Endang Muchtar
Rabu, 28 Desember 2022 - 07:33 WIB

Pemerintah Terus Membangun jalur Perkeretaapian

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Pemerintah akan terus membangun dan mengembangkan infrastruktur perkeretaapian terutama untuk menghubungkan antarwilayah yang padat penduduk, baik dengan commuter line, LRT (Lintas Rel Terpadu), MRT (Moda Raya Transportasi), kereta cepat, kereta bandara sampai dengan pembangunan double track.

“Hari ini saya akan meresmikan pengembangan Stasiun Manggarai yang merupakan salah satu stasiun dengan lalu lintas kereta tersibuk di Indonesia,” kata Presiden Joko Widodo dalam sambutannya.

Ia menambahkan, setiap hari Stasiun Manggarai melayani perhentian KRL commuter line tujuan Jakarta Kota, Tanah Abang, dan Bekasi dengan lalu lintas dan penumpang yang sangat padat.

“Dan sejak tahun 2016, kita telah mengembangkan Stasiun Manggarai sebagai salah satu stasiun sentral di Jakarta, termasuk menjadi bagian dari proyek double track Manggarai-Cikarang dengan penambahan jumlah jalur dari semula 7 jalur menjadi 14 jalur; yang terdiri dari 10 jalur kereta api adgrade dan 4 jalur kereta api elevated.”

Kepala negara menyampaikan pengembangan stasiun ini sangat penting untuk meningkatkan frekuensi dan headway perjalanan kereta api.

“Meningkatkan aksessibilitas dan mobilitas masyarakat dari Jakarta ke kota-kota penyangga lainnya dan sebaliknya, menambah layanan kereta api bandara menuju Bandara Soekarno-Hatta, serta mengintegrasikan berbagai model transportasi umum lainnya, seperti Transjakarta, ojek online, bajaj dan lain-lainnya.”

Dirinya mengharapkan dengan fasilitas yang semakin baik dan terintegrasi, konektivitas akan semakin baik.

“Mobilitas dan aktivitas masyarakat akan semakin lancar dan efisien; dan masyarakat semakin senang menggunakan transportasi massal, menggunakan transportasi umum,” ungkapnya.

“Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pengembangan Stasiun Manggarai Tahap I diresmikan hari ini,” pungkasnya.

Selanjutnya, Presiden Joko Widodo mendorong tuas sirine dan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian. Turut mendampingi pada kegiatan ini Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menko Meritim dan Investasi Luhut Binsar pandjaitan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo (FID/ST). 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
 
Nasional
26/05/2026 18:37 WIB
Telkomsel Gardeng TVRI Siap Amankan Live Streaming Piala Dunia 2026 Tanpa Buffering
Sinergi ini menyatukan dua kekuatan besar: Telkomsel sebagai operator dengan basis pelanggan dan jangkauan sinyal seluler terluas, serta TVRI yang saat ini cakupan siaran digitalnya telah menyentuh 75% populasi masyarakat Indonesia.
Telkomsel