Gilbert Sem Sandro
Sabtu, 14 Maret 2020 - 08:27 WIB

Perum Perindo Pastikan Perdagangan Ikan Di Pasar Modern Tidak Tergganggu Karna Virus Corona

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) pastikan aktivitas perdagangan ikan di Pasar Ikan Modern tidak terganggu adanya virus COVID-19 atau virus Corona yang mulai masuk ke Indonesia.

Direktur Utama Perum Perindo Farida Mokodompit menjelaskan, aktivitas jual beli ikan antara pedagang dan pembeli masih berjalan lancar. Dan jumlah pedagang yang aktif sebanyak 420 pedagang dengan total transaksi kisaran Rp.4 - 5 Miliar /bulan

“Sosialisasi tentang virus corona sudah kami sampaikan dan tindakan pencegahan juga telah kami suarakan kepada pedagang ikan di Pasar Ikan Modern,” jelas Farida, pada Jumat(13/3/2020), di Jakarta.

Farida berharap kondisi di Pasar Ikan Modern selalu kondusif. Agar produk di Pasar Ikan Modern, memiliki daya tawar dan daya saing semakin kuat di pasar lokal dan luar negeri.

"Perum Perindo tetap mengelola Pasar Ikan Modern secara profesional yakni dengan menjamin mutu, kesegaran dan kesehatan serta meningkatkan citra produk perikanan Indonesia," tambah Farida.

Selain Farida, Sekretaris Perusahaan Boyke Andreas juga menambahkan, bahwa Pasar Ikan Modern merupakan sarana bagi pedagang kecil dan menengah untuk semakin mengenalkan produk-produk perikanan mereka kepada pembeli yang lebih luas mengingat seluruh pedagang yang berjualan di Pasar Ikan Modern adalah UKM perikanan kelautan.

"Keberadaan Pasar Ikan Modern,  juga akan menguatkan pelabuhan perikanan Nizam Zachman Muara Baru, sebagai salah satu destinasi wisata bahari dan kuliner di Indonesia," tambah Boyke.

Boyke menghimbau, agar pedagang di Pasar Ikan Modern dan seluruh karyawan Perum Perindo diminta untuk menjaga kesehatan untuk melawan virus, salah satunya dengan konsumsi ikan.

" Ikan yang kaya akan Asam Lemak Omega 3 yang memiliki banyak fungsi baik untuk tubuh. Antara lain melawan peradangan, melawan penyakit autoimun, mengatasi anxiety atau depresi, menjaga daya tahaun tubuh serta menurunkan risiko gangguan kesehatan jantung," tutup Boyke.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
8 jam yang lalu
Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta
Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.
 
Nasional
17 jam yang lalu
Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar
Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan total outstanding mencapai sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Kemenhut Terapkan Manajemen Risiko Pendakian Gunung Hadapi Puncak Kemarau
Penutupan sementara (risiko tinggi) diterapkan pada kawasan dengan tingkat kerentanan karhutla tinggi, meliputi pendakian Gunung Semeru (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), TN Kerinci Seblat, TN Gunung Ciremai, TN Tambora, TN Manusela, TN Bukit Baka Bukit Raya, TN Gunung Gede Pangrango,…
 
Nasional
24 jam yang lalu
OJK PERKUAT PEMBIAYAAN UMKM MELALUI PEMANFAATAN INOVASI TEKNOLOGI SEKTOR KEUANGAN
Forum tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang mendorong pemanfaatan produk dan layanan sektor jasa keuangan untuk mendukung sektor ekonomi unggulan daerah.
 
Nasional
01/09/2026 11:23 WIB
Resmi! Wapres Gibran Mulai Persiapan Berkantor di Ibu Kota Nusantara
Sebagai bentuk transparansi dan untuk meningkatkan antusiasme publik, kawasan Istana Wakil Presiden juga sempat dibuka untuk kunjungan masyarakat umum atas arahan langsung dari Wapres Gibran.
 
Nasional
01/09/2026 10:42 WIB
SATGAS PASTI HENTIKAN KEGIATAN YWWSDC DAN RTHAE TERKAIT DUGAAN INVESTASI ILEGAL ASET KRIPTO
Satgas PASTI mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penawaran investasi yang mengatasnamakan perusahaan asing atau mengklaim sedang mengurus perizinan di OJK.
 
Nasional
31/08/2026 21:20 WIB
BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendukung program Rumah Cahaya yang diinisiasi Yayasan Pahlawan Harapan Sejahtera Indonesia Emas (PHSI) dengan menyerahkan 30 unit rumah layak huni beserta sertifikat hak milik (SHM) kepada para pahlawan Indonesia dan keluarga pahlawan
Ad Placholder