Roni Mawardi
Senin, 31 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Gempa NTT: Telkom Akses Gercep Turunkan 150 Teknisi, Layanan Siaga 24 Jam

Foto/Dok-TelkomIndonesia/ECONOMICZONE
Foto/Dok-TelkomIndonesia/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Nusa Dua, Bali, 31 Agustus 2026 – Sesaat setelah gempa mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), PT Telkom Akses (Telkom Akses), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), langsung mengerahkan lebih dari 150 teknisi untuk memulihkan infrastruktur jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak. Respons cepat tanggap melalui Telkom Akses menjadi bagian dari upaya TelkomGroup untuk mengidentifikasi dan memastikan ketersediaan konektivitas masyarakat di tengah situasi darurat.

Upaya pemulihan yang dilakukan TelkomGroup telah mengembalikan konektivitas dan layanan digital di wilayah NTT secara penuh hanya dalam waktu tiga hari. Di tengah kondisi pascabencana, proses perbaikan jaringan harus dilakukan dalam situasi yang tidak selalu mudah. Para teknisi Telkom Akses menelusuri sumber gangguan, memeriksa kondisi jaringan, dan melakukan perbaikan di sejumlah titik, sembari menghadapi medan yang berubah, akses lokasi yang terbatas, hingga potensi bahaya di sekitar area kerja.

Direktur Utama Telkom Akses Irphan Wijaya mengatakan, “Dalam kondisi bencana, konektivitas bukan lagi sekadar layanan, tetapi menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat. Karena itu, kami memastikan tim di lapangan dapat bergerak cepat untuk memulihkan infrastruktur jaringan dan mendukung masyarakat agar tetap terhubung,”.

Menurutnya, percepatan pemulihan tidak dapat dipisahkan dari kesiapan personel, koordinasi operasional, serta kemampuan teknisi dalam beradaptasi terhadap kondisi lapangan yang dinamis.

Bagi para teknisi yang terjun langsung ke lapangan, setiap titik gangguan memiliki tantangan tersendiri. Di Ende, misalnya, lokasi pekerjaan berada di kawasan rawan longsor dan berdekatan dengan jurang. Kondisi tersebut membuat proses penarikan maupun penyambungan kabel membutuhkan kewaspadaan ekstra. Sebelum pekerjaan dimulai, tim terlebih dahulu memastikan kondisi lingkungan, mengidentifikasi potensi bahaya, dan menentukan langkah penanganan yang paling aman.

Pekerjaan kemudian dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan prinsip Health, Safety, and Environment (HSE). Penggunaan alat pelindung diri, komunikasi antarpersonel, pemeriksaan kondisi lingkungan, hingga penerapan prosedur kerja menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap penanganan gangguan. Di tengah tuntutan untuk memulihkan jaringan dengan cepat, keselamatan teknisi tetap menjadi prioritas, terlebih kondisi medan pascabencana dapat berubah sewaktu-waktu.

“Kami mengapresiasi seluruh teknisi yang terus menunjukkan dedikasi untuk hadir di tengah masyarakat NTT. Mereka tidak hanya menjalankan pekerjaan teknis, tetapi juga membawa misi untuk memastikan konektivitas dapat kembali mendukung aktivitas masyarakat. Namun, yang tidak kalah penting, seluruh teknisi harus tetap mengutamakan keselamatan dan dapat kembali kepada keluarga dalam kondisi selamat,” lanjut Irphan.

Kehadiran teknisi di lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat dapat kembali terhubung. Bagi warga yang sedang melalui masa pemulihan, jaringan telekomunikasi membantu mereka menghubungi keluarga, memperoleh informasi, berkoordinasi, hingga kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. Sementara bagi berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, konektivitas turut mendukung kelancaran koordinasi di lapangan.

Setelah seluruh proses pemulihan site di NTT rampung, tim teknisi Telkom Akses terus melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur di wilayah operasional Flores. Kesiapan personel dan dukungan operasional di lapangan juga terus diperkuat untuk memastikan jaringan tetap andal selama fase normalisasi sekaligus mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.

Pemulihan jaringan bukan hanya tentang mengembalikan infrastruktur yang sempat terganggu, tetapi juga membuka kembali akses masyarakat untuk berkomunikasi, memperoleh informasi, dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Di balik setiap konektivitas yang kembali terjaga, TelkomGroup melalui Telkom Akses terus hadir di lapangan untuk memastikan masyarakat NTT dapat kembali menjalani aktivitasnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
16/10/2026 13:08 WIB
Dukung Pemulihan Warga Terdampak Bencana NTT, Krom Bank Hadirkan Dapur Umum dan Layanan Medis
Inisiatif ini diwujudkan melalui penyediaan dapur umum dan posko layanan medis guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta mendukung penanganan kondisi darurat di wilayah terdampak.
 
Nasional
14/10/2026 13:44 WIB
IHSG Tertekan Saham Konglomerasi, Pembiayaan Akuisisi BYAN Jadi Sorotan
Sebanyak 11 sektor saham melemah, dengan 632 saham turun dan hanya 118 saham menguat.
 
Nasional
13/10/2026 08:04 WIB
Telkom University Terus Berkoordinasi dalam Proses Pencarian Mahasiswa Maisha Aurelia Rafif
Telkom University dukung upaya pencarian bersama keluarga dan pihak berwenang
 
Nasional
13/10/2026 02:00 WIB
Kolaborasi Tokopedia & TikTok Shop Dongkrak Transaksi Momami hingga Dua Kali Lipat Lewat #BeliLokal Brand Day
melalui Tokopedia dan TikTok Shop, didukung oleh puluhan ribu video affiliate creator setiap bulannya.
 
Nasional
12/10/2026 19:00 WIB
Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti
Penataan portofolio bisnis secara terukur dan berlandaskan tata kelola yang baik menjadi pijakan transformasi TelkomGroup menuju pertumbuhan berkelanjutan
 
Nasional
12/10/2026 14:56 WIB
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026, TelkomGroup Siagakan Infrastruktur Digital Berkapasitas Tinggi
InfraNexia siapkan kapasitas backbone hingga 600 Gbps di sejumlah titik kritikal untuk menjamin kelancaran operasional acara
 
Nasional
09/10/2026 16:51 WIB
Telkom Ungkap Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026
Melalui Telkom Solution, Telkom mempertemukan kapabilitas teknologi dan kolaborasi lintas sektor guna mendorong pemanfaatan AI yang berdampak bagi bisnis
Ad Placholder