MA
Rabu, 03 Maret 2021 - 20:08 WIB

Bank DBS Indonesia mengajak Wirausaha Sosial dan Nasabah berikan bantuan bagi korban bencana alam di Indonesia

Foto/Dok DBS Bank/Economiczone
Foto/Dok DBS Bank/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sebagai bank yang digerakkan oleh tujuan dan dampak positif, Bank DBS Indonesia secara aktif menyuarakan berbagai isu sosial dan lingkungan. Upaya yang dilakukan oleh Bank DBS Indonesia tersebut terbagi menjadi tiga pilar sustainability, yaitu Responsible Banking, Responsible Business Practices, dan Creating Social Impact. Sesuai dengan pilar ketiga, yakni Creating Social Impact, Bank DBS Indonesia mengajak wirausaha sosial untuk berpartisipasi dalam memberikan bantuan kepada masyarakat korban bencana alam yang terjadi di Indonesia.

Bantuan senilai lebih dari Rp100 juta ini diberikan Bank DBS Indonesia melalui berbagai pihak termasuk wirausaha sosial yang merupakan mitra Bank DBS Indonesia, dan juga melalui Foodbank of Indonesia (FOI). DBS Foundation melalui Bank DBS Indonesia mengadakan kegiatan silaturahmi dan program pembinaan wirausaha sosial dimana salah satu hasil dari program tersebut adalah pemberian donasi untuk korban bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia yang disalurkan melalui wirausaha sosial. Selain itu, Bank DBS Indonesia juga memberikan donasi berupa perlengkapan dan obat-obatan untuk korban bencana. Hal ini merupakan bagian dari komitmen DBS menjalankan bisnis berkelanjutan (sustainable business).

Rangkaian donasi yang diberikan Bank DBS Indonesia juga dilakukan melalui Consumer Banking Group (CBG) yang menggalang donasi untuk korban banjir di Jakarta melalui salah satu acara tahunan DBS Spring Festival 2021. Acara ini dilaksanakan melalui online webinar dan diikuti oleh 400 nasabah perbankan prioritas yaitu DBS Treasures Private Client dan DBS Treasures. Salah satu bagian acara dari DBS Spring Festival 2021 adalah pertunjukkan barongsai online dimana Bank DBS Indonesia mengajak nasabah untuk berdonasi secara online yang diibaratkan sebagai pengganti pemberian angpao kepada barongsai agar hidup kita bisa lebih berlimpah rejeki dan kemakmuran di tahun baru imlek ini. Donasi yang terkumpul dikonversikan dalam bentuk 500 lebih paket makanan untuk korban bencana banjir Jakarta yang disumbangkan melalui FOI.

Terkait kontribusi Bank DBS Indonesia terhadap korban bencana alam di Indonesia, Head of Group Strategic and Marketing Communication, PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika mengatakan, “Bank DBS Indonesia selalu berupaya untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat baik secara pribadi maupun dengan mengajak mitra dan nasabah. Kami berharap donasi tersebut dapat membantu meringankan tantangan yg sedang dialami oleh korban bencana alam.”

Selain itu salah satu mitra wirausaha sosial Bank DBS Indonesia, Muhamad Nanda Putra, CEO Tanijoy juga menambahkan “Bank DBS Indonesia melalui melalui rangkaian programnya, tidak hanya secara konsisten membantu kami sebagai wirausaha sosial, namun juga melibatkan kami berpartisipasi dalam kegiatan donasi untuk masyarakat yang membutuhkan.”

Menjadi bank yang digerakkan oleh tujuan yang berkesinambungan merupakan DNA dari Bank DBS Indonesia. Oleh karena itu, kami terus berinovasi untuk menjadi bank yang mengedepankan keseimbangan antara ekonomi, sosial serta lingkungan. Upaya tersebut dilakukan Bank DBS Indonesia atas kesadaran akan perannya sebagai lembaga keuangan yang menjalankan bisnis yang berkelanjutan bagi generasi masa depan dan lingkungan hidup. Hal tersebut juga diimplementasikan melalui layanan perbankan yang terdepan dan terpercaya, serta dikurasi sesuai dengan kebutuhan nasabah yang seiring dengan perkembangan teknologi. Bank DBS Indonesia juga secara aktif terlibat dalam berbagai kegiatan yang berdampak sosial, serta bekerja sama dengan komunitas dan wirausaha sosial melalui DBS Foundation. Salah satunya adalah dengan menginisiasi gerakan #MakanTanpaSisa dalam kampanye “Towards Zero Food Waste”, guna mengedukasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengurangi dan mengelola sampah makanan. Melalui upaya tersebut, Bank DBS Indonesia berharap dapat menciptakan dunia yang lebih baik.

TAGS
  1. DBS Bank
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
 
Nasional
06/08/2026 11:52 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% pada Triwulan II-2026, Semester I Catat Pertumbuhan Tertinggi dalam 5 Tahun
Capaian tersebut diraih di tengah perekonomian global yang bergerak dalam arus silang antara tekanan konflik global dan akselerasi teknologi, dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF) hanya sebesar 3,0%.
Ad Placholder