Endang Muchtar
Selasa, 10 Mei 2022 - 00:08 WIB

RUPS Tahunan Bank MAS

Foto/Dok-BankMas/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BankMas/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Multi Arta Sentosa Tbk (“Peseroan”) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”) pada Senin, 9 Mei 2022. RUPST telah menyetujui atas seluruh agenda rapat. Dengan penjabaran enam agenda RUPST sebagai berikut :

Persetujuan laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.

Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2021 yakni sebesar Rp 213 miliar yang digunakan untuk pembentukan Dana Cadangan Wajib, sisa laba untuk penguatan modal, serta ditetapkan tidak ada pembagian dividen.

Pemaparan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perdana Saham PT Bank Multiarta Sentosa Tbk tahun 2021.

Dewan Komisaris menunjuk Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) yang akan memeriksa laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022.

Penetapan besarnya gaji dan/atau honorium, tunjangan, dan/atau bonus bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.

Perubahan Susunan Pengurus Perseroan sebagai berikut :

Pengangkatan Rahmat Bagas Santoso selaku Direktur Perseroan, yang berlaku efektif sejak tanggal OJK memberikan persetujuan terhadap pengangkatan tersebut

Pengunduran diri Nurjani Djunaedi terhitung sejak 31 Mei 2022.

Dengan demikian setelah ditutupnya RUPST, maka susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang menjabat adalah sebagai berikut :

Dewan komisaris :

Komisaris Utama   : Juwita Ekawati Winoto

Komisaris              : Tommy Mukdani

Komisaris              : Nancy Herawati

Dewan Direksi :

Direktur Utama : Danny Hartono

Direktur            : Budi Afandi Winoto

Direktur            : Fely Retnowati

Direktur            : Iwan Yuda Pramudhi

Direktur            : Haryati Lawidjaja

Direktur            : Rahmat Bagas Santoso *)

*) Efektif sejak persetujuan Fit & Proper dari OJK

Laba Tumbuh 96,99%

Tahun 2021 Bank MAS dapat memberikan kinerja keuangan yang baik, serta pertumbuhan yang sehat. Bank MAS membukukan peningkatan laba sebesar 96,99% atau mencapai Rp 213,13 miliar yang didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih meningkat sebesar 39% serta ditambah dengan peningkatan dari pendapatan operasional lainnya sebesar 192%  dan beban operasional meningkat 9%.

Bank MAS mencatatkan pertumbuhan DPK sebesar sebesar 4,44% yaitu menjadi Rp 20,17 triliun dari Rp 19,32 triliun pada tahun sebelumnya. Hal ini ditopang dari pertumbuhan Tabungan sebesar 43,09% mencapai Rp 1,60 triliun, Deposito tumbuh sebesar 4,62% mencapai Rp 13,47 triliun dan Giro sedikit menurun 4,07% menjadi Rp 5,11 triliun. Pertumbuhan tabungan ini ditopang dari layanan digital dimana Bank MAS mulai menawarkan online onboarding, pembukaan rekening secara digital tanpa nasabah datang ke cabang.

Bank MAS juga berhasil mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar sebesar 5,31% dari sebelumnya Rp 7,49 triliun menjadi Rp 7,88 triliun. Dalam memberikan kredit Bank MAS tetap mengutamakan prinsip kehati-hatian. NPL Bank MAS juga membaik, rasio NPL Net di tahun 2021 menjadi 0,51% dibandingkan tahun 2020 dengan rasio 1,90%. Sedangkan untuk Rasio NPL gross sebesar 2,48% di tahun 2021 dibandingkan dengan 3,66% NPL gross di tahun 2020.

Bank mampu menjaga kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio – CAR) di akhir tahun 2021 mencapai 26,42% di atas level yang disyaratkan oleh Regulator. Sedangkan untuk Rasio BOPO sebesar 78,68%.

“Fokus Bank MAS tahun 2022 adalah memperkuat stuktur permodalan sesuai dengan ketentuan regulator bertujuan agar Bank dapat bertumbuh secara sehat dengan penukaran warrant yang diberikan saat IPO. Kami juga terus mengakselerasi pengembangan platform digital yang sudah dimiliki Bank MAS untuk memperluas akuisisi nasabah melalui inovasi produk pinjaman dan simpanan, serta mendukung pengembangan usaha nasabah melalui peningkatan volume kredit.“ papar Danny Hartono, Direktur Utama Bank MAS.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
24/09/2026 16:19 WIB
Ponsel Pintar Kamera Infinix NOTE 60 Pro: Sikapi Minimnya Rambu dan Pencahayaan di Perlintasan Kereta Stasiun Rawa Buntu
Menggunakan keunggulan kamera low-light 50MP OIS Night Master milik Infinix NOTE 60 Pro, dokumentasi tersebut memperlihatkan dengan jelas potret nyata perlintasan sebidang yang masih minim alat pemberi isyarat cahaya, rambu lalu lintas, maupun palang pintu pembatas.
 
Nasional
24/09/2026 14:45 WIB
Pasokan Uang di Masyarakat Tumbuh Positif pada Agustus 2026
Perkembangan M2 pada Agustus 2026 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit. Penyaluran kredit tumbuh sebesar 13,3% (yoy) pada Agustus 2026, meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada Juli 2026 sebesar 13,0% (yoy).
 
Nasional
24/09/2026 13:53 WIB
Generali Indonesia Tembus 9 Juta Kg Carbon Offset Lewat Program PLAN & PLANT
Sejak diluncurkan tahun 2023 hingga kuartal II – 2026, Generali Indonesia telah menanamkan lebih dari 20.000 pohon mangrove, dan berpotensi menyerap lebih dari 9 juta kilogram emisi karbon (carbon-offset) dalam 25 tahun mendatang, sebagai bagian dari upaya mengurangi dampak emisi…
 
Nasional
24/09/2026 13:08 WIB
Masuknya HSBC Dorong APEX Terbitkan 218 Juta Saham Baru
Secara keseluruhan, pemegang saham lama akan mengalami dilusi sebesar 5,79%. Dua kreditur sindikasi luar negeri tersebut akan menjadi pemegang saham baru dengan kepemilikan gabungan 5,79% setelah PMTHMETD.
 
Nasional
23/09/2026 20:41 WIB
Tingkatkan Kreativitas Digital Guru di Ruang Kelas, Telkomsel Bikin Ribuan Tenaga Pendidik Makin Canggih Mengajar dengan AI
Kurikulum Terpujilah GURU dirancang agar keterampilan yang dipelajari dapat langsung digunakan.
 
Nasional
23/09/2026 17:50 WIB
Beli Tiket MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 via wondr by BNI, Diskon hingga Rp300 Ribu
BNI menghadirkan penawaran khusus bagi nasabah yang ingin menyaksikan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, NTB pada 9-11 Oktober 2026
 
Nasional
23/09/2026 16:49 WIB
BI Tahan BI Rate di Level 5,75 Persen
Gubernur BI, Destry Damayanti, mengatakan keputusan tersebut konsisten dengan upaya menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan.
Ad Placholder