Endang Muchtar
Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Mirae Asset Pertajam Fokus Wealth Management Kala Pasar Makin Ketat

Foto/dok. mirae asset/ECONOMICZONE
Foto/dok. mirae asset/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat ruang penguatan pasar domestik masih terbuka pada paruh kedua 2026, seiring dengan mulai meredanya tekanan eksternal terhadap Indonesia. Pelemahan dolar AS dan penguatan rupiah memberikan ruang yang lebih baik bagi otoritas untuk menjaga stabilitas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi domestik.

Namun, investor tetap perlu mencermati berbagai trade-off, terutama terkait inflasi, stabilitas nilai tukar, kredibilitas fiskal, serta kualitas pertumbuhan ekonomi dan laba perusahaan. Head of Research & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rully Arya Wisnubroto, menilai perhatian investor secara bertahap mulai bergeser dari risiko global menuju faktor domestik, seiring dengan meredanya tekanan eksternal.

Kondisi ini membuat kualitas pertumbuhan dan konsistensi kebijakan domestik menjadi semakin penting dalam menentukan arah pasar."Ruang penguatan pasar domestik masih terbuka, tetapi dengan profil risiko yang semakin berimbang.

Perhatian investor akan semakin bergeser pada kualitas pertumbuhan dan konsistensi kebijakan domestik, termasuk realisasi fiskal, perkembangan inflasi, serta efektivitas transmisi likuiditas ke sektor produktif.

Karena itu, menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, inflasi, kredibilitas fiskal, dan stabilitas nilai tukar menjadi semakin penting," ujar Rully.Dari sisi lain, sektor perbankan menjadi salah satu area yang perlu dicermati.

Research Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Muhammad Nurkholis Syafruddin, menilai kondisi likuiditas yang masih ketat, pertumbuhan kredit yang tetap kuat, serta perubahan kebijakan terkait reserve requirement mulai membentuk peta baru di industri perbankan.

Kondisi tersebut menciptakan peluang dan tantangan berbeda bagi masing-masing Bank.“Meskipun terdapat deployment SAL sebesar Rp451 triliun, likuiditas perbankan diperkirakan masih tetap ketat seiring dengan kuatnya pertumbuhan kredit,” ujar Nurkholis.

Menurutnya, perubahan ketentuan reserve requirement yang akan berlaku mulai September 2026 juga berpotensi memberikan dampak yang berbeda bagi masing-masing bank. Dengan kondisi likuiditas dan karakteristik permodalan yang berbeda, bank perlu dilihat secara lebih selektif untuk melihat bank mana yang memiliki ruang pertumbuhan lebih baik di tengah perubahan kondisi industri.

Di tengah kondisi pasar yang semakin dinamis dan selektif tersebut, kebutuhan investor juga terus berkembang. Investor tidak hanya membutuhkan akses terhadap berbagai produk investasi, tetapi juga pendekatan yang dapat membantu mengelola aset sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan jangka panjang.

Menjawab perkembangan tersebut, Mirae Asset Sekuritas memperkenalkan transformasi Wealth Management sebagai bagian dari perjalanan bisnis baru Perusahaan. Pertumbuhan kelompok middle class dan mass affluent turut membuka peluang pasar yang semakin besar, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk mengelola keuangan, berinvestasi, dan mengembangkan aset secara lebih terarah.

Direktur PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tomi Taufan, mengatakan transformasi ini dilakukan untuk menjawab perubahan kebutuhan nasabah yang semakin beragam. Menurutnya, pengelolaan aset tidak lagi cukup hanya dengan menawarkan berbagai produk investasi, tetapi perlu dimulai dari memahami kebutuhan dan tujuan masing-masing nasabah.“Wealth Management tidak lagi hanya berbicara mengenai produk apa yang tersedia, tetapi dimulai dari memahami kebutuhan nasabah, kemudian menghadirkan solusi yang sesuai.

