ECONOMIC ZONE - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dijadwalkan segera memulai aktivitas kerja dan berkantor secara resmi di Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur.
Langkah strategis ini mempertegas komitmen penuh pemerintah dalam mempercepat transisi pusat pemerintahan serta mengoptimalkan jalannya roda birokrasi di ibu kota baru.Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, mengonfirmasi bahwa seluruh infrastruktur utama Istana Wakil Presiden di IKN yang berdiri di atas lahan seluas 14,8 hektare telah rampung sepenuhnya dan kini memasuki tahap akhir pengisian furnitur serta fasilitas penunjang."Kompleks Istana Wakil Presiden, termasuk Kediaman Resmi, Mess Paspampres, dan bangunan penunjang, sudah siap digunakan.
Tim dari Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) juga telah diterjunkan ke lokasi untuk memastikan seluruh aspek teknis dan operasional berjalan lancar sebelum Bapak Wapres aktif berkantor," ujar Basuki Hadimuljono di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Sebagai bentuk transparansi dan untuk meningkatkan antusiasme publik, kawasan Istana Wakil Presiden juga sempat dibuka untuk kunjungan masyarakat umum atas arahan langsung dari Wapres Gibran. Hal ini mencerminkan konsep IKN sebagai kota masa depan yang inklusif, terbuka, dan dekat dengan rakyat.
Guna mendukung kelancaran masa awal transisi ini, Setwapres telah menugaskan sekitar 50 personel staf kepresidenan untuk menetap dan mengondisikan ruang kerja baru di IKN.
Keberadaan Wapres Gibran yang berkantor langsung di Nusantara diharapkan dapat memberikan dorongan kuat bagi percepatan pembangunan fisik dan investasi, sekaligus memperkuat koordinasi antar-kementerian di lapangan.
Pemerintah optimistis bahwa kehadiran fisik pimpinan negara di IKN akan menjadi pendorong utama bagi pemerataan pembangunan nasional yang tidak lagi berpusat pada satu pulau saja (Indonesia-sentris), serta memantapkan kesiapan Nusantara sebagai pusat peradaban baru Indonesia.
Komentar