Roni Mawardi
Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Danantara Housing Expo Perkuat Ekosistem Perumahan, BTN Dorong KPR Makin Terjangkau

Foto/Dok-BTN/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BTN/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - TANGERANG – Danantara Housing Expo (DHE) 2026 memperkuat kolaborasi ekosistem perumahan dengan mempertemukan masyarakat, pengembang, perbankan, dan industri pendukung dalam satu platform. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengambil peran dari sisi pembiayaan dengan mendorong skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang semakin terjangkau bagi masyarakat.

Danantara Indonesia resmi membuka DHE 2026 di NICE PIK 2, Tangerang, Banten, Kamis (27/8). Pameran yang berlangsung pada 27–30 Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari dukungan Danantara Indonesia bersama ekosistem BUMN terhadap Program 3 Juta Rumah Pemerintah.

DHE 2026 menghadirkan lebih dari 120.000 pilihan properti dari lebih dari 130 pengembang BUMN dan swasta. Chief Executive Officer Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, pameran tersebut diarahkan untuk mempertemukan tiga aspek penting, yakni pasokan hunian dengan harga terjangkau, skema pembiayaan yang kompetitif, serta akses yang lebih mudah bagi masyarakat.

“Danantara Housing Expo 2026 mencerminkan komitmen nyata Danantara Indonesia dan seluruh ekosistem BUMN dalam mendukung Program 3 Juta Rumah Pemerintah,” ujar Rosan.

Dari sisi pembiayaan, BTN bersama Danantara dan bank-bank Himbara menghadirkan skema KPR dengan bunga mulai 2,75% dan tenor hingga 30 tahun. Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, skema tersebut diarahkan untuk meringankan angsuran sekaligus meningkatkan keterjangkauan masyarakat dalam memiliki rumah.

“Salah satu yang kita sepakati bersama Danantara dan seluruh Himbara adalah memberikan bunga yang kira-kira mirip bunga promo, mulai 2,75% dengan jangka waktu 30 tahun. Jadi, angsurannya bisa sangat murah supaya daya beli masyarakat juga lebih terjangkau,” ujar Nixon.

BTN juga terus memperkuat penyaluran KPR subsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Pemerintah melalui Komite Tapera telah menyepakati pengembangan tenor KPR FLPP hingga 40 tahun. BTN saat ini masih menunggu kesiapan implementasi skema tersebut sebelum dapat ditawarkan kepada masyarakat.

Menurut Nixon, tenor yang lebih panjang berpotensi menekan cicilan dan memperluas kelompok masyarakat yang dapat mengakses KPR. Dengan skema tersebut, Nixon memperkirakan angsuran dapat berada pada kisaran Rp700.000 hingga Rp800.000 per bulan.

“Kalau ini terjadi, angsurannya bisa antara Rp700.000–Rp800.000. Itu murah sekali buat masyarakat yang tadinya masuk kelompok desil 4–5, sehingga bisa ikut membeli rumah ke depannya,” kata Nixon.

Menurut Nixon, strategi meningkatkan keterjangkauan juga perlu mempertimbangkan perkembangan kemampuan finansial masyarakat. Tenor yang lebih panjang dan beban bunga yang lebih ringan pada periode awal dapat memberikan ruang bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk mulai memiliki rumah lebih awal.

“Kita membuat keterjangkauan dulu, supaya orang yang tadinya tidak bankable bisa menjangkau dengan cara memanjangkan tenor kredit. Kemudian bunga dibuat lebih ringan di depan. Nanti penghasilannya naik dan bisa catch up dengan angsuran normalnya. Tapi itu membutuhkan waktu tiga, empat, sampai lima tahun,” jelas Nixon.

Selain pembiayaan, BTN mendorong pengembangan hunian yang terintegrasi dengan transportasi publik sebagai alternatif bagi masyarakat perkotaan. Salah satunya melalui pengembangan Hunian Manggarai bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI). Konsep Transit Oriented Development (TOD) tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menekan biaya mobilitas sekaligus memperoleh hunian yang terkoneksi dengan pusat aktivitas.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menilai, DHE menjadi wadah kolaborasi untuk mempertemukan berbagai unsur ekosistem perumahan. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap hunian, tetapi juga mendorong transaksi, penyerapan rumah, serta memberikan efek berganda bagi perekonomian.

“Danantara Housing Expo bukan hanya sebagai tempat untuk menawarkan rumah, tetapi juga sebagai platform yang menyatukan pembeli rumah, pengembang, bank, dan berbagai pelaku industri dalam satu ekosistem perumahan,” kata Maruarar.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
16/10/2026 14:06 WIB
CIMB Niaga Business Summit 2026: Wujudkan Visi Pertumbuhan Berkelanjutan Korporasi Indonesia
OCTOBIZ merupakan platform digital business banking yang dirancang untuk membantu nasabah bisnis dan korporasi dalam mengelola transaksi bisnis domestik dan internasional yang kompleks menjadi lebih mudah, efisien, aman, dan terintegrasi.
 
Nasional
16/10/2026 13:08 WIB
Dukung Pemulihan Warga Terdampak Bencana NTT, Krom Bank Hadirkan Dapur Umum dan Layanan Medis
Inisiatif ini diwujudkan melalui penyediaan dapur umum dan posko layanan medis guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta mendukung penanganan kondisi darurat di wilayah terdampak.
 
Nasional
14/10/2026 13:44 WIB
IHSG Tertekan Saham Konglomerasi, Pembiayaan Akuisisi BYAN Jadi Sorotan
Sebanyak 11 sektor saham melemah, dengan 632 saham turun dan hanya 118 saham menguat.
 
Nasional
13/10/2026 08:04 WIB
Telkom University Terus Berkoordinasi dalam Proses Pencarian Mahasiswa Maisha Aurelia Rafif
Telkom University dukung upaya pencarian bersama keluarga dan pihak berwenang
 
Nasional
13/10/2026 02:00 WIB
Kolaborasi Tokopedia & TikTok Shop Dongkrak Transaksi Momami hingga Dua Kali Lipat Lewat #BeliLokal Brand Day
melalui Tokopedia dan TikTok Shop, didukung oleh puluhan ribu video affiliate creator setiap bulannya.
 
Nasional
12/10/2026 19:00 WIB
Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti
Penataan portofolio bisnis secara terukur dan berlandaskan tata kelola yang baik menjadi pijakan transformasi TelkomGroup menuju pertumbuhan berkelanjutan
 
Nasional
12/10/2026 14:56 WIB
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026, TelkomGroup Siagakan Infrastruktur Digital Berkapasitas Tinggi
InfraNexia siapkan kapasitas backbone hingga 600 Gbps di sejumlah titik kritikal untuk menjamin kelancaran operasional acara
Ad Placholder