berharga Negara (SBN) rata-rata meningkat 14,12 basis poin.

OJK juga mencatat investor asing membukukan net sell terbatas Rp340 miliar di pasar SBN, sementara pasar EBUS korporasi mencatat net buy Rp910 miliar.

Di tengah tekanan pasar, jumlah investor domestik terus meningkat. Hingga September 2026, jumlah investor pasar modal mencapai 32,17 juta atau tumbuh 57,96 persen secara ytd. (nck)

TAGS
  1. ojk
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
04/10/2026 15:12 WIB
Azka Corbuzier Debut di Film Action “Home, Almost”, Tayang Perdana di New York
Azka Corbuzier melakoni debut akting melalui film pendek bergenre drama-action “Home, Almost” karya sutradara Tumpal Tampubolon. Film produksi Aftersun Creative bersama Dektos tersebut akan menjalani world premiere sekaligus berkompetisi di Urbanworld Film Festival 2026 di New…
 
Nasional
02/10/2026 17:02 WIB
CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026: Menginspirasi Generasi Muda untuk Berani Mengeksplorasi Potensi Diri
CIMB Niaga percaya bahwa proses menemukan mimpi sering kali melibatkan perjalanan yang tidak mudah, namun keberanian untuk melangkah adalah kunci utamanya.
 
Nasional
01/10/2026 17:57 WIB
Padukan Mobilitas Premium dan Seni Kontemporer, BMW Indonesia Jadi Luxury Mobility Partner Art Jakarta 2026
Dalam kemitraan tahun ini, BMW dan MINI menyerahkan total 5 unit kendaraan premium untuk mendukung kelancaran mobilitas para tamu penting, kurator, dan pengisi acara Art Jakarta 2026.
 
Nasional
01/10/2026 08:25 WIB
RUPSLB Telkom 2026 Setujui Spin-Off InfraCo dan Perubahan Pengurus, Tunjuk Dirut Baru Perseroan
PT Telkom Indonesia Persero (Tbk) (Telkom) memperoleh persetujuan pemegang saham independen atas aksi korporasi pemisahan aset dan bisnis (spin-off) wholesale fiber connectivity ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia)
 
Nasional
30/09/2026 07:01 WIB
InfraNexia dan CCSI-KD Kembangkan SKKL SUB-2, Dorong Kesiapan Infrastruktur Hadapi Pertumbuhan Trafik Data
Langkah TelkomGroup untuk perkuat infrastruktur jaringan antardaerah sekaligus menopang peningkatan layanan digital di Indonesia
 
Nasional
29/09/2026 15:38 WIB
Kejar Ekonomi 6% di 2027, Pemerintah Gas Investasi, AI hingga Ekspor Bernilai Tambah
Kinerja ekonomi nasional dinilai masih solid. Pada semester I-2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,45% secara tahunan, sementara inflasi Agustus tercatat 3,19%. Tingkat kemiskinan berada di 8,07%, rasio Gini 0,368, dan pengangguran 4,65%.
 
Nasional
28/09/2026 15:52 WIB
GoZero% Goes to Klangon, Telkom Bangun Ekosistem Keberlanjutan Berbasis Konservasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Hadirkan rangkaian aksi lingkungan dan fasilitas pendukung untuk membangun praktik keberlanjutan di tingkat masyarakat
Ad Placholder