Karena itu, kami mendorong perubahan dari pendekatan product-centric menjadi client-centric,” ujar Tomi. Melalui pendekatan tersebut, Mirae Asset Sekuritas dapat menyesuaikan solusi berdasarkan kebutuhan nasabah, mulai dari kebutuhan likuiditas, pendapatan, pertumbuhan aset, proteksi, diversifikasi, hingga perencanaan keuangan dan investasi global.

Pendekatan ini memungkinkan nasabah mendapatkan strategi yang lebih menyeluruh, sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansialnya.Transformasi ini didukung oleh lima pilar utama, yaitu Service, Product, Access, Global, dan Technology.

Kelima pilar tersebut mencakup layanan yang lebih personal, pilihan produk investasi yang beragam, serta akses yang lebih luas melalui M-STOCK dan 29 Office Education Mirae Asset Sekuritas di berbagai wilayah Indonesia.

Nasabah juga dapat memperoleh akses ke ekosistem investasi global Mirae Asset serta dukungan teknologi untuk membantu memantau portofolio dan menyusun strategi investasi sesuai dengan tujuan keuangan.“Melalui transformasi Wealth Management ini, kami ingin membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah, untuk memberikan layanan dan solusi yang sesuai kebutuhan mereka.

Dengan dukungan jaringan nasional, ekosistem global, produk yang beragam, serta teknologi, kami ingin membantu nasabah mengelola dan mengembangkan asetnya secara lebih terarah,” ujar Tomi.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
05/10/2026 18:29 WIB
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan pada 30 September 2026, OJK menyebut perekonomian global menghadapi tantangan berupa kenaikan inflasi, eskalasi konflik geopolitik, kenaikan harga minyak, serta risiko very strong El Nino terhadap harga pangan dan komoditas pertanian.
 
Nasional
04/10/2026 15:12 WIB
Azka Corbuzier Debut di Film Action “Home, Almost”, Tayang Perdana di New York
Azka Corbuzier melakoni debut akting melalui film pendek bergenre drama-action “Home, Almost” karya sutradara Tumpal Tampubolon. Film produksi Aftersun Creative bersama Dektos tersebut akan menjalani world premiere sekaligus berkompetisi di Urbanworld Film Festival 2026 di New…
 
Nasional
03/10/2026 20:34 WIB
CIMB Niaga Hadirkan OCTO untuk Pejuang Mimpi, Permudah Kelola Keuangan hingga Kejar Mimpi
Melalui OCTO, generasi muda dapat mengelola kebutuhan finansial sehari-hari, menabung, berinvestasi, mempersiapkan dana untuk masa depan, serta menikmati berbagai pengalaman hidup secara lebih bijak.
 
Nasional
03/10/2026 18:45 WIB
Festival Palang Pintu XVII Hadirkan Ragam Budaya Nusantara di Kemang
Kegiatan ini melibatkan ratusan pelaku seni dan budaya serta memberdayakan 250 pelaku UMKM.
 
Nasional
02/10/2026 17:20 WIB
DENNY JA TERIMA AMA APPRECIATION AWARD 2026, SEBAGAI PEMIMPIN KORPORASI YANG BERDAMPAK
Penghargaan diberikan dalam AMA Indonesia Conference 2026 yang mengangkat tema “From Management to Wealth Creation,” sebuah tema tentang perubahan makna kepemimpinan korporasi.
 
Nasional
02/10/2026 17:02 WIB
CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026: Menginspirasi Generasi Muda untuk Berani Mengeksplorasi Potensi Diri
CIMB Niaga percaya bahwa proses menemukan mimpi sering kali melibatkan perjalanan yang tidak mudah, namun keberanian untuk melangkah adalah kunci utamanya.
 
Nasional
01/10/2026 17:57 WIB
Padukan Mobilitas Premium dan Seni Kontemporer, BMW Indonesia Jadi Luxury Mobility Partner Art Jakarta 2026
Dalam kemitraan tahun ini, BMW dan MINI menyerahkan total 5 unit kendaraan premium untuk mendukung kelancaran mobilitas para tamu penting, kurator, dan pengisi acara Art Jakarta 2026.
Ad Placholder