JAT
Selasa, 30 Oktober 2018 - 08:56 WIB

Sehari Diperdagangkan, Saham YELO Langsung Auto Reject

Pencatatan dan perdagangan saham perdana PT Yello Integra Datanet , di Bursa Efek Indonesia,Jakarta, Senin (29/10).Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Pencatatan dan perdagangan saham perdana PT Yello Integra Datanet , di Bursa Efek Indonesia,Jakarta, Senin (29/10).Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) baru saja melakukan pencatatan perdana (listing) saham pada papan perdagangan utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (29/10) ini. Baru saja diperdagangkan di hari perdana dengan harga Rp376 per saham, saham YELO langsung menjadi buruan investor yang membuat sahamnya melonjak hingga 48,94 persen menjadi Rp560 per saham. Akibatnya, aktifitas perdagangan saham YELO pun terpaksa dihentikan lantaran melampaui aturan auto reject atas.

Respon positif pasar ini menjadi lanjutan setelah sebelumnya pada proses bookbuilding telah mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 10,27 kali. YELO sendiri merupakan perusahaan startup ke empat yang sukses melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) sekaligus menjadi emiten ke-46 yang resmi melantai di bursa saham nasional pada tahun ini. Menyikapi hal tersebut, Direktur Utama YELO, Hiro Whardana menyatakan bahwa langkahnya itu dapat menjadi contoh bagi perusahaan serupa untuk juga bisa go public ke depannya.“Kami butuh jalan panjang untuk menjadi besar sebagai perusahaan teknologi, dan kami berharap hal ini bisa menjadi peluang bagi start up-start up lainnya di Indonesia,” ujarnya, usai listing.

Dalam proses IPOnya kali ini, perusahaan yang bergerak di bidang digital travel dengan brand Passpod ini melepas 130 juta lembar saham atau setara dengan 34,21 persen dari total modal dan disetor penuh perusahaan. Dengan harga penawaran saham sebesar Rp376 per saham, maka dana yang dihasilkan dari proses IPO adalah sebesar Rp48,8 miliar. Bersamaan dengan proses IPO, YELO juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 78 juta waran seri I dengan harga pelaksanaan antara Rp500 hingga Rp750 yang diberikan gratis sebagai insentif dengan perbandingan lima saham baru berhak atas tiga waran. 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
11 jam yang lalu
TikTok Luncurkan "Makan Dengan Makna" untuk Dorong Pola Makan Sehat dan Rayakan Pangan Lokal Indonesia
TikTok dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menandatangani Memorandum Saling Pengertian tentang Peningkatan Literasi Kesehatan dan Pembudayaan Hidup Sehat
 
Industri
21 jam yang lalu
in-Lite LED Hadirkan Pengalaman Pencahayaan Imersif di IndoBuildTech 2026
in-Lite LED hadir di IndoBuildTech 2026 dengan konsep The Matter of Light, menampilkan pengalaman pencahayaan yang imersif.
 
Nasional
08/07/2026 20:22 WIB
JETOUR T1 Meluncur di Bandung, Urban Adventure SUV Dibanderol Mulai Rp393 Juta
PT Jetour Sales Indonesia resmi memperkenalkan JETOUR T1 kepada masyarakat Bandung
 
Nasional
08/07/2026 17:00 WIB
Pasar Modal Kian Prospektif: Tren IPO Berlanjut di Tengah Iklim Investasi Positif
Momentum IPO kali ini menjadi istimewa karena merupakan IPO kedua di Indonesia pada tahun 2026 yang berlangsung di tengah dinamika pasar saham yang cukup tinggi.
 
Nasional
08/07/2026 11:58 WIB
Menkeu Pastikan Tarif Pajak Stabil, Penerimaan Semester I 2026 Melonjak Signifikan
Capaian ini menunjukkan bahwa peningkatan penerimaan negara dapat diraih melalui perbaikan sistem perpajakan, meningkatnya aktivitas ekonomi, serta kepatuhan wajib pajak yang semakin baik.
 
Nasional
08/07/2026 08:46 WIB
Comeback Gila! Sempat Tertinggal, Argentina Bungkam Mesir 3-2 Lewat Gol Bersejarah Enzo Fernandez di Piala Dunia 2026
Argentina menang dramatis 3-2 atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat gol ke-3.000 sejarah turnamen dari Enzo Fernandez.
 
Nasional
07/07/2026 18:37 WIB
Kinerja Intermediasi Terjaga, Sektor Jasa Keuangan Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan
Hal tersebut disampaikan dalam Siaran Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK Juni 2026 yang digelar setelah rapat pada 1 Juli 2026.
Telkomsel