Aldhi Chandra
Kamis, 30 Januari 2020 - 18:31 WIB

Adira Insurance Ajak Masyarakat Antisipasi Penyakit Setelah Banjir

Foto/Adira/ECOCONOMICZONE
Foto/Adira/ECOCONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Musim penghujan mulai melanda hampir seluruh pelosok Indonesia. Beberapa daerah bahkan
mengalami banjir yang cukup parah akibat hujan tersebut. Banjir tentunya berakibat buruk kepada manusia, mulai dari kehilangan nyawa hingga kehilangan harta benda.

Namun, jarang orang yang memperhatikan dampak yang ditimbulkan setelah banjir. Padahal setelah banjir, udara menjadi lebih lembab dan banyak genangan sisa hujan yang bisa menjadi media tempat penularan penyakit.

Direktur Utama PT Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance) Julian Noor mengatakan, menjaga kesehatan setelah banjir atau di saat musim penghujan seperti saat ini sangatlah penting. Pasalnya, apabila tidak dilakukan maka siap-siap akan terkena berbagai penyakit mulai dari penyakit kulit, diare dan kolera, leptospirosis, infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), demam tifoid, malaria serta demam berdarah. Menjaga kesehatan diri dan lingkungan sangat diperlukan, sebagai salah satu cara untuk meminimalisir tertularnya penyakit, ungkap Julian.

Julian menjelaskan, untuk bisa terhindar dari tertularnya penyakit, ada beberapa cara yang bisa dilakukan masyarakat. Pertama adalah dengan menggunakan air bersih. Hal ini sangat penting karena biasanya sehabis membersihkan genangan akibat banjir, tubuh biasanya terkena air kotor sehingga harus sesegera mungkin dibersihkan dengan air bersih.

Air minum juga harus diperhatikan dengan meminum air bersih dan bebas dari penyakit,kata Julian. Selanjutnya adalah dengan menggunakan pelindung seperti sarung tangan, sepatu boots atau masker. Julian mengungkapkan, alat pelindung ini menjadi penting agar terhindar dari pecahan benda tajam akibat banjir dan juga menghindarkan diri dari menghirup udara yang tidak sehat.

Menggunakan pelindung juga penting agar tidak secara langsung menyentuh benda-benda kotor yang
merupakan sarana tempat berkumpulnya bibit penyakit, jelas Julian.

Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan menyemprotkan cairan anti bakteri sebelum makan atau menyentuh bagian tubuh. Pencegahan agar terhindar dari bakteri juga bisa dilakukan dengan mensterilkan peralatan makan dengan air panas.

Langkah terakhir yang bisa dilakukan agar terhindar dari penyakit setelah banjir adalah dengan membuang makanan yang tercemar. Pasalnya, makanan yang tidak ditutupi dengan rapat atau tidak dimasak dengan baik sangat rawan terpapar bakteri yang bisa merusak kesehatan. Apalagi di musim penghujan seperti saat ini, banyak makhluk hidup atau benda mati yang bisa menjadi media penularan penyakit, terang Julian.

Pencegahan di atas tentunya bisa menghindarkan masyarakat dari penularan penyakit. Namun, apabila
penyakit tetap datang tentunya tidak ada yang bisa mengelak. Julian mengatakan, dalam situasi seperti ini, asuransi kesehatan menjadi sangat penting. Seperti halnya asuransi kendaraan bermotor yang sangat berguna ketika banjir menghanyutkan kendaraan, asuransi kesehatan menjadi penting juga sangat penting di kala musibah banjir dan musim penghujan seperti saat ini.

Di saat musim penghujan dan musibah banjir, ada beberapa orang yang kehilangan harta bendanya sehingga tidak bisa membiayai masalah kesehatannya. Oleh karena itu, asuransi menjadi penting sebagai solusi untuk menutupi biaya yang tidak terduga tersebut, jelas Julian.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Adira Insurance mempertajam layanan berbasis digital yang serba cepat dan mudah khususnya untuk produk asuransi kesehatan, Medicillin. Hal ini diwujudkan dengan berkolaborasi dengan Halodoc, platform digital yang fokus dalam memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam cakupan health service.

Julian menjelaskan, Pelanggan Medicillin dapat menggunakan layanan ini setelah mendaftarkan diri dan polisnya di aplikasi Halodoc. Melalui layanan konsultasi dokter di Halodoc, Pelanggan Medicillin dapat berdiskusi melalui panggilan telepon, chat hingga video call dengan dokter.

“Dengan layanan baru ini, kami ingin memberikan layanan kesehatan yang mudah diakses dan sesuai dengan gaya hidup pelanggan saat ini yang penuh dengan keterbatasan waktu, tambah Julian.

Fitur lain dari layanan ini adalah pembelian obat yang bisa dilakukan secara online. Dokter akan memberikan rekomendasi yang dapat langsung dibeli dari mitra apotek Halodoc. Setelah itu, pengiriman obat dapat diantarkan melalui rekanan Halodoc yaitu Go-Jek. 

“Dengan fitur ini, waktu yang kami jamin tidak lebih dari 1 jam obat sudah bisa sampai di rumah pelanggan,” ujar Julian.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
24 jam yang lalu
Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta
Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.
 
Nasional
01/09/2026 20:33 WIB
Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar
Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan total outstanding mencapai sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026.
 
Nasional
01/09/2026 16:27 WIB
Dampak Positif Restrukturisasi, Emiten Konstruksi BUMN Catat Perbaikan Kinerja di Tengah Proses Merger
Berdasarkan laporan kinerja, sejumlah emiten pelat merah menunjukkan perbaikan performa yang signifikan. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang kuat, sementara PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) juga membukukan kenaikan laba bersih.
 
Nasional
01/09/2026 15:50 WIB
Kemenhut Terapkan Manajemen Risiko Pendakian Gunung Hadapi Puncak Kemarau
Penutupan sementara (risiko tinggi) diterapkan pada kawasan dengan tingkat kerentanan karhutla tinggi, meliputi pendakian Gunung Semeru (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), TN Kerinci Seblat, TN Gunung Ciremai, TN Tambora, TN Manusela, TN Bukit Baka Bukit Raya, TN Gunung Gede Pangrango,…
 
Nasional
01/09/2026 13:41 WIB
OJK PERKUAT PEMBIAYAAN UMKM MELALUI PEMANFAATAN INOVASI TEKNOLOGI SEKTOR KEUANGAN
Forum tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang mendorong pemanfaatan produk dan layanan sektor jasa keuangan untuk mendukung sektor ekonomi unggulan daerah.
 
Nasional
01/09/2026 11:23 WIB
Resmi! Wapres Gibran Mulai Persiapan Berkantor di Ibu Kota Nusantara
Sebagai bentuk transparansi dan untuk meningkatkan antusiasme publik, kawasan Istana Wakil Presiden juga sempat dibuka untuk kunjungan masyarakat umum atas arahan langsung dari Wapres Gibran.
 
Nasional
01/09/2026 10:42 WIB
SATGAS PASTI HENTIKAN KEGIATAN YWWSDC DAN RTHAE TERKAIT DUGAAN INVESTASI ILEGAL ASET KRIPTO
Satgas PASTI mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penawaran investasi yang mengatasnamakan perusahaan asing atau mengklaim sedang mengurus perizinan di OJK.
Ad Placholder