Eko Mardi
Senin, 14 Oktober 2024 - 20:21 WIB

KKP Sosialisasi Untuk Mencegah Nelayan Tertangkap Polisi Laut Malaysia

Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan  sosialisasi berkala di kantong-kantong nelayan perbatasan, KKP berharap dapat mengurangi jumlah nelayan Indonesia yang tertangkap saat melintas batas perairan.  Sosialisasi yang dilakukan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) tersebut sekaligus merupakan upaya menanggulangi praktik penangkapan ikan ilegal di perairan negara lain, khususnya Malaysia

Data Kementerian Kelautan dan Perikanan KKP menunjukkan, hingga 7 Oktober 2024, terdapat 164 nelayan Indonesia yang ditangkap oleh Polisi Laut Malaysia, serta sejumlah nelayan di negara lain seperti Thailand, Papua Nugini, Myanmar, dan Australia. Penangkapan terbanyak terjadi di Selat Malaka, dengan mayoritas nelayan yang ditangkap berasal dari Deli Serdang, Belawan, Sumatera Utara.

Ketua Tim Kerja Pengenaan Sanksi Administrasi Direktorat Penanganan Pelanggaran Ditjen PSDKP KKP, Basri, menjelaskan bahwa pelatihan dilaksanakan di berbagai lokasi strategis, termasuk perairan perbatasan Indonesia-Malaysia, Australia, Papua Nugini, Thailand, dan Myanmar. Ini menjadi sangat penting mengingat tingginya jumlah nelayan Indonesia yang ditangkap oleh pihak berwenang negara tetangga.

“Sosialisasi dilakukan di kantong-kantong nelayan pelintas batas, tidak hanya di perairan Indonesia-Malaysia, tetapi juga di daerah-daerah perbatasan lainnya,” ujarnya seperti dikutip ANTARA, Minggu (13/10/2024).

Basri menambahkan, berbagai faktor berkontribusi terhadap pelanggaran batas perairan, di antaranya kurangnya pemahaman nelayan tradisional tentang batas wilayah, ketidaktersediaan alat GPS untuk menentukan lokasi, serta modus penyelundupan yang melibatkan pekerja ilegal dan barang terlarang.

“Sebagian dari mereka tidak murni sebagai nelayan, ada yang terlibat dalam penyelundupan,” tambahnya.

Sebagai langkah pencegahan, KKP bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri untuk memberikan pemahaman kepada nelayan pelintas batas, termasuk program kampanye bagi 150 nelayan di Sumatera Utara. Fokus utama program ini adalah wilayah dengan tingkat penangkapan nelayan yang tinggi, seperti Selat Malaka.

KKP juga menjalin kerja sama dengan negara-negara tetangga untuk memberikan sosialisasi yang lebih luas. Selain sosialisasi, program patroli terkoordinasi dilaksanakan untuk mengawasi dan mencegah ilegal fishing di perbatasan.

“Patroli rutin dilakukan bersama stakeholder, termasuk TNI AL dan pihak Malaysia, untuk mencegah terjadinya pelanggaran,” tutup Basri.

Dalam beberapa tahun terakhir, kasus penangkapan nelayan Indonesia oleh Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM) menunjukkan tren yang meningkat. Data Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BPPD) Kepri mencatat sejumlah kejadian penangkapan nelayan Kepri dalam rentang waktu 2020 hingga 2024, dengan kejadian terbanyak terjadi pada tahun 2023 dan 2024.

Dengan berbagai upaya ini, KKP berharap dapat menciptakan kesadaran di kalangan nelayan tentang pentingnya mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku, sehingga dapat melindungi sumber daya kelautan Indonesia serta meningkatkan kesejahteraan nelayan. 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
7 jam yang lalu
Peringati 49 Tahun Pasar Modal Indonesia, Pemerintah Dorong Pendalaman dan Diversifikasi Pembiayaan Ekonomi
Kinerja perekonomian tersebut menjadi salah satu fondasi dalam menjaga kepercayaan investor terhadap pasar modal nasional.
 
Nasional
9 jam yang lalu
Menhut Bersama Unsur Daerah Tinjau Penanganan Karhutla Bromo Tengger Semeru
Peninjauan dilakukan untuk memastikan upaya pengendalian kebakaran berjalan optimal sekaligus memperkuat sinergi antara Kementerian Kehutanan, TNI, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta seluruh unsur terkait dalam menghadapi kebakaran di kawasan konservasi tersebut.
 
Nasional
9 jam yang lalu
Manggala Agni dan Tim Gabungan Gerak Cepat Padamkan Karhutla di TN Gunung Rinjan
Kebakaran terjadi pada kawasan konservasi dengan tutupan savana dan semak belukar kering. Respons cepat dilakukan setelah informasi kebakaran diterima dari pengelola kawasan.
 
Nasional
11 jam yang lalu
PPATK Temukan Deposit Judi Online Selama Piala Dunia Capai Rp1 Triliun
Pada periode Januari–Juni 2026, nilai perputaran dana judi online mencapai Rp86,82 triliun dalam 467,32 juta transaksi. Sementara itu, nilai deposit tercatat sebesar Rp22,05 triliun dalam 226,76 juta transaksi melalui rekening bank, dompet elektronik, dan QRIS.
 
Nasional
09/08/2026 19:42 WIB
Bank Jakarta–Persija "United for Jakarta": Dari Sponsorship Menuju Strategic Partnership
Bank Jakarta memperkuat kolaborasinya dengan Persija Jakarta sebagai Official Partner dalam mengarungi musim kompetisi 2026–2027
 
Nasional
07/08/2026 23:36 WIB
Telkomsel Dorong Pertumbuhan Ekosistem Kreator AI Indonesia melalui AI Cinefest 2026
Capaian tersebut mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap pemanfaatan AI untuk berkarya sekaligus mengindikasikan tumbuhnya komunitas kreator AI di Indonesia.
 
Nasional
07/08/2026 18:03 WIB
Sektor Garmen Indonesia Berpeluang Raih Tambahan Ekspor US$2 Miliar
Laporan ini menawarkan perspektif baru terhadap daya saing industri garmen Indonesia,
Ad Placholder