Endang Muchtar
Selasa, 04 Agustus 2026 - 09:42 WIB

KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Gejolak Global

Foto/dok.KSSK/ECONOMICZONE
Foto/dok.KSSK/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan stabilitas sistem keuangan nasional tetap terjaga pada triwulan II 2026, meski tekanan ekonomi global kembali meningkat akibat eskalasi konflik geopolitik, lonjakan harga energi, dan tingginya volatilitas pasar keuangan internasional.

Kondisi tersebut dinilai tidak mengganggu ketahanan ekonomi domestik berkat sinergi kebijakan yang kuat antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Dalam hasil asesmennya, KSSK menyebut perekonomian Indonesia masih menunjukkan fundamental yang solid.

Konsumsi rumah tangga tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi, didukung oleh daya beli masyarakat yang terjaga, program perlindungan sosial, stabilisasi harga pangan dan energi, serta penciptaan lapangan kerja.

Di sisi lain, investasi diperkirakan terus tumbuh seiring berlanjutnya proyek hilirisasi bernilai tambah tinggi dan pembangunan infrastruktur prioritas pemerintah.

KSSK memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026 berada pada kisaran 5,6–6,0 persen (year on year).

Optimisme tersebut juga ditopang oleh membaiknya intermediasi perbankan, pertumbuhan uang primer (M0) yang mencapai 15,4 persen pada Juli 2026, serta aktivitas manufaktur yang kembali ekspansif dengan indeks PMI mencapai 50,2 pada Juli.

Meski demikian, KSSK mengingatkan bahwa tantangan global masih cukup besar. Ketidakpastian dipicu oleh konflik geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada terganggunya pasokan energi, kenaikan harga minyak dunia, meningkatnya tekanan inflasi global, hingga menguatnya ekspektasi kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (Fed Funds Rate).

Kondisi tersebut memicu penguatan dolar AS, kenaikan imbal hasil obligasi global, serta meningkatkan risiko arus keluar modal dari negara berkembang.

Di tengah tekanan tersebut, sektor eksternal Indonesia tetap menunjukkan kinerja positif.

Neraca perdagangan pada Januari–Juni 2026 masih mencatat surplus sebesar US$3,58 miliar, sementara cadangan devisa pada akhir Juni 2026 mencapai US$145,6 miliar, cukup untuk membiayai sekitar 5,5 bulan impor.

Nilai tukar rupiah juga tetap relatif stabil dan ditutup pada level Rp17.994 per dolar AS pada 31 Juli 2026.

Dari sisi inflasi, KSSK menyampaikan bahwa inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Juli 2026 tercatat 2,88 persen (year on year), masih berada dalam kisaran sasaran pemerintah dan Bank Indonesia. Inflasi inti juga tetap terkendali di level 2,76 persen, didukung konsistensi kebijakan moneter serta langkah pemerintah dalam menjaga pasokan dan stabilitas harga pangan.

Sementara itu, pasar Surat Berharga Negara (SBN) tetap mampu menarik minat investor meskipun ketidakpastian global meningkat. Investor asing masih membukukan pembelian bersih (net buy) di pasar SBN sepanjang 2026, menunjukkan kepercayaan terhadap fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga.

Ke depan, KSSK menegaskan akan terus memperkuat koordinasi antarotoritas dalam mengantisipasi berbagai risiko global. Langkah mitigasi akan difokuskan pada menjaga stabilitas sistem keuangan, mengendalikan inflasi, memperkuat sektor keuangan, serta memastikan momentum pertumbuhan ekonomi nasional tetap berlanjut di tengah dinamika ekonomi dunia.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
21/10/2026 20:15 WIB
Transaksi QRIS Tengah Malam Bikin Curiga? BI Siapkan Langkah Tegas
Untuk mewujudkan hal tersebut, BI menyiapkan sejumlah langkah pengawasan, mulai dari penerapan prinsip Know Your Customer (KYC), pemantauan transaksi secara berkelanjutan, penguatan akuntabilitas PJP, hingga peningkatan koordinasi dengan aparat penegak hukum.
 
Nasional
21/10/2026 11:24 WIB
Easycash dan Krom Bank Jalin Kemitraan Loan Channeling untuk Perluas Penyaluran Kredit
Kolaborasi ini menjadi bagian dari pengembangan jaringan mitra penyaluran kredit Krom Bank, sekaligus memperkuat kerja sama pendanaan institusional Easycash dengan sektor perbankan.
 
Nasional
19/10/2026 18:17 WIB
TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
BTW 2026 menjadi momentum TelkomGroup memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah dan pelaku industri untuk mendorong transformasi digital nasional
 
Nasional
16/10/2026 14:41 WIB
Debut Akting Azka Corbuzier di New York Dipuji, Home, Almost Sentuh Emosi Penonton
Pemutaran perdana dunia film pendek Home, Almost di Urbanworld Film Festival 2026, New York, menjadi momen berkesan bagi Azka Corbuzier yang menjalani debut aktingnya melalui film tersebut. Karya arahan Tumpal Tampubolon itu mendapat sambutan antusias, dengan sejumlah penonton menyampaikan…
 
Nasional
16/10/2026 14:06 WIB
CIMB Niaga Business Summit 2026: Wujudkan Visi Pertumbuhan Berkelanjutan Korporasi Indonesia
OCTOBIZ merupakan platform digital business banking yang dirancang untuk membantu nasabah bisnis dan korporasi dalam mengelola transaksi bisnis domestik dan internasional yang kompleks menjadi lebih mudah, efisien, aman, dan terintegrasi.
 
Nasional
16/10/2026 13:08 WIB
Dukung Pemulihan Warga Terdampak Bencana NTT, Krom Bank Hadirkan Dapur Umum dan Layanan Medis
Inisiatif ini diwujudkan melalui penyediaan dapur umum dan posko layanan medis guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta mendukung penanganan kondisi darurat di wilayah terdampak.
 
Nasional
14/10/2026 13:44 WIB
IHSG Tertekan Saham Konglomerasi, Pembiayaan Akuisisi BYAN Jadi Sorotan
Sebanyak 11 sektor saham melemah, dengan 632 saham turun dan hanya 118 saham menguat.
Ad Placholder