Endang Muchtar
Jumat, 12 Juni 2026 - 15:11 WIB

Keterbatasan Lahan Membuat Bertahan Hidup di Ibukota

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Keterbatasan ekonomi membuat kehidupan sehari-hari mereka jauh dari layak. Untuk sekadar makan, bantuan dari warga sekitar datang sesekali, namun belum mampu memenuhi kebutuhan dasar mereka. Rasa aman pun menjadi kemewahan yang sulit dirasakan itulah ungkapan penghuni kolong jembatan yang tidak mau disebutkan lokasi dan identitasnya.

Saat mencoba menyusuri kolong jembatan untuk mengetahui apa saja aktivitas warga di sana. Untuk masuk ke dalamnya, orang harus menunduk, bahkan jongkok. Saat memasuki kawasan tersebut, di sebelah kanan maupun kiri terdapat tempat tinggal warga.

Ketinggian tempat itu hanya sekitar 150 cm. Hal yang pertama kali dirasakan adalah udara yang pengap dan panas karena kurangnya sirkulasi udara.

Bau tidak sedap juga mewarnai kawasan tersebut. Kawasan permukiman itu diapit bantaran kali ibukota. Tempat tersebut juga minim pencahayaan. Di setiap tempat tinggal warga tidak memiliki pintu.

Mereka hanya mengandalkan kain lebar untuk menutup rumahnya itu. Terlihat warga juga menjemur pakaiannya di depan rumah mereka. Warga yang ada di situ melakukan aktivitasnya seperti biasa meskipun harus menunduk saat berjalan. Di kawasan tersebut juga hanya memiliki dua toilet yang dibuat untuk bersama.

Terlihat warga yang tinggal di kawasan itu terdiri atas banyak anggota dalam satu rumah. Padahal rumah tersebut luasnya kira-kira hanya 2x3 meter.

Jika tidur, mereka harus rela berdesak-desakan dengan anggota keluarga lainnya. Mayoritas warga yang tinggal di situ bekerja sebagai pedagang, pengamen, hingga pemulung. 

Banyak orang yang mencari peruntungan dengan datang ke Jakarta, tapi tak semuanya berhasil. Sejumlah orang mengalami nasib kurang beruntung karena tak mendapat pekerjaan layak dan terpaksa tinggal di kolong jembatan.

Tentu, kolong jembatan bukanlah tempat yang cocok untuk dijadikan sebagai tempat tinggal. Suara berisik kendaraan bermotor, gelap, sumpek, menjadi santapan sehari-hari mereka.


Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
2 jam yang lalu
BNI Bawa Mitra Binaan Batik ke Puspa Nuswantara 2026
BNI menghadirkan tiga mitra binaan dalam pameran Puspa Nuswantara 2026
 
Nasional
7 jam yang lalu
BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) batik melalui partisipasi dalam Pameran Puspa Nuswantara 2026
 
Nasional
23 jam yang lalu
TikTok Luncurkan "Makan Dengan Makna" untuk Dorong Pola Makan Sehat dan Rayakan Pangan Lokal Indonesia
TikTok dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menandatangani Memorandum Saling Pengertian tentang Peningkatan Literasi Kesehatan dan Pembudayaan Hidup Sehat
 
Industri
09/07/2026 07:00 WIB
in-Lite LED Hadirkan Pengalaman Pencahayaan Imersif di IndoBuildTech 2026
in-Lite LED hadir di IndoBuildTech 2026 dengan konsep The Matter of Light, menampilkan pengalaman pencahayaan yang imersif.
 
Nasional
08/07/2026 20:22 WIB
JETOUR T1 Meluncur di Bandung, Urban Adventure SUV Dibanderol Mulai Rp393 Juta
PT Jetour Sales Indonesia resmi memperkenalkan JETOUR T1 kepada masyarakat Bandung
 
Nasional
08/07/2026 17:00 WIB
Pasar Modal Kian Prospektif: Tren IPO Berlanjut di Tengah Iklim Investasi Positif
Momentum IPO kali ini menjadi istimewa karena merupakan IPO kedua di Indonesia pada tahun 2026 yang berlangsung di tengah dinamika pasar saham yang cukup tinggi.
 
Nasional
08/07/2026 11:58 WIB
Menkeu Pastikan Tarif Pajak Stabil, Penerimaan Semester I 2026 Melonjak Signifikan
Capaian ini menunjukkan bahwa peningkatan penerimaan negara dapat diraih melalui perbaikan sistem perpajakan, meningkatnya aktivitas ekonomi, serta kepatuhan wajib pajak yang semakin baik.
Telkomsel