ECONOMIC ZONE - Industri kreatif Indonesia kini dituntut untuk tidak hanya menghasilkan karya yang estetis, tetapi juga memiliki nilai komersial dan keberlanjutan bisnis yang tinggi.
Menjawab tantangan tersebut, strategi MODB (Mindset, Optimization, Development, and Business) resmi diperkenalkan sebagai formula baru untuk mendorong para desainer bertransformasi menjadi seorang designpreneur (desainer yang berjiwa pengusaha), bukan sekadar pekerja kreatif yang jago desain.Strategi MODB dirancang secara terstruktur untuk menjembatani jurang pemisah antara idealisme seni dan realitas industri bisnis.
Banyak desainer berbakat yang kesulitan berkembang secara finansial karena fokusnya hanya tercurah pada teknis pembuatan produk, tanpa dibekali pemahaman cara menjual dan mengelola bisnis.
Formula MODB berfokus pada empat pilar transformasi utama:Mindset (Pola Pikir): Mengubah cara pandang desainer dari sekadar penyedia jasa teknis menjadi seorang inovator dan pemilik bisnis yang mampu melihat peluang pasar.
Optimization (Optimasi): Memaksimalkan penggunaan teknologi, perangkat lunak terbaru, dan efisiensi alur kerja untuk menghasilkan karya berkualitas tinggi dalam waktu lebih singkat.
Development (Pengembangan): Mengasah keterampilan interpersonal (soft skills), teknik negosiasi, komunikasi visual, serta adaptasi terhadap tren global secara konsisten.
Business (Bisnis): Memberikan pemahaman mendalam tentang strategi penetapan harga (pricing), manajemen keuangan, hak kekayaan intelektual (HAKI), pemasaran digital, hingga manajemen retensi klien.
Melalui penerapan strategi ini, desainer diharapkan mampu membangun studio sendiri, meluncurkan lini produk mandiri, serta membuka lapangan kerja baru di sektor ekonomi kreatif.
Pendekatan MODB menjadi angin segar bagi ekosistem industri kreatif agar para talenta lokal tidak hanya menjadi penonton, melainkan pemain utama yang mampu bersaing di kancah internasional.
Komentar