Fery Pradolo
Minggu, 31 Maret 2024 - 22:00 WIB

Masyarakat Harus Tanggap Hadapi Penipuan Digital dan Pencurian Data Pribadi

Masyarakat Harus Tanggap Hadapi Penipuan Digital dan Pencurian Data Pribadi
Masyarakat Harus Tanggap Hadapi Penipuan Digital dan Pencurian Data Pribadi
Dummy

ECONOMIC ZONE - Bali – Masyarakat dituntut tanggap akan ancaman penipuan digital dan pencurian data pribadi. Saat ini perkembangan digital semakin masif hingga menawarkan kemudahan dan kenyamanan bagi penggunanya.

“Perubahan gaya hidup menjadi serba digital menawarkan kemudahan dan kepraktisan dalam melakukan berbagai aktivitas. Namun masyarakat perlu tanggap dalam menghadapi berbagai ancaman di ruang digital,” ucap Kepala Bisnis Center SMK Teknologi Nasional Denpasar, I Made Winardana, saat acara Gali Ilmu Literasi Digital dengan tema Makin Cakap Digital dengan Empat Pilar Literasi Digital dan Produktivitas di Era Digital, di Kelurahan Sumerta, Denpasar, Sabtu (23/03/2024).

Bahkan saat ini, masyarakat semakin nyaman dan percaya dalam melakukan aktivitas keuangan digital yang selama ini dianggap berisiko tinggi, lanjut Winardana. Hal itu tentunya akan berbahaya jika tidak dibarengi dengan kemampuan menjaga keamanan digital.

Pada kesempatan tersebut, Winardana memaparkan jenis - jenis penipuan di ruang digital, seperti pinjaman online (pinjol) ilegal, malware, penipuan berkedok krisis keluarga, investasi ilegal, peretasan dompet digital, hingga love scamming.

“Pinjol illegal menempati peringkat pertama penipuan digital paling marak di Indonesia dengan presentase 74,8%, disusul malware dengan 65%,” ujarnya.

Winardana memberikan beberapa tips agar masyarakat dapat terhindar dari pinjol ilegal. Pertama cek legalitas izin pinjaman online ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selanjutnya gunakan aplikasi dari sumber resmi, serta jangan klik tautan yang dikirim pinjol ilegal via SMS, Whatsapp, e-mail, atau sarana komunikasi lain.

“Terakhir, masyarakat harus berhati - hati terhadap modus pinjol ilegal yang menggunakan nama atau logo yang menyerupai Fintech Lending Legal,” ungkap Winardana.

Selain pinjol ilegal, banyak juga dijumpai kasus malware (malicious software) di mana perangkat lunak dirancang untuk mengontrol secara diam - diam, mencuri informasi pribadi atau uang dari pemilik perangkat.

“Untuk mencegah malware seperti (virus, worm, trojan, ransomware, spyware) hal yang bisa dilakukan adalah menginstal antivirus pada perangkat,” ungkap Winardana.

Tidak hanya terkait dengan penipuan di ruang digital, penipuan identitas dan pencurian data juga perlu diwaspadai. Jenis - jenisnya bisa berupa phishing maupun scam.

Phising merupakan upaya untuk mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan. Sementara scam bentuk penipuan melalui telepon, email, dengan tujuan untuk mendapatkan uang dari para korban

“Agar terhindar dari phising dan scam, masyarakat harus tanggap melakukan empat hal. Pertama harus rajin melakukan update system operasi atau aplikasi serta terapkan 2F Authentication,” terangnya.

Selanjutnya harus senantiasa berhati - hati dalam membuka tautan yang ada di e-mail. Terakhir jangan install aplikasi yang tidak jelas sumber-nya serta biasakan membaca kebijakan privasi.

Pada akhir sesi, Winardana mengingatkan bahwa tidak ada yang aman 100% di ruang digital, yang bisa dilakukan adalah mengurangi risiko-nya sedapat mungkin.

“Keamanan berbanding terbalik dengan kemudahan, sedikit ribet dan waspada akan membuat kita lebih aman. Selalu berpikir kritis, tidak mudah percaya dengan semua yang kita dapat di internet,” tutup Winardana.

Selain Winardana, turut hadir Romiza Zildjian (Performance Marketing & Financial Advisor at Fundamental Codes) yang memberikan materi meningkatkan ketrampilan memilah informasi yang relevan dan valid dan Indria Trisni Puspita (Korwil MAFINDO Bali) yang memberikan materi tangkal hoaks dan jaga data pribadi.

Literasi digital bertujuan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat agar lebih terampil dan produktif dalam pemanfaatan teknologi digital. Masyarakat diharapkan mampu membangun semangat untuk menciptakan ruang digital yang supportif.

Kegiatan Gali Ilmu Literasi Digital dengan tema Makin Cakap Digital dengan 4 Pilar Literasi Digital dan Produktivitas di Era Digital merupakan salah satu rangkaian kegiatan Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) 2024. Acara dihadiri 200 peserta secara luring di Kelurahan Sumerta, Kota Denpasar Bali.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/11/2026 18:17 WIB
Telin Dinobatkan Perusahaan Wholesale Terbaik di Asia dalam Telecom Review Excellence Awards 2026
Apresiasi atas inovasi kabel bawah laut dan pengembangan bisnis konektivitas wholesale Telin, sejalan dengan kontribusinya dalam perkembangan pasar di industri ICT Global
 
Nasional
05/11/2026 19:14 WIB
Dukung Akurasi Informasi Penerbangan, Telkom University dan AirNav Kenalkan NOTAM Berbasis AI di AS
Pengembangan inovasi teknologi AI LLM dorong efisiensi industri penerbangan
 
Nasional
05/11/2026 17:10 WIB
Metranet Hadirkan Executive Dashboard Berbasis AI, Dukung Efektivitas Operasional DPR RI
Optimalisasi teknologi AI, big data, dan analitik media sosial, untuk menunjang kebutuhan informasi dalam fungsi legislasi
 
Nasional
04/11/2026 15:07 WIB
Telkom Dukung Try Out TKA 2026 di Banten, Fasilitasi 84.000 Peserta dari 570 Sekolah
Melalui PIJAR, Telkom menghadirkan dukungan asesmen digital dengan fitur pengawasan untuk membantu sekolah memantau pelaksanaan ujian
 
Nasional
03/11/2026 20:08 WIB
UMKM Binaan Telkom Jaring Peluang Bisnis di 18 Negara melalui TEI 2026
Himpun prospek pembeli, termasuk calon mitra internasional, untuk memperluas akses pasar dan membuka peluang ekspor produk unggulan Indonesia
 
Nasional
03/11/2026 17:03 WIB
Telkom Kian Agresif Garap Pasar Enterprise, Digiserve Jadi Ujung Tombak Penggerak Pertumbuhan Baru
Beroperasi dengan nama badan hukum PT Telkom Solusi Indonesia, Digiserve fokus memperluas peluang bisnis melalui integrasi solusi B2B ICT TelkomGroup
 
Nasional
03/11/2026 14:59 WIB
Kapasitas Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Perluas Langkah Ekspansi Infrastruktur AI Indonesia
NeutraDC jajaki peluang pengembangan kapasitas hingga 1 GW di lokasi strategis untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan komputasi digital
Ad Placholder