Endang Muchtar
Rabu, 20 Agustus 2025 - 20:19 WIB

KAI Catat Laba Bersih Rp1,18 Triliun di Semester I 2025, Naik 8 Persen

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat kinerja positif pada semester I 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp1,18 triliun, angka ini naik 8 persen dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun 2024 yang sebesar Rp1,10 triliun. 

"Laba bersih semester I tahun ini sekitar Rp1,18 triliun, naik 8 persen dibanding dengan semester I tahun 2024," jelas Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, dikutip Ranu (20/8). Di rangkum financialreview.id

Pertumbuhan laba tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan serta efisiensi operasional perusahaan. Tercatat, pendapatan KAI mencapai Rp16,83 triliun atau naik 2 persen dibandingkan semester I 2024 yang sebesar Rp16,58 triliun. Sementara itu, EBITDA naik signifikan 18 persen menjadi Rp4 triliun dari sebelumnya Rp3,45 triliun.

Dari sisi kewajiban negara, KAI telah menyetorkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp900 miliar. Pencapaian ini diperkirakan akan melampaui target hanya dalam waktu 4,5 bulan ke depan. Selain itu, perusahaan juga berkontribusi melalui pembayaran pajak sekitar Rp3,5 triliun sepanjang periode tersebut.

"Kita masih punya 4,5 bulan ke depan untuk melampaui itu. Dan kalau kita lihat juga untuk yang pajaknya itu sekitar Rp3,5 triliun," tambah Bobby.

Menanggapi capaian KAI, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa transportasi perkeretaapian memiliki peran penting dalam mendukung target pemerintah menuju nol emisi karbon pada 2060. 

Berdasarkan laporan Asian Transport Outlook 2024, emisi CO2 dari sektor transportasi masih didominasi oleh moda jalan yang mencapai 89,7 persen, diikuti transportasi laut sebesar 5,5 persen, udara 4,8 persen, sementara transportasi kereta api nyaris tidak menghasilkan emisi. Hal ini membuat kereta api berpotensi menjadi moda transportasi masa depan yang ramah lingkungan.

Meski demikian, sektor perkeretaapian di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan. Pemerintah menekankan perlunya revitalisasi infrastruktur, elektrifikasi jalur kereta, serta perbaikan lebih dari 75 jembatan yang telah berusia lebih dari 100 tahun. Sejalan dengan itu, pemerintah menegaskan bahwa transportasi akan tetap menjadi prioritas pembangunan nasional.

Pembangunan jaringan transportasi, termasuk kereta api, terus digencarkan untuk memperkuat konektivitas dari Sumatera hingga Papua. Langkah ini tidak hanya bertujuan mempermudah mobilitas barang dan orang, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan daerah, dan keberlanjutan lingkungan.

 

 

TAGS
  1. KAI
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
14 jam yang lalu
Konsisten Lanjutkan Transformasi, Bank Jakarta Raih TOP BUMD Awards 2026
Bank Jakarta raih sejumlah kategori penghargaan pada ajang TOP BUMD Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business bersama Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan sejumlah lembaga independen
 
Nasional
14/04/2026 19:48 WIB
AI Percepat Digitalisasi Bisnis, Tapi Juga Serangan Siber
Perkembangan artificial intelligence (AI) kini semakin mempercepat transformasi digital di berbagai sektor industri
 
Nasional
11/04/2026 18:52 WIB
BINUS University Luncurkan Program Doktor Akuntansi, Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI
BINUS University meluncurkan program doktor terbaru, Doctor of Accounting Science (DAS), sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan pendidikan berkelas dunia
 
Industri
08/04/2026 13:11 WIB
Kabar Baik, Daikin Resmi Perpanjang Masa Garansi AC hingga 5 Tahun
Daikin Indonesia resmi memperpanjang masa garansi AC Nusantara Prestige hingga 5 tahun untuk kompresor dan spare part, serta AC SkyAir. Berlaku mulai 1 April 2026 untuk pembelian sejak Januari 2026.
 
Nasional
07/04/2026 21:38 WIB
Bank Mandiri Taspen dan ASABRI Berikan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) Kepada Keluarga Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar
Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan, menyerahkan secara simbolis Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) kepada keluarga Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, anggota Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL Lebanon.
 
Nasional
06/04/2026 16:45 WIB
CIMB Niaga Hadirkan OCTOBIZ, Platform Digital Terintegrasi untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis
OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola transaksi bisnis domestik serta internasional secara lebih mudah, efisien, aman, dan terintegrasi.
 
Nasional
06/04/2026 16:13 WIB
Tumbuh Setiap Aspeknya, Krom Bank Catatkan Kinerja Positif Sepanjang Tahun 2025
Krom Bank, memperkuat posisinya sebagai bank digital tepercaya di Indonesia yang berhasil membukukan Aset sebesar Rp12,21 triliun year-on-year (Y-o-Y) naik signifikan 84% atau hampir dua kali lipat dibanding tahun 2024 sebesar Rp6,65 triliun yang didorong oleh pertumbuhan penyaluran…
Telkomsel