EKA
Senin, 05 Oktober 2020 - 18:32 WIB

BNI Syariah Salurkan Pembiayaan Mikro ke Serikat Ekonomi Pesantren

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Dalam rangka meningkatkan ekosistem halal, BNI Syariah melakukan penandatangan nota kesepahaman (memorandum of understanding) pengembangan ekonomi pesantren dengan Serikat Ekonomi Pesantren (SEP) atau Yayasan Simpul Energi Pesantren. Nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani terkait dengan pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan syariah dan pemberian pembiayaan warung mikro di lingkungan serikat ekonomi pesantren (SEP).

MoU tersebut dilengkapi dengan perjanjian kerjasama (PKS) terkait penyediaan fasilitas pembiayaan modal kerja usaha mikro atau pembiayaan KUR serta pembiayaan kecil lainnya. Dalam PKS ini juga diatur mengenai surat rekomendasi anggota Serikat Ekonomi Pesantren (SEP) yang layak diberikan fasilitas pembiayaan oleh BNI Syariah.

“Merupakan suatu kehormatan bisa bekerja sama dengan Serikat Ekonomi Pesantren / Yayasan Simpul Energi Pesantren yang memiliki 1.074 anggota pesantren,” kata Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan, BNI Syariah Iwan Abdi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (5/10).

Melalui penandatangan akad ini BNI Syariah akan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp180 juta kepada 5 nasabah mikro. Kedepannya Iwan Abdi berharap kerjasama ini dapat berjalan dengan baik, sehingga dapat mensejahterakan umat dan meningkatkan perekonomian rakyat.

Ketua Pengurus Serikat Ekonomi Pesantren (Yayasan Simpul Energi Pesantren), Ahmad Tazakka Bonanza menjelaskan Serikat Ekonomi Pesantren merupakan serikat yang dibentuk dalam rangka meningkatkan perekonomian, kesejahteraan, dan kemandirian pesantren. “Hal ini sepatutnya didukung oleh lembaga keuangan syariah, termasuk BNI Syariah,” kata Ahmad Tazakka.

Salah satu pendorong penggerak ekonomi pesantren menurut Ahmad Tazakka Bonanza adalah adanya Warung Keluarga Serikat Ekonomi Pesantren yang tersebar banyak pesantren di Jawa Barat. Semoga bisa menggerakkan ekonomi dan jejaring pemasaran dan menjadi salah satu kekuatan ekonomi.

Pada kesempatan ini,BNI Syariah juga menggelar webinar UMKM Outlook di Era New Normal dengan pemateri Pemimpin Divisi Bisnis Mikro BNI Syariah, Jon Sujani Pasaribu dan Ketua Pengurus Serikat Ekonomi Pesantren (Yayasan Simpul Energi Pesantren), Ahmad Tazakka Bonanza. BNI Syariah ingin memberikan edukasi kepada masyarakat perihal keuangan syariah dan program pembiayaan UMKM BNI Syariah, sehingga dapat meningkatkan inklusi dan literasi keuangan syariah perekonomian UMKM dalam ruang lingkup pesantren.

Hingga Juli tahun 2020, ada 1.020 pondok pesantren yang telah bekerjasama dengan BNI Syariah tersebar di 24 provinsi diseluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut sebanyak 747 pondok pesantren telah mendapatkan fasilitas produk BNI Syariah melalui 65 cabang BNI Syariah di seluruh Indonesia. Kerjasama BNI Syariah dengan Pondok Pesantren telah menghasilkan portofolio dana kelolaan sebesar Rp174 miliar.

Sampai triwulan II tahun 2020, BNI Syariah mencatatkan realisasi pembiayaan mikro sebesar Rp1,53 triliun dengan jumlah nasabah sebanyak 12.254 nasabah. Pada tahun ini BNI Syariah juga telah resmi ditunjuk oleh Pemerintah untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui produk BNI KUR iB Hasanah dengan margin efektif 6% per tahun.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
15/06/2026 08:49 WIB
Menuju Marathon Kelas Dunia BTN Jakim 2026 Tembus 45 Ribu Peserta
Tingginya partisipasi peserta tidak hanya menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari, tetapi juga mempertegas posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism yang makin diperhitungkan di tingkat internasional.
 
Nasional
15/06/2026 05:29 WIB
Dukung Kampanye Go Green di Lingkungan Sekolah, Bank Mandiri Taspen Serahkan Bantuan Mesin Air Siap Minum ke SMA Dharma Wanita 1 Pare
Bank Mandiri Taspen menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa mesin air minum gratis siap konsumsi senilai Rp 42,4 juta untuk SMA Dharma Wanita 1 Pare
 
Nasional
14/06/2026 16:41 WIB
Denny JA Nyatakan Lahirnya Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Gagasan tersebut disampaikan dalam esainya berjudul Datangnya Kapitalisme Algoritma dan Cikal Bakal Lahirnya Kelas Baru: Pekerja Digital yang Rentan (DVC) yang dipublikasikan melalui Facebook Denny JA’s World.
 
Nasional
13/06/2026 14:00 WIB
CIMB Niaga Dukung Bulan Literasi Keuangan OJK 2026
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan CIMB Niaga terhadap Bulan Literasi Keuangan OJK 2026 sekaligus upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan sejak dini.
 
Nasional
13/06/2026 13:38 WIB
CIMB Niaga Dukung Bulan Literasi Keuangan OJK 2026 melalui Program Tour de Bank
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari SDN Kreo 7, SDN Larangan 1, SDN Peninggilan 03, SDN Kreo 1, dan SDN Larangan 6.
 
Nasional
12/06/2026 19:33 WIB
Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026
Bank Jakarta kembali hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI Jakarta pada Jakarta Fair 2026 yang berlangsung dari 11 Juni s/d 12 Juli 2026 di JI Expo Kemayoran
 
Nasional
12/06/2026 19:29 WIB
Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026
Bank Jakarta berkolaborasi bersama BliBli hadirkan engagement store di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI Jakarta pada Jakarta Fair 2026 yang berlangsung dari 11 Juni s/d 12 Juli 2026 di JI Expo Kemayoran
Telkomsel